Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

Minggu XXXI, 31 Oktober 2010

Keb 11:22 – 12:2+2Tes 1:11 – 2:2+Luk 19: 1-10Di kota Yerikho ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil melihatNya karena banyaknya, ia terhalang mereka semua, karena memang badannya pendek.Menarik kali peristiwa ini. Zakheus, sebagai seorang yang kaya dan tidak berkekurangan apa-apa, mempunyai keinginan untuk melihat Yesus; entah kenapa dia mempunyai keinginan semacam itu, tidak diterangkan. de facto, dia mengalami aneka halangan mewujudkan impiannya, yakni karena banyaknya orang yang juga menjumpai Yesus, dia tidak bisa melihatNya; badannya pendek dikatakan tadi, seharusnya dia lebih banyak mempunyai kesempatan untuk cepat menerobos di antara orang banyak dengan badannya yang pendek, tapi mungkin dia kurang gesit dan lincah, apalagi dia pasti takut diomeli banyak orang. Namun dia tidak putus asa, akalnya tetap jalan, karena itu "berlarilah ia mendahului orang banyak, la…

Sabtu XXX, 30 Oktober 2010

Fil 1: 18-26+Mzm 42+Luk 14: 1.7-11Ketika Yesus melihat bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:"kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: berilah tempat ini kepada orang itu, lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah. Sebaliknya, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah; mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: sahabat, silakan duduk di depan, dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain".Ajaran Yesus ini adalah ajaran moral, yang mana Yesus mengajak setiap orang agar tidak mencari pujian dan kehormatan diri, "sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahka…

Jumat XXX, 29 Oktober 2010

Fil 1: 1-11+Mzm 111+Luk 14: 1-6"Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air berdiri di hadapan-Nya"."Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?", tantang Yesus kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu."Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?", tanya kembali Yesus kepada mereka semua. Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, menyelamatkan orang atau membinasakan? Sepertinya mereka belum sampai pada pertanyaan setingkat itu; kemampuan mereka hanya sampai pada 'di hari Sabat orang harus beristirahat dan tidak boleh bekerja!'. "Mereka itu diam semuanya dan mereka tidak sanggup membantahNya".Demikian kita orang, seringkali kita terpaku de…

Kamis XXX, 28 Oktober 2010

Pesta Santo Simon dan YudasEf2: 19-22+Mzm 19+Luk 6: 12-19"Suatu waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah". Yesus memang seorang pendoa ulung. Dia seorang yang suci dan penuh kuasa, dan doa menjadi nafas kehidupanNya. 'Semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah' menyatakan bahwa Yesus memang seorang pendoa!Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:"Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat". Yesus tidak menyebut siapakah mereka itu masing-masing. Orang-orang itulah pilihanNya! Mungkin di antara mereka dan juga orang-orang pada waktu itu sudah tahu benar siapakah Matius dan siapakah itu Simon orang Zelot. Semua …

Rabu XXX, 27 Oktober 2010

Ef6: 1-9+Mzm 145+Luk 13: 22-30"Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?", pertanyaan orang-orang yang mengikuti Yesus. Apakah ada kekuatiran dan ketakutan pada waktu itu tentang keselamatan, sehingga bertanya demikian? Atau malahan semakin menguatkah kerinduan orang-orang akan keselamatan?Jawab Yesus kepada mereka: "berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat". Amat jelas jawaban Yesus. Pertama, tidak banyak orang yang akan menikmati keselamatan kelak, memang besar kerinduan untuk tinggal dalam rumahNya yang kudus, yang indah dan nyaman, 'banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat'. Mengapa begitu? Bagaimana semuanya itu bisa terjadi? Bukankah Dia sang Empunya kehidupan ini menghendaki agar semua orang selamat? Kedua, setiap orang memang diajak untuk berusaha dan berusaha untuk mendapatkan keselamatan itu, semua diundangNya; lagi…

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Ef 5: 21-33+Mzm 128+Luk 13: 18-21Para saudara yang dikasihi Tuhan,Hari ini Yesus mengemukakan dua buah perumpamaan tentang Kerajaan Allah. Pertama, Kerajaan Allah seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon, dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya. Kedua, Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat, sampai khamir seluruhnya.Dari kedua peruumpamaan itu tepatlah pernyataan ini : kecil itu indah. Suatu yang kecil memang sering diremehkan dan tidak banyak mendapatkan perhatian. Buang-buang tenaga dan banyak makan waktuuntuk memperhatikan hal-hal kecil, remeh dan tak berguna, masih ada banyak hal lain yang perlu kita perhatikan, karena memang menguntungkan dan banyak manfaatnya. Namun kecil itu indah, karena ternyata kalau kita berani memperhatikan hal-hal yang kiranya sepele dan tak bermanfaat, ada banyak yang dapat kita pelajari dan memberi makna bagi kehidupa…

Senin XXX, 25 Oktober 2010

Ef 4:32 – 5:8+Mzm 1+Luk 13: 10-17Para saudara yang dikasihi Tuhan,Diceritakan tadi dalam Injil, ketika Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat, dilihatNya ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak. (Pada waktu itu masih kuat anggapan bahwa orang yang sakit itu diakibatkan gangguanroh jahat; dalam peristiwa ini Yesus berinisiatif dan menggunakan bahasa budaya dan pola pikir mereka). Lalu Ia memanggil perempuan itu dan berkata kepadanya: "hai ibu, penyakitmu telah sembuh", dan Ia pun meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah. Semua persitiwa tadi dikomandani langsung oleh Yesus, dan Dia sendiri yang berinisiatif, karena perempuan itu tadi sama sekali tidak mengeluarkan suara untuk meminta sesuatu daripadaNya atau minta disembuhkan. Ia hanya berdiam dan berdiam, dan malahan…

Minggu XXX, 24 Oktober 2010

Sir 35:12-18+2Tim 4: 6-8.16-18+Luk 18: 9-14Para saudara yang dikasihi Tuhan,"Kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan sebuah perumpamaan". Pasti ada sesuatu yang menarik perhatianNya. 'Menganggap diri benar dan memandang rendah semua orang lain' adalah memang sikap yang salah dan kurang tepat dalam hidup bersama. Menganggap diri benar secara otomatis merendahkan orang lain, meremehkan orang lain dan meniadakan orang lain, ia mengabaikan orang lain. Secara moral dan sosial, dia sudah merendahkan martabat orang lain, padahalnya dia mempunyai martabat yang sama. Secara teologis, dia tidak menghormati Allah sendiri yang telah menciptakan laki-laki dan perempuan sesuai dengan gambarNya (Kej 1: 26), meremehkan ciptaanNya yang mulia berarti meremehkan dan menghina sang Empunya ciptaan."Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa", kata Yesus, "yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemun…

Sabtu XXIX, 23 Oktober 2010

Ef 4:7-16+Mzm 122+Luk 13: 1-9Sebuah kecelakaan yang berujung maut sering dilihat oleh banyak orang sebagai peristiwa yang menakutkan, dan kematian orang yang tertimpa kecelakaan itu dianggap sebagai kematian tidak wajar. Kenyataan ini menunjuk bahwa banyak orang tidak menghendaki adanya kematian. Kematian dihindari oleh banyak orang, karena berlawanan dengan kehidupan itu sendiri. Kematian seperti itu merenggut jiwa seseorang, karena banyaknya dosa yang ditanggung orang itu. Kecelakaan menimpa seseorang, karena akibat dari suatu perbuatan dosa. Pendapat ini sepertinya selaras dengan pepatah mens sana in corpore sano, dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat, namun salah kaprah, karena memang bukan seperti itu yang dimaksudkannya.Dalam Injil hari ini, Yesus menegur orang-orang yang berpendapat seperti itu. KataNya: "sangkamu orang-orang Galilea yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan itu lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang G…

Jumat XXIX, 22 Oktober 2010

Ef4:1-6+Mzm 24+Luk 12: 54-59"Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi, dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi", kata Yesus kepada orang-orang yang mengikutiNya, "tetapi kamu, hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini? dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?".Mendengar teguran Yesus kepada orang-orang sejamanNya, saya tertawa karena merasa lucu dengan teguran Yesus ini, bagaimana Yesus sempat mengeluarkan teguran semacam itu. Apakah Yesus tidak mengerti bila menilai jaman itu lebih sulit dibanding dengan menilai rupa bumi dan langit? Bukankah Yesus sudah terbiasa menghadapi kemunafikan orang-orang sejamanNya? Bukankah gerakan bumi dan langit itu penuh kejujuran, mereka hanya bergerak karena hokum alam? Bukankah mereka tida…

Kamis XXIX, 21 Oktober 2010

Ef3:14-21+Mzm 33+Luk 12: 49-53"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!", tegas Yesus kepada semua orang yang mengikutiNya. PenyataanNya ini hendak mengatakan bahwa Yesus hendak membuat suasana dunia ini semakin hidup dan semarak, ada roh-nya, ada kehidupan. Api melambangkan kehidupan dan terang, api mendobrak kemapanan, dan malahan ada sirkulasi kehidupan, ada dinamika, ada demokrasi, ada gairah kehidupan. Untuk itulah semua, Yesus datang, Dia tidak hanya mengalir dalam nafas kehidupan, Dia hendak menggerakkan dunia. Semuanya itu sesuai dengan yang dinubuatkan Simeon ketika dia menimang sang Bayi mungil, katanya" 'sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan, supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang' (Luk 2: 34-35).Yesus malahan memberikan contoh konkrit bagaimana lemparan api ke bumi itu sungguh be…

Rabu XXIX, 20 Oktober 2010

Ef3:2-12+Mzm +Luk 12: 39-48Injil kemarin mengajak kita, agar 'pinggang kita tetap berikat dan pelita tetap menyala', maksudnya adalah supaya kita tetap dalam keadaan berjaga menantikan kedatanganNya. Sikap berjaga yang dimaksudkan di sini adalah hendaknya kita tetap menaruh perhatian kepadaNya, apa yang dikehendakiNya, tetap adanya komunikasi bathin yang intensif antara kita dengan Tuhan Yesus sendiri, dan adanya kerinduan akan kehadiranNya.Perumpamaan yang diberikan Yesus kemarin dipertegasNya kembali dalam perumpamaan hari. 'Hendaklah pinggang kita tetap berikat dan pelita tetap menyala' dikarenakan sang tuan rumah, yakni"Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan". Dia tidak menentukan waktunya datang, Dia akan datang tiba-tiba, dan memang dengan sengaja dibuatnya begitu. Seorang pemilik rumah pun bila tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Tidak seorang pun mau bila rumah kediamannya diporakporanda…