Sabtu XXVI, 2 Oktober 2010

Peringatan para Malaikat Pelindung

Kel 23: 20-23  +  Mzm 91  +  Mat 18: 1-5.10

 

"Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan", kata Tuhan Allah kepada umatNya dalam bacaan pertama tadi. "Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama-Ku ada di dalam dia, tetapi jika engkau sungguh-sungguh mendengarkan perkataannya, dan melakukan segala yang Kufirmankan, maka Aku akan memusuhi musuhmu, dan melawan lawanmu.  Sebab malaikat-Ku akan berjalan di depanmu".

Itulah tugas perutusan yang diemban para malaikat yang mendampingi umatNya, kehadiran mereka menjadi tanda kehadiran Dia sendiri, 'sebab nama-Ku ada di dalam dia' malaikat-malaikat itu.

Injil hari ini menegaskan: "ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini; karena Aku berkata kepadamu: ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga".

Mengapa Yesus menyebut secara khusus hal ini? Bagaimana dengan yang lain, apakah tidak demikian bagi mereka yang sudah dewasa?

Hendaknya kita berani melihat dan memberi kepastian bahwasannya jeritan dan teriakan anak-anak kecil lebih keras dan mengena pada hati Tuhan Allah yang penuh belaskasih; karena memang keberadaan mereka yang lemah dan sungguh-sungguh berpaut kepada Allah yang berbelaskasih; memang mereka tidak bisa berkata-kata sama seperti kita dalam menjerit kepada Tuhan, namun sikapnya yang pasrah dan amat perlunya perlindungan dan belaianNya mendatangkan perhatian dan kasih Tuhan sendiri. Sebagaimana dekapan sang ibu amat diharapkan seseorang anak kecil, di mana dia merasa aman dan terlindungi, merasa hangat dan tenteram dalam pelukan sang ibu, demikian suara lantunan ibu yang lembut dan lirih menenteramkan jiwa, demikian kerinduan mereka akan kasih dan belaian Tuhan Allah sendiri.

Seperti renungan kita dalam pesta Santa Teresia dari Kanak-kanak Yesus, mari kita semakin berani bersikap seperti anak-anak kecil yang selalu berpihak pada Allah yang melindungi. Allah selalu mendampingi dan mendampingi kita dengan para malaikatNya. Orang yang didampingi dan dilindungi itu berarti mendapatkan penghormatan dan perhatian dari yang mendampingi, kiranya baik kalau kita berterimakasih atas pendampingannya dan menikmatinya dengan penuh syukur. Mau merasakan pendampingan para malaikat dan mendengarkan suaranya adalah tanda terima kasih dan syukur kita kepada Tuhan yang berbelakasih.

Ya Tuhan Yesus, senangkali kami bergaul dengan anak-anak kecil, mereka jujur dan polos dalam kata dan tindakannya, mereka bergurau tanpa beban, mereka berlari, mereka melompat, mereka berteriak, dan dengan bebasnya memandang sekelilingnya. Mereka sungguh menyenangkan hati kami. Kiranya Engkau juga kan bergembira dan tertawa, bila melihat kami berkata-kata dan bersikap seperti anak kecil, yang mau mendengarkan suara dan kehendakMu, dan Engkau merasakan sungguh bahwa kami membutuhkan kasih dan perlindunganMu.

Yesus, jagalah kami selalu agar kami dapat bergaul dengan senang dan gembira dalam persaudaran dengan sesame. Amin.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening