Kamis Paskah II, 15 April 2010

Kis 5: 27-33  +  Mzm 34  +  Yoh 3: 31-36

 

"Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya", tegas Yesus. Yesus menyadari sungguh-sungguh perbedaan Dia dengan umatNya: Dia dari atas dan kita umatNya dari bawah, dari dunia. Inilah kesaksian Yesus tentang diriNya. Karena itu, Ia menyelami hidup manusia, Ia makan dan minum, Ia bekerja sebagai anak tukang kayu, Ia juga tahu apa artinya menderita, bahkan penderitaan yang paling ngeri Dia alami: disalibkan! Dunia maut pun Ia alami, dan bahkan Ia kalahkan agar manusia hidup. Dengan kematianNya, Yesus memperbaharui kehidupan.

Dengan pengalahanNya itu berarti Anak Manusia menjadi Penguasa baru atas hidup manusia ini, dan memang itulah kehendak Allah Bapa sendiri. Sebab "Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya". Karena itu, sudah layak dan sepantasnya kalau seluruh ciptaan mengabdi kepadaNya, dan bukan kepada yang lain, sebab Dialah Pemenang tunggal atas kehidupan ini, dan Allah Bapa telah menyerahkan semuanya itu kepadaNya. Dengan demikian jelaslah apa yang seharusnya menjadi pilihan setiap orang agar memperoleh hidup. "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya".

Itulah yang dikemukakan oleh para Rasul dalam bacaan pertama yang memberi kesaksian bahwa Yesuslah Penguasa, Dialah Pemimpin kehidupan ini, dan hanya kepadaNyalah kita harus percaya, taat dan mengabadi. Kata para Rasul: "kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia", sebab "Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia".

Ya Yesus Tuhan Allah, Engkau telah mengalami hidup sama seperti kami, bahkan Engkau telah mendahului kami masuk dalam kubur yang menakutkan itu. Kami pun akan menghadapi peristiwa pahit itu. Namun dengan kebangkitanMu, Engkau memberi kehidupan baru dan kekal kepada kami. Yesus, tambahkanlah iman kami kepadaMu, agar kasih dan rahmat kebangkitanMu itu semakin menyemangati hidup kami. Amin.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening