Jumat, 14 Mei 2010

Pesta St.Matias Rasul

Kis 1: 15-17.20-26  +  Mzm 113  +  Yoh 15: 9-17

 

"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu", inilah permintaan Yesus kepada kita para muridNya. Tinggal dalam kasih Yesus berarti tinggal dalam keselamatan, tinggal dalam hidup Yesus sendiri yang adalah kasih. Tinggal dalam kasihNya berarti hidup kita selalu diperhatikan, dilindungi dan dijagaNya. Tinggal dalam kasihNya berarti hidup ini sungguh-sungguh menyenangkan karena dilindungi dan dijaga oleh Tuhan, nyaman ongguh!, kata orang Bondowoso.

Namun begitu, Yesus juga mengajak agar kita membagikan kasih itu kepada orang lain, kasih itu hendaknya tidak dinikmati sendiri; lagipula dengan berani berbagi kasih berarti kita bertindak seperti Yesus sendiri. "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu". Malahan Yesus memberikan norma kasih yang luhur itu dengan mengatakan: "tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya". Norma ini diberikan karena Yesus percaya bahwa kita para muridNya mampu melaksanakan semua itu. Yesus meminta kita untuk melakukan kasih yang sampai berani memberikan nyawa. Tekanan perhatian pada kasih, dan bukan pemberian nyawa!

"Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu" tegas Yesus.

Sebutan sahabat adalah panggilan yang membanggakan dan menyenangkan, suatu kehormatan; namun sebutan itu benar-benar bermakna bila perintah itu dilakukan. Semua orang adalah sahabat-sahat Yesus, bila mereka semua melaksanakan perintah-perintahNya. Hari ini Yesus mengingatkan: 'inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu'.

Demikian juga dalam bacaan pertama tadi, diceritakan mereka mencari pengganti Yudas yang telah berkhianat. Mereka mencari pengganti bukan karena kelengkapan anggota 'keduabelas Rasul', melainkan karena pewartaan rasuli. Itulah yang diminta umat beriman dalam doa-doanya. "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya". Karya pelayanan dan kerasulan adalah karya kasih.

Ya Tuhan Yesus, kuasailah kami dengan kasihMu, khususnya bagi saudara-saudara kami yang berkarya dalam bidang-bidang social, semoga mereka selalu bersukacita dan mendapatkan penghiburan dalam kasihMu selalu, mereka Engkau kuatkan dan Engkau teguhkan; demikian juga mereka teman-teman kami yang aktif dalam karya kerasulan di daerah-daerah pedalaman yang jauh dari keramaian: Yesus, berkatilah mereka selalu, amin.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening