Selasa Paskah II, 13 April 2010

Kis 4: 32-37  +  Mzm 93  +  Yoh 3: 7-15

 

Injil hari ini melanjutkan Injil kemarin tentang percakapan Yesus dengan Nikodemus. Kemarin Yesus menegaskan tentang pentingnya seseorang dilahirkan kembali dalam air dan Roh, agar dapat melihat dan merasakan Kerajaan Allah. Kini Yesus menyatakan siapakah Dia dan tugas perutusanNya.

Kata Yesus: "tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia". Penyataan ini menegaskan bahwa memang Dia berasal dari atas, dari surge, Dia berasal dari Bapa, dan hanya Dia yang akan kembali kepada Bapa. Yesus datang untuk melaksanakan kehendak Bapa, 'Aku hanya melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku'. Tidak ada orang yang naik ke surge, karena memang hanya Dia yang berasal dari surge, sedangkan kita semua berasal dari dunia, dari bawah; kita semua dilahirkan dan dijadikan di dalam dunia.

Namun dalam perutusanNya ini, Ia mengundang semua orang untuk datang bersamaNya menikmati persekutuan dengan Dia di surge, Yesus menghendaki agar kita semua 'berada di mana Dia berada'; 'sekarang Aku pergi untuk menyiapkan tempat di rumah BapaKu, sebab ada banyak tempat di sana; dan Aku akan kembali untuk menjemput kalian supaya kalian tinggal di mana Aku berada', dan memang 'tidak ada orang sampai kepada Bapa tanpa melalui Dia'. Suatu undangan yang memang mengajak kita beralih dari dunia ini ke tempat Dia berada. Semuanya ini adalah kehendak dan kemauan Dia,

Kapan itu terlaksana?  Di kayu salib!  Karena pada waktu itulah manusia dibebaskan dari kuasa kematian. Manusia memang akan tetap mengalami peristiwa kematian, karena kelemahan kodratinya, namun semua orang akan dibangkitkan, mereka tidak akan mati untuk seterusnya, karena Dia telah memulihkan kehidupan yang dirusak oleh dosa. "Sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal". Itulah janjiNya! Dan sekarang terpenuhi dengan kematian dan kebangkitanNya dari alam maut. Ia memberi Paskah baru,  Dia sendiri menjadi Imam dan Kurban tebusan bagi semua orang.

Apakah janjiNya ini hanya akan terealisir nanti di kemudia hari?  Tidak! Memang kita akan melihat dari muka ke muka dan melihat Dia dalam keadaan yang sebenarnya pada waktu Dia menyatakan diri, namun Dia  mendampingi umatNya sekarang juga, saat mereka mulai percaya kepadaNya. Kepercayaan menyatukan semua orang, karena mereka disatukan oleh Dia, Anak Manusia menjadi putera-puteri Bapa di surge, di mana Dia menjadi yang sulung dalam kebangkitan. Bacaan pertama memberikan gambaran bagaimana Gereja perdana menghayati kepercayaan akan Dia yang bangkit: "adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah".

Ya Yesus, lembutkanlah hati kami agar kami siap mendengarkan suaraMu yang menarik kami menikmati keadaanMu yang sebenarnya yakni tinggal bersama dengan Engkau di mana Engkau berada. Yesus, bantulah kami selalu, amin.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening