Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2010

Jumat XXVI, 1 Oktober 2010

Pesta Santa Teresia LisieuxYes 66: 10-14+Mzm 131+Mat 18: 1-5"Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"Itulah pertanyaan para murid. Aneh memang bagi kita yang mendengarkannya sekarang ini. Belum sampailah kita memikirkan siapa yang terbesar dalam Kerajaan Surga, paling sedikit siapalah yang masuk dalam Kerajaan Surga. Boleh masuk di rumahNya yang kudus dan bahkan tinggal bersamaNya sudahlah menjadi anugerah yang luar biasa dan menyenangkan, dan itulah yang kita damba-dambakan. Para murid GR dengan menjadi pengikutNya,sepertinya sudah merasa dan yakin kelak masuk Kerajaan Surga, bukankah mereka juga orang-orang yang sama dengan kita?"Aku berkata kepadamu", jawab Yesus kepada mereka semua, "sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga".Jawaban Yesus sungguh tegas;…

Kamis XXVI, 30 September 2010

Ayb 19: 21-27+Mzm 27+Luk 10: 1-12"Tuhan Yesus menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya". Ada beberapa pesan yang disampaikan sebelum keberangkatan mereka:Pertama, supaya mereka tetap berani meminta dan meminta kepada sang Empunya tuaian untuk mengirimkan para pekerja, karena banyaknya tuaian.Kedua, supaya mereka berhati-hati dan bijak-bijak selalu, karena kepergian mereka itu 'seperti anak domba ke tengah-tengah serigala'.Ketiga, diminta tidak membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.Keempat, hendaknya membawa berkat dan damai bagi mereka yang dikunjunginya, dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salam itu akan tinggal atasnya, jika tidak, salam itu kembali kepadamu.Kelima, tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang, sebab seorang pekerja pa…

Rabu XXVI, 29 September 2010

Pesta Mikhael, Gabriel dan Rafael, Malaikat AgungDan 7: 9-14+Mzm 138+Yoh 1: 47-51"Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!", kata Yesus kepada orang-orang yang berada di sekelilingNya ketika Natanael datang kepadaNya. Kata Natanael kepada-Nya: "bagaimana Engkau mengenal aku?". Bagaimana Orang ini mengenal saya, bukankah saya belum pernah berjumpa dengan Dia, dan sekarang ini saya datang untuk berkenalan denganNya?"Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara", jawab Yesus kepadanya. Hebat sungguh Orang ini, Ia telah mengamati dan mengamati saya. 'Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara?', kapan semuanya itu terjadi? Memang beberapa hari lalu saya sempat berada di bawah pohon ara bersama Andreas, Simon dan Andropagus, tetapi saya tidak melihat Dia dan saya tidak mendengar Dia, baru kali ini saya melihat Dia dan mendengar suaraNya? Di bawah pohon ara yang mana, seringkali memang kami …

Selasa XXVI, 28 September 2010

Ayb 3: 11-17+Mzm 88+Luk 9: 51-56"Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke sorga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem, dan Ia mengirim beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk ke suatu desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya".Yesus mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi pada diriNya; dan semuanya akan terjadi di Yerusalem, sebuah kota yang memang sudah menjadi incaran dan sasaran banyak orang, dan bahkan dunia. Yerusalem menjadi tempat pujian dan kebanggaan bagi banyak orang, tetapi tak dapat disangkal, Yerusalem juga mendapatkan kecaman dari Tuhan sendiri: 'Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau'. Yerusalem menjadi tempat terpenuhinya dan penggenapan dari tugas perutusan Yesus.Namun …

Senin XXVI, 27 September 2010

Ayb 1: 6-22+Mzm 17+Luk 9: 46-50Suatu ketika "timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka". Suatu hal yang biasa dalam hidup bersama memang, ada daya tarik satu sama lain dan sekaligus daya tolak satu terhadap yang lain, adanya keinginan pribadi untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari yang lain, adanya perasaan mampu dan keinginan untuk menjaga dan mempersatukan semua sebagai komunitas. Keberadaan dan tekanan keinginan dan daya-daya tadi pada setiap orang berbeda satu dengan lainnya. Kalau sekarang ini terjadi di antara para murid Yesus, itu adalah hal yang wajar dan lumrah. Bukankah orang-orang yang semenjak awal dipanggilNya adalah orang-orang sama seperti kita, mereka semua bukanlah orang-orang baik dan berdedikasi; tentu kita tahu siapakah itu Petrus yang emosional dan pernah menyangkal sang Gurunya, Yakobus dan Yohanes yang meminta agar diperkenankan duduk di sebelah kiri dan kanan dalam KerajaanNya kelak, Simon…

Minggu XXVI, 26 September 2010

Am 6: 1.4-7 +1Tim 6: 11-16+Luk 16: 19-31Cerita perumpamaan Injil hari ini amat menarik. Sebuah cerita tentang seorang kaya dan seorang yang miskin namanya Lazarus. Amat menarik, karena ceritanya sederhana; amat menarik, karena mempertentangkan orang miskin dan dan orang kaya; amat menarik karena ada merasa gelisah dan gerah dengan cerita ini. Namun ingat, Injil hari ini tidak berbicara tentang akhir jaman!Walau bacaan pertama pun juga mempunyai nada yang sama dengan bacaan Injil hari ini. Kata Amos: "celaka atas orang-orang yang merasa aman di Sion, atas orang-orang yang merasa tenteram di gunung Samaria, atas orang-orang terkemuka dari bangsa yang utama, orang-orang yang kepada mereka kaum Israel biasa datang! celakalah yang berbaring di tempat tidur dari gading dan duduk berjuntai di ranjang; yang memakan anak-anak domba dari kumpulan kambing domba dan anak-anak lembu dari tengah-tengah kawanan binatang yang tambun; yang bernyanyi-nyanyi mendengar bunyi gambus, dan seperti Daud…

Sabtu XXV, 25 September 2010

Pengk 11: 9 – 12:8 +Mzm 90+Luk 9: 43-45Hari demi hari Yesus yang tidak memperkenalkan siapakah DiriNya, ternyata semakin hari semakin banyak dikenal orang, karena memang mereka mendengar dan melihat Yesus, mereka terbuat kagum kepadaNya; orang-orang tarhonjar (terpesona) kepada Yesus dengan segala kata dan perbuatan yang dilakukanNya.Apa memang disengaja oleh Yesus untuk mendapatkan perhatian dari banyak orang?Tidak!Yesus tidak pernah mencari sensasi!Bukan saya membelaNya, tidak ada gunanya membela Yesus! Sebab memang Dia lebih hebat."Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia". Sepertinya Yesus menyurutkan kekaguman dan keheranan orang-orang yang mendengarkanNya, Dia 'tidak bergembira, tidak tertarik dan tidak tergiur' kekaguman orang-orang yang mengikutiNya, karena memang bukan untuk itu Dia datang…

Jumat XXV, 24 September 2010

Pengk 3: 1-11 +Mzm 144+Luk 9: 18-22"Kata orang banyak, siapakah Aku ini?", tanya Yesus kepada para muridNya. Jawaban banyak orang pada saat itu sama persis yang diperdengarkan kepada Herodes ketika dia menanyakan siapa itu Yesus. Ada yang menyebut Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan Elia, ada pula yang mengatakan bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Sepertinya Yesus selama ini belum pernah menyatakan siapakah diriNya, sepertinya Yesus pun belum pernah mengatakan siapakah namaNya, Dia tidak pernah berkata: Akulah Yesus, Allah yang menyelamatkan, atau malahan menyatakan siapakah DiriNya yang sebenarnya dan apa tugas perutusanNya. Orang-orang sekampungNya saja tidak tahu dengan baik, mereka hanya mengenal Dia itu sepertinya anak tukang kayu, 'bukankah Ia ini anak Yusuf?' (Luk4 :22)."Menurut kamu, siapakah Aku ini?", tanya Yesus kepada mereka."Mesias dari Allah", jawab Petrus mewakili teman-temannya. Petrus berkata demikian karen…

Kamis XXV, 23 September 2010

Pengk 1: 2-11 +Mzm 90+Luk 9: 7-9"Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan ia pun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati; ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit". Ada perasaan cemas dan kuatir dalam diri Herodes akan kehadiran dan penampilan Yesus, apalagi dengan tidak ada kepastian siapakah Dia itu. Dia pasti orang hebat dan luar biasa! Apakah Yohanes Pembaptis, atau Elia yang terangkat ke surge dalam kemuliaan? Yang jelas Dia adalah seorang dari antara para Nabi yang bangkit dan hadir di tengah-tengah umatNya."Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?", tanya-tanya Herodes pada dirinya sendiri. Dia bersikap dan bertindak demikian, karena sepertinya perasaan bersalah menghantui dirinya: ia telah membunuh Yohanes. Menghabisi nyawa s…

Rabu XXV, 22 September 2010

Ams 30: 5-9 +Mzm 119+Luk 9: 1-6Yesus memanggil kedua belas muridNya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. Yesus tidak hanya pandai menyuruh, tetapi juga memberikan bekal kepada mereka. Perbekalan yang mereka perlukan itulah yang harus dan perlu dibawa, karena itu kata Yesus: "jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju"."Apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ, tetapi kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka", tambah Yesus. Yesus menyuruh mereka pergi, dan tidak meminta mereka bermain tangan besi ataupun mempermainkan perbekalan yang telah diberikanNya. Mereka harus pergi tanpa ikatan apa-apa.Bagaimana dengan pewarta-pewarta sekarang ini? Apa yang mereka bawa, b…

Selasa XXV, 21 September 2010

Pesta Rasul MatiusEf 4: 1-13 +Mzm 19+Mat 9: 9-13Ketika melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, Yesus berkata kepadanya: "ikutlah Aku", maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. Matius mendengar panggilanNya langsung berdiri dan mengikutiNya. Itulah iman yang sejati, hari ini mendengar hari ini juga berdiri dan mengikutiNya. Dan Yesus memanggil Matius karena Dia tahu siapakah Matius itu, Ia memanggilnya, karena itulah kemauanNya, bukan berlandaskan keberadaan ataupun kemampuan si Matius, 'bukan engkau yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih engkau'.Dikatakan Matius langsung mengikutiNya, tetapi di lain pihak ternyata Yesus masih sempat singgah di rumahnya dan makan bersama-sama; mungkin Matius mengadakan acara perpisahan dengan teman-temannya. Diceritakan tadi, 'ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya'. Makan bersama mengandaikan adanya pe…