Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2010

Kamis Masa Biasa XIII, 1 Juli 2010

Am 7: 10-14+Mzm 19+Mat 9: 1-8Kedatangan orang-orang membawa orang lumpuhkepada Yesus pasti tujuannya adalah minta disembuhkan! Adakah kemungkinan untuk mendengarkan Dia berkotbah? Amatlah kecil! Namun yang dikatakan Yesus kepada orang lumpuh itu: "percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni". Gemparlah mereka semua, "Ia menghujat Allah" teriak mereka. Dan Yesus tahu apa yang mereka maksudkan, dan nampaknya memang sengaja Yesus mengatakan hal itu. Karena itu Dia menyambung: "manakah lebih mudah, mengatakan: dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: bangunlah dan berjalanlah?". Bagi Yesus khususnya memang lebih mudah mengatakan 'bangun dan berjalanlah', karena memang itu lebih ringan bagiNya dan tentunya itu tidak akan berdampak adanya suara sumbang; bukankah Yesus itu adalah seorang Guru yang berkuasa. Namun "supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa", maka Ia menyatakan hal itu. Sebab Dia adalah Tuhan ya…

Rabu Masa Biasa XIII, 30 Juni 2010

Am 5: 14-15.21-24+Mzm 50+Mat 8: 28-34Datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun yang berani melalui jalan itu. Mereka berteriak, katanya: "apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?". Yesus diam saja dan tidak menanggapi. Sebab kehadiranNya memang tidak disukai kuasa kegelapan, kehadiran Yesus menimbulkan perlawanan dari orang-orang dalam kuasa kejahatan.Setan atau kuasa kegelapan selalu menghancurkan; bisa saja tampak dalam kehadirannya yang manis dan lembut, tapi tetap membinasakan. Hal itulah yang ditampakkan pada kepindahan mereka pada segerombolan babi dari kedua orang yang dirasuki sebelumnya. Gerombolan babi itu binasa semuanya."Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu. Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan se…

Selasa, 29 Juni 2010

Hari Raya Santo Petrus dan PaulusKis 12: 1-11+2Tim 4: 6-8.17-18 +Mat 16: 13-19"Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?" tanya Yesus kepada para muridNya. Ada yang mengatakan 'Yohanes Pembaptis', ada yang mengatakan 'Elia', dan ada pula yang mengatakan 'Yeremia atau salah seorang dari para nabi'. Tidak ada yang menyamakan Yesus dengan 'Musa', padahal pengalaman sejarah Israel tak bisa dilepaskan daripadanya, kenapa? Apakah umat Israel sudah lupa akan sejarah hidupnya? Indonesia termasuk bangsa dan masyarakat yang mudah melupakan sejarah! Beberapakali media kali menurunkan artikel semacam itu."Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" jawab Petrus yang mewakili para muridNya yang lain. Jawaban Petrus sungguh luar biasa! Namun Yesus yang mengenal setiap orang apa adanya menegaskan: "berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga". Ternyata berkat anuger…

Senin Masa Biasa XIII, 28 Juni 2010

Am 2: 6-10.13-16+Mzm 50+Mat 8: 18-22Seorang ahli Taurat berkata kepada Yesus: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi". Mungkin suatu bentuk pertobatan, karena seseorang yang sudah tahu banyak tentang Kitab Suci, khusus hokum Taurat berani dan merunduk di hadapan Yesus untuk mengikuti Dia. Apa motif kemauan yang murni memang tidak kita ketahui; apakah memang merasa dirinya kurang sempurna dan kini berhadapan dengan Seseorang yang lebih sempurna dan agung? Apa inginmencari referensi baru tentang hokum Taurat, agar bisa menterjemahkan dengan lebih aktual? Apakah ia ingin meng-up date pengetahuannya? Yang jelas, ahli Taurat itu ingin mengikuti Yesus!Yesus mengingatkan: "serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya". Ia tidak mempunyai apa-apa di dunia ini, ia tidak mempunyai fasilitas yang dapat dibagi-bagikan kepada orang lain. Ia adalah Orang yang miskin dan tak punya …

Minggu Masa Biasa XIII, 27 Juni 2010

1Raj 19: 16.19-21+Gal 5: 1.13-18+Luk 9: 51-62Orang Yahudi meremehkan dan memandang hina orang-orang Samaria, dan menganggap mereka orang-orang yang tidak mengenal Allah. Orang Yahudi dan orang Samaria itu bermusuhan. Wajarlah orang-orang Samaria tidak mau menerima Yesus dan menolakNya untuk melalui perkampungan mereka. Menerima Yesus melalui perkampungan mereka berarti menerima musuh. Tidak layak menerima musuh, tetapi 'bencilah musuh-musuhmu'.Itu dahulu jaman orang-orang Samaria, bagaimana sekarang?Wajar juga dua murid Yesus, yaitu Yakobus dan Yohanes, marah dan jengkel melihat Guru mereka ditolak oleh orang-orang Samaria, kata mereka: "Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?". Kedua murid itu memang semakin mengenal siapakah GuruNya itu; Yesus baru saja menampakkan kemuliaanNya bersama kedua Nabi besar: Musa dan Elia. Wajarlah bagi kedua murid itu untuk membela Guru dan Tuhan mereka! Tidak layak orang menolak …

Sabtu Masa Biasa XII, 26 Juni 2010

Rat 2: 10-14.18-19+Mzm 74+Mat 8: 5-17"Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita" pinta seorang perwira kepada Yesus. Sungguh menarik! Seorang perwira, seorang yang mempunyai jabatan dan seorang yang terpandang, dalam dunia militer lagi, memintakan obat, memintakan kesembuhan untuk seorang hambanya, seorang perwira begitu perhatian kepada hambanya; lagi-lagi dia minta kepada Seorang yang berada di dalam kekuasaannya, seorang penguasa meminta bantuan kepada seorang jajahannya. Ia adalah seorang perwira tapi dia adalah seseorang yang mempunyai hati.Baik, "Aku akan datang menyembuhkannya" jawab Yesus.Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh". Suatu sikap yang sungguh-sungguh rendah hati; dan perwira itu yakin bahwa Orang yang dihadapinya ini mampu menyembuhkan hanya dengan kata-kataNya saja, tanpa harus melihat dan berj…

Jumat Masa Biasa XII, 25 Juni 2010

2Raj 25: 1-12+Mzm 137+Mat 8: 1-4"Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku". Suatu bentuk permohonan yang disertai pengharapan yang tulus dan penuh penyerahan diri. Kiranya bagus kali bentuk permohonan ini. Yang kiranya perlu dan harus kita pelajari adalah bentuk permohonan yang bernada perintah atau paksa. Karena memang bentuk permohonan ini sering kita jumpai dalam Gereja-gereja saudara-saudari kita Kristen. Mengapa nada permohonan seperti itu sering mereka pergunakan? Kiranya secara psikologis memberi peneguhan kepada mereka yang didoakan, sebab kepastian mendapatkan sesuatu harus juga menjadi modal bagi seseorang dalam mengajukan permohonan. Bagaimana kita bisa bermohon kalau memang tidak ada keyakinan dan kepercayaan bahwa doa kita akan dikabulkan? Namun lebih dari semua itu, iman akan Tuhan Yesus yang mahakasih dan mahamurah harus menjadi modal dasar bagi seseorang untuk melambungkan permohonan kepadaNya. 'Aku yakin dan percaya bahwa Tuhan Yesus itu baik dan …

Kamis, 24 Juni 2010

Hari Raya Kelahiran santo Yohanes PembaptisYes 49: 1-6+Kis 13: 22-26+Luk 1: 57-66.80Peristiwa sekitar kelahiran Yohanes memang sungguh menggemparkan dan membuat banyak orang tercengang. Apalagi mereka semua pasti masih ingat akan pengalaman Allah yang dinikmati Zakharia ketika ia mendapatkan kabar sukacita. Dan kini kabar sukacita itu terbukti. Elizabet melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dia hendak menamai 'Yohanes' si bayi kecil itu, banyaklah muncul protes dan komentar orang-orang yang berada di sekitarnya dengan berkata: "tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian".Sekarang pun masih demikian! Seharusnya hanyalah orangtua yang berhak memberi nama buah hatinya, karena mereka telah mengenal sang anak semenjak dalam rahimnya, dan dalam hatinya. Sebenarnya semenjak dalam rahim, sang buah hati telah berkata-kata tanpa suara: "dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari ka…

Rabu Masa Biasa XII, 23 Juni 2010

2Raj 22: 8-13; 23: 1-3+Mzm 119+Mat 7: 15-20"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas" tegas Yesus kepada para muridNya. Nabi adalah public figure, ia dikenal di mana-mana karena keharuman nama, terlebih lagi karena mereka menyampaikan firman, mereka membawa pesan Allah. Nubuatnya seringkali tepat sasaran, karena itu banyak orang takut dan gentar berhadapan dengan mereka, terlebih mereka yang melanggar dan melawan hokum Taurat dan kitab-kitab para Nabi.Persoalannya sekarang adalah nabi-nabi palsu! Mereka datang dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Penampilan sebagai serigala buas pasti akan dijauhi oleh umat. Itu pasti! Kesulitannya adalah mereka tampil dengan berbulu domba padahal hatinya adalah serigala buas. Mereka terus-menerus mencari mangsa dan melahapnya, tetapi mereka tampil lembut dan penuh wibawa.Yesus hanya menegaskan: …

Selasa Masa Biasa XII, 22 Juni 2010

2Raj 19: 9-11.14-21.31-36+Mzm 48+Mat 7: 6.12-14"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu". Apakah secara literer mempunyai arti kiasan tersendiri pernyataan ini? Saya tidak mampu mempelajarinya. Ini kelemahan saya. Namun yang jelas pernyataan ini kiranya mengajak agar:hendaknya bertindak bijak dalam hidup ini, mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang, tidak bertindak bodoh dan ceroboh, semaunya sendiri. Semuanya ini memang perlu pelatihan semenjak muda, berpikir bijak dan berwawasan luas mengkondisikan seseorang untuk selalu bertindak bijaksana dan cerdik dalam kehidupan ini.Bertindak bijak mengandaikan seseorang beroleh selamat dan tidak dirugikan oleh orang lain. Kita harus berani mendahului bertindak baik dan benar agar orang lain juga bertindak demikian terhadap kita. Karena itu, "segala sesuatu yang kamu kehendaki supay…

Senin Masa Biasa XII, 21 Juni 2010

2Raj 17: 5-8.13-18+Mzm 60+Mat 7: 1-5Ingin diperhatikan, ingin dihormati dan disayang adalah kecenderungan insane dalam diri setiap orang; dan dari sinilah juga lahir keinginan untuk selalu menang dan unggul daripada yang lain. Apalagi kaum Adam teman-teman saya, kecenderungan ini sangat terasa dan tampak kuat: lihat aja Sok Paling Kuasa Vs Realitas, Kompas Minggu 20 Juni, hal 18. Mencari kesalahan dan kelemahan orang lain adalah ungkapan nyata keinginan kodrati setiap orang untuk unggul daripada yang lain dan merasa dirinya benar. Kekurangan diri dalam mengendalikan aneka kecenderungan ini akan merusak komunikasi dan persahabatan dalam hidup bersama, terlebih dalam keluarga.Berkat rahmat pembaptisan kita 'telah mengenakan Kristus. Tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kami semua adalah satu di dalam Kristus Yesus'. Keindahan persaudaraan ini dapat luntur dan bahkan rusak, bila ada individu-indiv…

Minggu Masa Biasa XII, 20 Juni 2010

Zak 12: 10-11; 13: 1+Gal 3: 26-29 +Luk 9: 18-24"Siapakah Aku ini?" tanya Yesus kepada para muridNya. Ada yang menjawab: Engkau adalah Yohanes Pembaptis, Elia, dan seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Petrus sendiri menegaskan: "Engkaulah Mesias dari Allah". Sebutan yang dikenakan kepadaNya sungguh mulia dan luhur; dan Yesus tidak menolaknya ataupun membenarkannya! Kenapa?Mengapa juga tidak ada di antara muridNya yang mengatakan Engkaulah Yesus, Allah yang menyelamatkan?Yesus memang tidak menolak ataupun membenarkan aneka sebutan tadi. Mengapa Yesus juga tidak menegaskan keharuman dan keluhuran Nama yang disandangNya? Namun dengan tegas Yesus menyatakan misi perutusanNya: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga".Apakah mereka para muridNya mengerti? Kiranya pasti mereka tidak mengerti! Dan mereka pun tidak bertanya. Namun kirany…

Sabtu Masa Biasa XI, 18 Juni 2010

2Taw 24: 17-25 +Mzm 89+Mat 6: 24-34"Janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu".Ayat ini sangat sensitive! Kalau tidak pas dan tepat waktunya menyampaikan pesan ini bisa menimbulkan komentar yang sumbang. Bagaimana orang tidak kuatir dan gelisah bila memang tidak ada makanan dan minuman, tidak ada pakaian? Dalam keadaan berkekurangan, tidaklah mudah mengatakan kepada seseorang: 'Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu', Tuhan yang berbelaskasih itu bukanlah seorang sinterklas yang dengan seenaknya melemparkan sebuah permen. Tidaklah mudah juga mengatakan: 'semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah' kepada seorang yang belum mendapatkan kepastian makan dan minum apa esok hari.Kekuatiran menambah beban hidup! Yang sak…

Jumat Masa Biasa XI, 17 Juni 2010

2Raj 11: 1-4.9-18 +Mzm 132+Mat 6: 19-23Mempunyai banyak harta itu sungguh menyenangkan. Apa yang kita perlukan, apa yang kita inginkan bisa kita beli dan kita dapatkan. Inilah yang menyenangkan dengan harta yang kita miliki; semuanya dapat terpenuhi. Namun janganlah sampai di sini? Biarlah harta kami tetap utuh, dan bahkan bertambah dan bertambah. Keinginan inilah yang tak jarang membuat orang tenggelam dalam harta kekayaan. Keinginan itu baik adanya! Namun amat disayangkan, bila seluruh isi kehidupan ini hanya diarahkan pada harta dan kekayaan. Hidup tidak bergantung pada berlimpahnya harta kekayaan. Ada keluarga, ada tetangga, ada kesehatan, ada alam semesta, ada keadilan dan damai, ada doa dan sabda, ada Tuhan! Semuanya ini kita perlukan juga dan janganlah kita abaikan, agar hidup kita ini lebih hidup. Bisakah kita hidup lepas bebas dari keluarga atau komunitas? Bisakah kita menikmati kelimpahan rejeki, namun harus berbaring karena sakit? Bila kita sudah berkecupan harta, masih per…

Kamis Masa Biasa XI, 17 Juni 2010

Sir 48: 1-14 +Mzm 97+Mat 6: 7-15Bila kamu berdoa, kata Yesus: "janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya". Mereka tidak mengenal Allah, tapi koq berdoa?Mereka berdoa kepada Baal. Dan mereka tidak tahu dengan baik siapakah Baal itu. Banyak orang hanya ikut-ikutan saja; minimal pemahaman mereka tentang Baal itu: menuntut penyembahan pada dirinya dan menurunkan petaka. Elia pernah menantang umatnya dengan berkata: 'berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia' (1Raj 18: 21). Mereka masih meraba-raba adakah dan siapakah Allah itu, layaklah kalau mereka berdoa itu bertele-tele.Yesus mengenalkan Bapa yang penuh kasih dan murah hati kepada semua orang, dan malahan menegaskan…