Jumat Masa Biasa IX, 4 Juni 2010

2Tim 3: 10-17  +  Mzm 119  +  Mrk 12: 35-37

 

"Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"  kata Yesus kepada orang-orang yang mendengarkan Dia. "Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat". Penginjil tidak menuliskan apa yang diajarkan Yesus tentang hal itu, namun tampak jelas banyak orang terperanjat dan terpukau akan ajaranNya, yang membuka wawasan baru dan menggugah kesadaran mereka semua.

Sang Mesias memang adalah Tuan dari Daud, karena memang Dia adalah Awal dan Akhir, dan segala sesuatu diciptakan dalam Dia dan untuk Dia. Berkat kasih sang Bapa Ia menjadi manusia sama seperti kita, kecuali dalam hal dosa, dan Ia mengambil marga keturunan Daud; maka menurut silsilah Dia adalah anak Daud.

Bagi kita yang sudah diselamatkan oleh Yesus, baiklah kita berkanjang hidup di dalam Dia, karena memang sudah ada kepastian bagi kita, barangsiapa percaya kepadaNya beroleh keselamatan. Bacaan pertama meneguhkan kita agar kita setia pada kebenaran itu. "Hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik".

Paulus masih menambahkan bahwa semuanya itu akan dialami dengan penuh tantangan, katanya: "memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya". Masih mau kita teruskan dengan adanya peringatan santo Paulus?  Berani?  Yesus pun pernah mengingatkan: 'dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?' (Mrk 10: 38).

Ya Tuhan Yesus, semoga kami berani menghadapi kenyataan hidup! Ajarilah kami dengan Roh KudusMu dan tambahkanlah iman dan harapan kami kepadaMu agar kami tidak mudah putus asa. Tuhan Yesus, kasihilah kami, amin.

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening