Rabu XXXIV, 24 November 2010

Why 15: 1-4  +  Mzm 98  +  Luk 21: 12-19

 

 

Lectio :

Injil hari ini melanjutkan Injil kemarin yang berisikan penegasan bahwa para murid akan mengalami penganiayaan dan penderaan, tetapi di situlah sebenarnya kesempatan bagi mereka untuk bersaksi, dan Yesus sendiri akan mendampingi mereka dalam kesaksian itu.

Lebih dari itu, oleh karenaNya mereka akan dilawan oleh anggota keluarganya sendiri, dan bukannya oleh orang lain, namun barangsiapa bertahan akan beroleh hidup, tegas Yesus kepada mereka.

 

Meditatio :

Kehancuran bait Allah dan peperangan akan terjadi. 'Namun sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena namaKu', tegas Yesus kepada para muridNya. Kehancuran secara material sepertinya sebagai konsekuensi lebih lanjut dari rentetan peristiwa yang akan terjadi, karena perlawanan mental akan dialami terlebih dahulu oleh para murid sebelum terjadinya kerusakan dan kekacauan dunia. Perlawanan mental yang menjadi tantangan utama bagi para muridNya, bukan kekacauan dunia; dan sepertinya semuanya itu harus dihadapi oleh mereka, malahan 'hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi'.

'Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu, sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu', janji Yesus. Dia akan memberikan pembelaan, sebab hanya dalam namaNya ada kemenangan.

'Kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena namaKu'. Dalam namaNya ada kemenangan, tetapi sekaligus oleh karena namaNya ada perlawanan dan kebencian.

Yesus bukan saja memberikan perlindungan kepada mereka, tetapi juga jaminan keselamatan bagi mereka yang tetap berpegang teguh padaNya, sebab kalaupun ada tantangan dan perlawanan, 'tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang, dan bila kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.

Bagaimana gerak langkah kita bila menghadapi perlawanan berkaitan kita menggunakan nama baptisan dan agama Katolik dalam mendapatkan pelayanan dari negara dan pemerintah, dan juga dalam mencari nafkah?

Semua warga negara mendapatkan pelayanan yang sama, tidak ada pembedaan menyangkut agama. Itu pasti jawaban pemerintah dan memang ada hukumnya. Itulah teori dan rumusannya, tetapi amat berbeda dalam kenyataannya. Mereka yang mengikuti arus sosial seperti ini memang perlu kita maklumi, tetapi yang amat irrasional adalah mereka yang mengamininya.

'Tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang, dan bila kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'. Kiranya jaminan Yesus ini dipegang teguh oleh setiap orang kristiani, dan jaminan ini juga akan semakin memacu banyak orang, yang terbiasa berjuang dan berjuang dalam mendapatkan sesuatu, tetapi tidaklah demikian dengan mereka yang terbiasa dalam budaya instant.

 

Oratio :

Yesus, bantulah kami selalu dalam mempertahan iman kepercayaan kami, sebab kepada siapalah kami akan beralih, hanya padaMulah ada hidup dan keselamatan.

Yesus Tuhan, semangtilah kami orang-orang yang lemah ini.

 

Contemplatio :

Siapa takut?

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening