Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2010

Senin Prapaskah II, 1 Maret 2010

Dan 9: 4-10+Mzm 79+Luk 6: 36-38"Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati", perintah Yesus. Seseorang yang murah hati adalah orang berani memberi dan memberi tanpa memikirkan balasannya dan tidak main perhitungan, ia penuh belaskasih dan perhatian, ia memberi karena dia mau, dia mau keluar dari dirinya sendiri. Semuanya ini terjadi karena landasannya adalah cinta; cinta itu memberi, tidak ada cinta yang lebih besar daripada cinta seorang yang memberikan nyawa bagi sahabatnya. Yesus sering mengatakan hal itu sebagaimana Bapa yang memberi hujan dan panas teriki matahari, bukan hanya kepada mereka yang baik dan benar, tetapi juga mereka yang jahat dan para pendosa.Hanya memang sepertinya ada soal pada waktu itu, sebab setelah meminta muridNya bersikap murah hati, Yesus 'sepertinya' mengendorkan ajakanNya itu dengan mengatakan hendaknya kita berani mengampuni supaya kitapun diampuni, tidak menghukum supaya kita tidak dihukum, tidak menghakimi supay…

Minggu Prapaskah II, 28 Februari 2010

Kej 15: 5-12.17-18+Fil 3: 17 – 4:1+Luk 9: 28-36Musa dan Elia adalah dua tokoh besar dalam sejarah Israel! Semua orang tidak akan lupa akan peran mereka berdua. Musa dan Elia adalah pahlawan nasional, mereka berdua adalah nabi besar. Musa adalah nabi yang membebaskan dan mengantar umat Israel keluar dari Mesir. Elia adalah nabi yang dengan gagah berani melawan nabi-nabi palsu dan bahkan membinasakan mereka semua, sebab memang hanya Allah yang patut disembah dan dipuji semua orang. Mendengar suara mereka berdua saja sudah merasa bangga, karena merasa memiliki, apalagi sekarang ini boleh melihat mereka dan boleh berkumpul dengan mereka.Ketika Petrus, Yohanes dan Yakobus 'melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri, yakni Musa dan Elia di dekat-Nya itu', betapa gembira dan bahagianya mereka. Inilah hidup yang sebenarnya, damai dan bahagia, penuh sukacita! Dan orang tidak ingin kebahagiaan dan kegembiraan itu segera selesai, orang tidak suka akan perpisahan, kem…

Sabtu Prapaskah I, 27 Februari 2010

Ul26: 16-19+Mzm 119+Mat 5: 43-46"Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu" adalah sebuah rumusan hidup yang wajar dan kodrati dan berlaku untuk semua orang. Mengasihi sesame adalah suatu ajakan yang memang harus diusahakan dan diusahakan oleh setiap orang; demikian juga 'membenci musuh' adalah kenyataan hidup yang berlaku secara otamatis. Otomatis? Belumlah sampai pada istilah 'musuh', kepada mereka yang bersebrangan dan tidak sepaham dengan kita, ada kecenderungan kuat dalam diri kita dan bakan dalam diri setiap orang untuk mengabaikan dan kurang memberi perhatian kepada mereka. Inilah otomatisnya. Itu amat manusiawi!"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" ajak Yesus kepada para pengikutNya. Suatu ajaran baru, yang memang sebelumnya tidak biasa dilakukan atau berlawanan dengan kebiasaan kondrati kita. Kita sebut kodrati, karena memang kecenderungan diri kita akan secara otomatis menjauh…
Jumat Prapaskah I, 26 Februari 2010Yeh 18: 21-28+Mzm 130+Mat 5: 20-26Pernyataan Tuhan melalui nabi Yesaya hari sangat mendasar dalam hidup ini dan sekaligus menunjukkan betapa besar kasih Allah kepada umatNya: "jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya". Inilah pertobatan. Hal inilah yang dilakukan Yesus dalam hidupNya, Ia menjabarkan secara konkrit penyataan Allah tadi, Ia menghendaki agar semua orang beroleh selamat. Injil beberapa hari lalu menegaskan juga: 'Aku datang bukan untuk orang benar, melainkan untuk orang berdosa, agar mereka bertobat'. Ia mencari orang agar mereka mendapatkan keselamatan.Kemauan menjadi baik menjadi modal bagi setiap orang untuk beroleh selamat, berbalik dan kembali kepada Tuhan it…

Kamis Prapaskah I, 25 Februari 2010

Est 4: 10-19+Mzm 138+Mat 7: 7-12 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan". Janji Yesus kepada umatNya. Yesus membuka peluang selebar-lebarnya untuk setiap orang yang berani datang dan memohon kepadaNya. Suatu tawaran kepada setiap orang untuk berani meminta dan meminta.Titik tolaknya adalah kepercayaan bahwa Tuhan Allah Bapa itu baik. Allah itu baik kepada semua orang. "Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya". Kasih Allah hendaknya menjadi pedoman bagi setiap orang yang mau datang kepadaNya. Karena Allah Bapa itu baik, maka saya akan bermohon dan bermohon.Pengalaman Ester dalam bacaan pertama juga demikian. Ia percaya bah…

Rabu Prapaskah I, 24 Februari 2010

Yun 3: 1-10+Mzm 51+Luk 11: 29-32Kepada orang-orang yang mengerumuniNya, Yesus memberi komentar : "angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus". Jelas sekali pernyataan Yesus; karena kejahatan mereka, Yesus tidak akan memberi tanda, selain tanda nabi Yunus; jadi Yunus juga menjadi tanda bagi mereka, bukan hanya bagi orang-orang Niniwe. Pernyataan amat jelas.Namun pada ayat berikutnya, Yesus menambahkan: "sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini". Pernyataan ini kebalikan dari pernyataan sebelumnya. Dalam pernyataan ini, Yesus sendiri akan menjadi tanda bagi angkatan yang jahat ini, seperti tanda nabi Yunus bagi orang-orang Niniwe, padahal sebelumnya dikatakan 'kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus'.Mengapa secara literer dalam Injil ini sepertinya…

Selasa Prapaskah I, 23 Februari 2010

Yes 55: 10-11+Mzm 34+Mat 6: 7-15Yesus mengajarkan kepada para muridNya bagaimana harus berdoa. kataNya: bila kamu berdoa "janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya". Penegasan Yesus ini menyatakan bahwa keberhasilan doa tidaklah bergantung pada kemauan seseorang yang mengatakannya, tidak bergantung pada banyaknya kata-kata, melainkan pada kehendak Tuhan Bapa sendiri. Tuhan akan memberikan sesuatu yang menjadi kebutuhannya, asal saja menjadi 'keperluan' dia sungguh-sungguh, karena memang Tuhan tahu apa yang menjadi keperluan umatNya. Seringkali muncul keperluan kita yang emosional guna kepuasan diri. Kita tentunya ingat akan kasih orangtua yang 'sempat' membiarkan kita merengek-rengek bahkan sampai menangis dan menangis untuk meminta ses…

KARMEL AWAM – 1

Karmel Awam adalah sekelompok umat beriman yang ada di beberapa paroki; mereka sebagai kelompok kategorial dalam sebuah paroki. Acara mereka secara rutin mengadakan pertemuan doa dua kali sebulan; prakteknya di paroki satu berbeda dengan lainnya, ada yang mengadakan pertemuan di ruang paroki, ada yang mengadakan pertemuan rutin di komunitas susteran, ada pula yang di rumah-rumah mereka sendiri secara bergiliran.Mereka berkumpul bersama secara rutin dan menyebut diri sebagai komunitas: Komunitas Karmelit Awam atau Komunitas T.OCarm. Namun apakah tetap boleh memanggil mereka tetap sebagai 'kelompok', dan bukan 'komunitas'? Boleh saja, menurut saya. 'Rasa'nya memang beda antara komunitas dan kelompok, tetapi sekedar disebut begitu saja, sama sekali tidak mengurangi makna dan kualitasnya. Orang dapat merasakan sungguh memang, bila ikutserta menikmatinya. Soal rasa dan selera, masing-masing orang berbeda satu sama lain. Makanan ini enak! Orang boleh berbeda pendapat…

Senin Prapaskah I, 22 Februari 2010

Pesta Takhta Santo Petrus1Pet 5: 1-4+Mzm 23+Mat 16: 13-19Pengakuan Petrus memang sungguh luar biasa, ia mengenal baik siapakah Yesus Gurunya itu: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!". Yesus adalah Mesias, sang Kristus Penyelamat, Dialah Anak Allah, Dialah Allah yang menjadi manusia.Kata Yesus kepadanya: "berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga". Yesus memuji dia, bukan karena Yesus mendapatkan pujian daripadanya, pujian manusia tidak menambah kemuliaanNya, melainkan karena Petrus telah mengatakan kebenaran. Iman yang benar mendatang keselamatan, karena iman yang benar mengatakan dan mengakui siapakah sesungguhnya Allah yang mau menjadi manusia itu.Yesus kemudian melanjutkan : "Aku pun berkata kepadamu: engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang …

Minggu Prapaskah I, 21 Februari 2010

Ul 26: 4-10+Rom 10: 8-13+Luk 4: 1-13·Allah menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus diketahui dan diakui oleh kuasa kegelapan. Mereka tahu bahwa Yesus adalah Putera Allah yang hidup. Hal itu terbukti dalam Injil hari. Iblis kuasa kegelapan itu 'menyapa'Nya dengan berkata 'jika Engkau Anak Allah'. Pertanyaan ini adalah suatu pengakuan bahwa Yesus itu sungguh-sungguh Allah yang menjadi manusia.·Kemanusiaan Yesus hari diserang oleh kuasa kegelapan! Yesus mempunyai kuasa yang sangat besar. Ia mempunyai kesempatan untuk memuaskan diri. Ubahlah batu ini menjadi roti. Dia pasti bisa. Jatuhkanlah diriMu, maka Allah akan melindungiMu. Namun Yesus tidak melakukan semuanya itu. Manusia hidup tidak hanya bergantung pada makanan, dan janganlah manusia mencobai Tuhan Allah. Dengan menjadi manusia, Yesus sungguh-sungguh manusia sejati! Namun Dia tidak mau mencari kesenangan diri, Yesus tidak mencari kepuasan diri. Dia datang hanya untuk melakukan kehendak Bapa. ·Dengan tegas Yesus me…

Sabtu Prapaskah, 20 Februari 2010

Yes 58: 9-14 + Mzm 86 + Luk 5: 27-32·Ketika Lewi mengundang Yesus dan para muridNya makan bersama-sama teman-temannya, orang-orang Farisi dan para ahli Taurat menegur para murid Yesus: "mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?". Pertanyaan mereka sangat wajar, karena memang mengapa Yesus dan para muridNya harus berkumpul dengan orang-orang yang tidak baik, apalagi para pemungut cukai dan orang-orang berdosa itu adalah orang-orang yang harus dijauhi oleh masyarakat, mereka suka memeras orang. Orang biasa, orang awam saja harus menjauhi mereka, apalagi sekarang Dia yang disebut Guru, seorang yang suci dan mampu menyembuhkan banyak orang! Yesus dan para muridNya tidak layak bergaul dengan orang-orang berdosa!·Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat". Yesus menyatakan tugas perutu…

Jumat Prapaskah, 19 Februari 2010

Yes 58: 1-9+Mzm 51+Mat 9: 14-15·"Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?". Itulah pertanyaan orang-orang kepada Yesus. Jawab Yesus kepada mereka: "dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa". Hari Senin dan Kamis memang adalah kebiasaan orang-orang Yahudi berpuasa, dan pada waktu itu Yesus dan para muridNya tidak berpuasa. Mengapa? ·Kemarin Rabu Abu, kita merenungkan bahwa bagi kita yang 'tidak sedang meninggalkan Allah, tidak meninggalkan Yesus', bertobat berarti berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan, berusaha menempel pada Kristus. Kita berusaha mendekatkan diri, karena memang jujur saja, kita belum dekat dengan Dia, malahan kita sering menjauh daripadaNya, dan mengabaikan kehendakNya. Bagi orang yang sudah bersatu dan tinggal bersama Yesus, kiranya puasa sebagai ungkapan tob…

Kamis Prapaskah, 18 Februari 2010

Ul 30: 15-20+Mzm 1+Luk 9: 22-25·"Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga" tegas Yesus kepada para muridNya. Ini berarti Yesus tahu memang akan panggilan hidup. Yesus tahu dan sadar bahwa Dia kelak akan didera dan dibunuh. Betapa pahitnya seseorang yang tahu bagaimana cara matinya, komentar kita. tapi itulah Yesus, Ia tidak melarikan diri dari kenyataan yang harus dihadapiNya. Semuanya itu demi keselamatan umat manusia.·Kesadaran Yesus ini juga dikenakan Yesus kepada semua orang yang mau mengikutiNya. Cara hidup Yesus menjadi format hidup bagi semua orang yang ingin mendapatkan keselamatan. Karena itu Yesus menegaskan "setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku…

Rabu Abu, 17 Februari 2010

Yoel 2: 12-18+2Kor 5: 20 – 6:2+Mat 6: 1-6.16-18·"Sekarang juga, demikianlah firman TUHAN, berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh. Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia". Berbalik kepada Tuhan, inilah arti pertobatan. Saya bertobat berarti saya berbalik kepada Tuhan, kembali kepada Tuhan.·Saya tidak pernah melarikan diri dari Tuhan, saya selalu berdoa dan mendengarkan sabdaNya, mengapa saya harus bertobat? Apalagi dalam bacaan kedua santo Paulus menasehatkan supaya "kita memberikan diri agar didamaikan dengan Allah". Saya tidak bertengkar dengan Tuhan, saya mengikuti kehendakNya; karena itu, mengapa saya harus berdamai dengan Allah, bertobat kepadaNya?·Bagi orang yang berpaling dari Allah, meninggalkan Allah, mengabaikan Kristus, memang dia harus bertobat dan bertobat kepada Allah, kembali berbalik …

Selasa Biasa VI, 16 Februari 2010

Yak 1: 12-18+Mzm 94+Mrk 8: 14-21·Ketika Yesus mengatakan "berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes", para murid berkomentar "itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti". Dangkal sekali pemikiran mereka, mungkin komentar balik kita kepada mereka; karena memang mereka tidak mengerti, mereka tidak menangkap. Kata Yesus "mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?". Padahal memang mereka telah mengalami dua kali bersama Yesus pergandaan roti.·Lepas dari keterbatasan mereka para murid, sebenarnya pernyataan Yesus itu juga mengena kepada kita, bila kita memang tidak mau memaknai setiap peristiwa hidup kita. Ada pengalaman hidup kita, ada yang indah dan menyenangkan, ada yang pahit dan menyusahkan. Khusus dalam pengalaman yang indah, mampukah secara cepat pada waktu itu kita merasakan bahwa Tuhan telah memberikan yang indah kepada kita. Tuhan yang memberi …

Senin Biasa VI, 15 Februari 2010

Yak 1: 1-11+Mzm 119+Mrk 8: 11-13·Datanglah orang-orang Farisi 'untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga'. Entah kenapa orang-orang Farisi itu di manapun mereka berada mereka selalu menantang dan menantang Yesus. Kehadiran Yesus yang tampil beda dari mereka, mendatangkan tantangan dan perlawanan bagi Yesus. Alasan pokok perlawanan mereka kiranya karena ketidakpercayaan mereka kepada Yesus yang membawa nuansa baru dalam hidup social dan religious pada waktu itu.·"Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda'. Ketidakpercayaan mereka tidak mendatangkan berkat, ketidakpercayaan mereka menghalangi terjadinya komunikasi.·Kalau kita semua adalah orang yang percaya kepadaNya, tapi tidak jarang hidup kita ini seperti tanah yang berbatu-batu atau penuh dengan semak belukar. Kita adalah orang-orng yang percaya, namun kepe…

Minggu Biasa VI, 14 Februari 2010

Yer 17: 5-8+1Kor 15: 16-20+Luk 6: 20-26·Hari ini menurut kalender Cina kita memasuki Tahun Baru, Imlek. Bertambahnya tahun bertambahlah usia kita. Di Tahun Macan ini, hidup harus lebih baik dan lebih sukses lagi, karena Tuhan mendampingi. Tahun boleh berubah, waktu boleh bertambah, cen tek hao syang ni, Yesus. Gong Xi Fat Cai.·Injil hari ini sungguh-sungguh mengagetkan kita, bila kita tidak memahaminya dengan baik. Yesus memuji bahagia orang-orang yang miskin, orang yang lapar dan orang menangis, bahkan berbahagialah orang yang dibenci karena Anak Manusia. Mereka mendapatkan pujian, bukan dimaksudkan agar mereka tetap dalam keadaan miskin, lapar dan menangis saja, tanpa usaha, diam dalam keadaan semacam itu. Bukan! Sebaliknya, malahan Yesus memberi harapan kepada mereka: mereka yang menangis akan tertawa, mereka yang lapar akan kenyang, dan terlebih mereka yang miskin dan dibenci banyak orang karena nama Yesus akan memiliki Kerajaan Allah.Kerajaan Allah yang jelas-jelas miliknya Allah…