Senin Paskah II, 12 April 2010

Kis 4: 23-31  +  Mzm 2  +  Yoh 3: 1-8

 

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah" tegas Yesus kepada Nikodemus. Nikodemus mengertinya secara biologis. Mana mungkin!  Lanjut Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh".

'Dilahirkan dari air dan Roh' tidak lain dan tidak bukan adalah pembaptisan. Yang tampak dalam pembaptisan adalah pencurahan air, tetapi dengan pengucapan kata-kata: 'aku membaptis engkau dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus' berarti seseorang dikuasakan pada karya Roh Kudus, Roh Allah sendiri yang menguasai dan memimpin seseorang kepada Allah sendiri yang Sang Empunya kehidupan ini; dengan pembaptisan ini, seseorang diikutsertakan dalam karya keselamatan Allah yakni dalam kematian dan kebangkitan Kristus.

Dikuasakan kepada Roh Kudus berarti seseorang diajak untuk percaya kepada Tuhan Allah. Dengan pembaptisan seseorang diajak mengakui bahwa Allah telah turun ke dunia dengan menjadi manusia, Dialah Yesus Kristus, yang menebus umat manusia dengan menyerahkan diriNya menjadi tebusan bagi semua orang. Bagi anak-anak kita yang masih kecil, iman akan Kristus yang hidup itu diamini oleh orangtuanya; lagipula, dan terlebih-lebih, dalam pembaptisan seseorang dimasukkan dan dikutsertakan dalam perlindungan dan kasih Allah, seseorang dijadikan milik Allah, menjadi anak-anak Bapa di surge yang menerbitkan matahari bagi semua orang tanpa terkecuali. Pembaptisan adalah kasih karunia Allah.

Karena dia telah menjadi milik Allah, maka layaklah kalau dia 'dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah'; karena dia membiarkan diri dikuasai Allah dan mengakui Allah sebagai Raja atas kehidupannya. Dengan pembaptisan, seseorang menjadi warga Kerajaan Allah. Dan kiranya iman kepercayaaan yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan ini akan mengantar seseorang menikmati kenyataan akhir Kerajaan Allah, yang mana seseorang berhadapan dengan Allah 'dari muka ke muka', sebab 'apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya'. Kapan dan di mana itu? Dalam perjamuan abadi bersamaNya. Karena itu, tegas Yesus tadi: "Aku berkata kepadamu: kamu harus dilahirkan kembali".

Ya Yesus, semoga kami orang-orang yang telah menerima pembaptisanMu semakin berani mendengarkan bisikan Roh Kudus, semakin percaya kepadaMu dan melaksanakan kehendakMu. Ya Tuhan, ajarilah kami juga berani berseru seperti para muridMu: "ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus", amin.

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening