Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2010

Selasa Masa Biasa IX, 1 Juni 2010

2Pet 3: 12-18+Mzm 90+Mrk 12: 13-17"Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?", tanya orang-orang Farisi dan Herodian kepada Yesus. Pertanyaan mereka sungguh-sungguh riel dan menyangkut hidup social-politik, dan sepertinya menjadi persoalam banyak orang pada waktu itu, dan juga sekarang ini!Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "mengapa kamu mencobai Aku?". Yesus menangkap sungguh maksud mereka. Yesus Tuhan tahu apa yang ada dalam hati manusia; benarlah apa yang dikatakan oleh Pemazmur: 'TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh' (Mzm 139: 1-2). Kebodohan orang-orang Farisi dan Herodian ini adalah mencobai sesame; ini melanggar hokum cinta terhadap sesame, dan lebih dari itu: mereka melawan dan menantang Tuhan!"Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Al…

Senin Masa Biasa IX, 31 Mei 2010

Maria Mengunjungi ElizabethRom 12: 9-16+MT Yes 12+Luk 1: 39-56"Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya". Suatu pengalaman yang amat indah dan mengesankan. Sebuah sapaan salam yang menggerakan dan menyemangati kehidupan. Elizabeth mengakui sungguh-sungguh adanya suatu gerakan dan ungkapan sukacita dalam dirinya, dalam diri anak yang dikandungnya. "Sungguh, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan".Sapaan, dan bahkan senyuman itu menyemangati orang lain yang kita jumpai, membuka lembaran komunikasi baru sehingga terus berlanjut dan berkembang, sapaan dan senyuman melangsungkan kehidupan. Ketidakmauan dan ketidakpedulian dalam menebar sapaan dan senyuman membuntu segala kesempatan hidup untuk tumbuh dan berkembang, dan semuanya ini juga tidak sejalan dengan kemauan Yesus Tuhan yang selalu merangkul kehidupan dengan selalu berkata 'damai sejahtera bagimu'. To say hallo,sekarang…

Minggu Masa Biasa IX, 30 Mei 2010

Hari Raya Tritunggal MahakudusAms 8: 22-31+Rom 5: 1-5+Yoh 16: 12-15Menerangkan kodrat Allah yang Esa itu amat-amat sulit, siapa yang dapat dan mampu! Kiranya seruan Paulus juga menjadi seruan kita bersama, katanya: 'O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya? Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!' (Rom 11: 33-36).Kiranya sabda Yesus sendiri meneguhkan kita: 'Aku dan Bapa adalah satu' (Yoh 10: 30), sebab 'sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku' (Yoh 17: 21). Yesus adalah Tuhan …

Sabtu Masa Biasa VIII, 29 Mei 2010

Yud 17.20-25+Mzm 63+Mrk 11: 27-33"Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?". Tantang orang-orang ahli Kitab, imam-iman kepala dan tua-tua masyarakat kepada Yesus. Karena memang orang-orang yang dituakan di tengah-tengah masyarakat, mereka mempunyai otoritas dalam bidang keagamaan dan social. Apa yang baru-baru saja dilakukan Yesus sungguh-sungguh mencoreng muka mereka, Yesus melangkahi kuasa dan kewibawaan otoritas mereka. Karena waktu masuk bait Allah, 'Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah. Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!'Ia menggoncangkan tatanan social-ekonomi! Dan lebih-lebih lagi, Yesus…

Jumat Masa Biasa VIII, 28 Mei 2010

1Pet 4: 7-13+Mzm 96+Mrk 11: 11-26Hari ini dalam Injil ditampilkan kepada kita Yesus yang sempat marah dua kali berturut-turut. Entah kenapa Markus menampilkan kemarahan Yesus sampai dua kali berturut-turut. Kalau kita amati, yang pertama kali sebenarnya marahNya tidak beralasan! Kenapa harus marah dan jengkel pada pohon ara yang saat itu tidak berbuah, karena memang bukan musimnya. "Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara". Segala makhluk ciptaan mengikuti putaran hokum alam. Marah yang kedua kalinya memang amat beralasan. Ia marah terhadap para pedagang, sebab "rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!". Keterlaluan memang rumah doa dijadikan sebagai sarang penyamun. Maaf, tak jarang juga sekarang ini, di beberapa gereja dewan paroki secara sengaja memasang tarif bagi umatnya yang mau berdoa; bagi yang mempunyai banyak uang gereja akan terasa sangat indah kar…

Kamis Masa Biasa VIII, 27 Mei 2010

1Pet 2: 2-5.9-12+Mzm 100+Mrk 10: 46-52Injil hari ini menampilkan suatu cerita pengalaman iman yang menarik untuk kita simak bersama. Ketika Yesus sedang berjalan meninggalkan Yerikho banyak orang berbondong-bondong mengikutiNya. Ada seorang pengemis buta, Bartimeus namanya, yang memanggil-manggil Yesus: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!". Ia berani memanggil dan memanggil karena dia pasti pernah mendengar siapakah Yesus itu. Melihat kenyataan seperti itu, banyak orang berdiam diri, bahkan melarangnya untuk terus berteriak-teriak; namun ketika Yesus memanggilnya, mereka berbalik meneguhkan dia. "Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau" kata mereka. Inilah kenyataan birokrasi-politis: banyak orang mengulurkan tangan bila diminta, banyak orang berbuat baik hanya supaya dilihat orang lain, berpura-pura baik untuk mendapatkan condite baik pula. Asal bapak senang, ABS katanya.Mengapa mereka tidak berbuat baik dengan mengantarkan si Bartimeus ini kepada Yesus? …

Rabu Masa Biasa VIII, 26 Mei 2010

Selasa Masa Biasa VIII, 25 Mei 2010

Selasa Masa Biasa VIII, 25 Mei 2010