Hari Senin sesudah Penampakan

3 Januari 2011 

1Yoh 3:22 – 4:6  +  Mzm 2  +  Mat 4: 12-14.23-25

 

 

Lectio :

 

Bertobatlah, Kerajaan Allah sudah dekat. Itulah pewartaan Yesus yang melanjutkan dan menyempurnakan pewartaan Yohanes Pembaptis. Dia melengkapi dan menyempurnakan, karena memang Dia dapat melakukan semua itu lebih baik dan agung. Dia mampu mengadakan aneka mukjizat dalam karya pewartaanNya.

 

Meditatio :

 

'Waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.  Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali'.

Yesus meninggalkan kampong halamanNya, pergi menuju Galilea. Dia bukannya pergi ke sembarang tempat, melainkan ke sebuah tempat yang memang sudah dikehendaki oleh Allah sebagaimana disampaikan oleh nabi Yesaya: 'tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain,  yakni bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang'. Dia hanya melakukan apa yang dikehendaki oleh Allah, dan memang di daerah itulah Dia menjadi Terang bagi orang-orang yang diliputi kegelapan, orang-orang yang terbiasa berlaku jahat. Kepada mereka, disampaikan pertobatan yakni dengan berlaku baik dan benar di hadapan Allah. Sang Terang, yakni Yesus Kristus mengajak mereka semua untuk kembali hidup baik sebagaimana kodrat mereka adalah  gambar Allah (Kej 2: 26), kataNya: 'bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!'.

Yesus sepertinya melanjutkan tongkat estafet karya pewartaan sebagaimana telah diawali oleh Yohanes. Yohanes kini ditahan, sehingga tak mampu berbuat banyak; benarlah apa yang dikatakannya sendiri tentang sang Terang itu: 'biarlah Dia semakin bertambah dan aku semakin berkurang', dan karena memang Dialah adalah Allah.  'Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu, dan mereka semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh disembuhkanNya'.

Sesuai dengan pesan akhir tahun 2010 kemarin, banyak orang sekarang ini mencari aneka hal yang menyenangkan dan memang dibutuhkan mereka seperti kesembuhan, ketenangan jiwa, kemapanan hidup sosial ekonomi, keamanan diri; itu wajar dan lumrah. Mereka mencari dan mencari, sebab Kristus sendiri dalam awal pewartaan, sebagaimana dikatakan Injil tadi bahwa Dia datang dan melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu, dan mereka semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan disembuhkanNya. Sekali lagi mereka mencari kemapanan dan kenyamanan diri.

Namun baiklah kita tengok pernyataan Yohanes dalam bacaan pertama yang mengingatkan kita, agar dalam usaha pencarian kemapanan dan keselamatana diri itu mereka berani berpikir kritis, bukan hanya dengan akal budi, melainkan dengan hati. Kata Yohanes:  'janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia', sebab mereka mampu berbuat baik, kata-kata mereka manis dan menawan, dan pewartaan mereka 'disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat' (2Tes 2: 9-10), tetapi semuanya itu adalah tipu daya jahat. Mereka adalah kristus-kristus palsu.

'Kamu berasal dari Allah, anak-anakku', tegas Yohanes tadi 'dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia'. Maka kiranya penegasan Yohanes ini juga menjadi kekuatan bagi kita, karena memang kita beroleh rahmat kasih Allah yang melimpah, Kristus tinggal dan mendampingi kita. Allah mendampingi kita dan Dia tidak menghendaki kita binasa. Keterpautan kita kepada Tuhan Allah, akan mengkondisikan kita menikmati perlindungan dan pendampinganNya. Di sinilah sekali lagi, hati harus berani berkata-kata dan melihat kenyataan hidup, Roh Allah ada di pihak kita, kita akan mengalami bantuanNya kalau memang kita berpaut kepadaNya.

 

Oratio :

 

Yesus Kristus, Engkau datang mengajak semua orang untuk bertobat, karena Kerajaan Allah sudah dekat, bahkan sudah ada di tengah-tengah kami, karena memang kehadiranMu adalah kedatangan Kerajaan Allah yang menyelamatkan. Ajarilah kami, ya Yesus, untuk semakin berani mendekatkan diri hanya kepadaMu, dan membiarkan diri Engkau pimpin dan Engkau kuasai.

Semoga kami pun mempunyai mata hati yang peka untuk melihat kehadiranMu itu, dan bukan yang lain, yang hanya memberikan tipu daya.

 

Contemplatio :

 

Roh Allah ada padaku, dan Dia mengutus aku mewarkan kabar sukacita.

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening