Jumat Paskah III, 23 April 2010

Kis 9: 1-20  +  Mzm 117  +  Yoh 6: 52-59

 

Injil kemarin menegaskan bahwa manusia membutuhkan bantuan dari Allah; manusia hendaknya berani meminta bantuan dari Tuhan, sebab bantuan dari Allah adalah syarat mutlak yang harus didapat seseorang dalam mengejar kehidupan,  dengan menikmati bantuan dari Allah berarti seseorang yang  siap sedia untuk 'ia ditarik oleh Bapa'. Injil hari ini Yesus menegaskan kembali hal yang sama: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman".

Bila kita mengaitkan dengan komuni kudus, kita akan semakin merasakan dan memahami apa yang disabdakan Yesus hari ini. Bukankah dengan menerima komuni kudus kita disatukan dengan Yesus, sebab kita memang menerima Tubuh dan DarahNya sendiri. "Daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia".

Setia menerima kehadiranNya berarti kita hidup di dalam Dia, sebab "Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku" tegas Yesus. Setia menerima komuni kudus berarti membiarkan diri hidup, 'tetapi bukan lagi aku yang hidup dalam diriku, melainkan Kristuslah yang hidup dalam aku'; semangat Paulus, yang juga diceritakan pertobatannya hari ini dalam bacaan pertama, kiranya juga menjadi semangat setiap orang.

Sekali lagi, Tubuh Kristus adalah roti kehidupan, dan bukannya seperti manna yang ada dalam perjalanan padang gurun. "Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya".

Yesus, semoga Tubuh dan DarahMu yang kami terima setiap hari menguatkan hidup kami, demikian juga taburkanlah kerinduan hati mereka yang mengharapkan komuni secara rutin dalam hidupnya. Yesus berkatilah kami selalu, amin.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening