Senin Paskah III, 19 April 2010

Kis 6: 8-15  +  Mzm 119  +  Yoh 6: 22-29

 

Ada yang dibanggakan: banyak orang mencari Yesus! Mereka tidak mau berpisah dengan Yesus sepertinya? Tidak ternyata! Yesus menangkap maksud mereka dan langsung menegur mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang". Teguran ini dimaksudkan karena banyak orang hanya mencari kepuasan diri; mereka mencari Yesus supaya kenyang.

Sebetulnya masih harus dibanggakan kemauan mereka: mereka mencari-cari Yesus, berarti mereka masih ingat akan Yesus, mereka masih memerlukan bantuan Yesus. Apakah sikap seperti mereka itu masih terjadi sampai sekarang ini? Ada orang mencari Yesus hanya untuk mendapatkan rejeki, untuk keberhasilan usaha, ada yang mencari Yesus supaya mendapatkan kesembuhan? Apakah tidak boleh? Apakah Tuhan tidak mengabulkan permohonan mereka? Bukankah Dia berbelaskasih? Mintalah kamu akan mendapat, ketuklah pintu akan dibuka?

Kiranya akan mendapatkan perhatianNya. Namun lebih dari itu Yesus mengingatkan: "bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya". Inilah permintaan Yesus. Dia meminta supaya setiap oang tidak memikirkan persoalan hidup yang sekarang ini saja; ada hal yang terjadi di masa depan yang harus disiapkan dan dikondisikan semenjak sekarang ini.

Apakah itu? Bagaimana caranya? Konkritnya, "apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?".

"Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah" tegas Yesus. Kepercayaan kepadaNya mendatangkan keselamatan. Tidak ada yang lain. Kita ingat setiap kali mengadakan mukjizat, Yesus selalu menegaskan: imanmu menyelamatkan engkau. Iman membuka jalan kepada keselamatan.

Semoga Paskah yang memperbaharui iman kepercayaan kita selalu hadir dalam karya dan usaha kita. Kristus bangkit, Kristus hidup di tengah-tengah umatNya. Inilah yang harus semakin menjadi kesadaran kita bersama. Dan kiranya pengalaman Stefanus sebagaimana diceritakan dalam bacaan pertama tadi juga meneguhkan kita untuk semakin berani berjuang dan berjuang, dan semakin berani menghadapi kenyataan hidup. Roh Allah selalu mendampingi Stefanus dalam mewartakan kebenaran dan dalam menghadapi orang-orang yang melawannya.

Yesus yang murahhati teguhkanlah iman kami, buatlah kami semakin hari semakin percaya kepadaMu: Engkaulah Mesias, Penyelamat kami, dan semoga iman kami membuat kami menghadapi kehidupan ini. Tuhan Yesus, kuatkanlah kami, amin.

 

 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening