Selasa Masa Biasa I

11 Januari 2011

Ibr 2: 5-12  +  Mzm 8  +  Mrk 1: 21-28

 

 

 

Lectio :

 

Yesus mengajar dengan penuh kuasa, sehingga banyak orang terkagum-kagum kepadaNya. Dan lebih dari itu, kehadiran dan kewibawaanNya ditakuti oleh kuasa kegelapan, mereka lari dari hadapanNya, karena memang mereka tidak mampu menghadapi Dia.

Surat Ibrani merenungkan: semuanya itu bisa dilakukan oleh Yesus, karena memang Dia adalah Allah, yang untuk sementara waktu direndahkan daripada para malaikat, guna menguduskan dan menyelamatkan umatNya.

 

Meditatio :

 

'Mereka takjub mendengar pengajaranNya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat'.

Sebuah pernyataan yang dibuat Markus tentang orang-orang pada waktu mendengarkan Yesus. Semua orang kagum dan terperangah kepadaNya, karena memang Dia tampil penuh wibawa dan memukau, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Memang harus demikianlah seorang imam dan para pewarta sabda, mereka harus tampil sebagai utusan Allah, mereka harus mampu membawa semua orang lebih dekat kepada Allah.

Ada yang terpukau, ada yang ketakutan. Yang ketakutan adalah seseorang yang kerasukan roh jahat. Roh jahat memang berlawanan dengan sang Kehidupan, mereka hanya membinasakan dan membinasakan. Teriak orang itu ketika berhadapan dengan Yesus: 'apa urusanMu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah'. Ketakutan orang ini sekaligus menegaskan Siapakah Yesus yang mengajar dengan penuh wibawa dan kuasa ini. Dia ini adalah orang Nazaret, tetapi Dia ini adalah Yang Kudus dari Allah'.

'Diam, keluarlah dari padanya!', hardik Yesus kepada orang itu. Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.

'Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkanNya: apakah ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintahNya dan mereka taat kepadaNya'.

Ketakjuban orang-orang itu semakin bertambah. Dia tidak saja mampu memukau banyak orang, Dia malahan berkuasa atau kuasa kegelapan, dan mereka lari terbirit-birit ketakutan. Dia tidak membinasakan mereka, karena memang waktunya belum tiba.

Banyak orang kagum kepadaNya, dan memang Dia sungguh-sungguh berkuasa atas hidup. Banyak orang memang belum tahu siapakah Dia ini. Dia, Yesus, 'yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, menerima dengan ikhlas penderitaan maut, dan kemudian dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat', yang semua dilakukanNya bagi semua manusia. Dia pun malahan rela menyebut mereka semua sebagai saudara-saudariNya. Itu adalah kehendak dan kemauan Allah. Itulah yang memang ditegaskan dalam bacaan pertama tadi, surat kepada umat Ibrani, bahwasannya: 'Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara'.

Banyak orang kagum karena kuasaNya, kuasa kegelapan pun takut kepadaNya, maka kiranya tidak salah dan memang tepatlah keputusan kita memilih Dia, dan bukan yang lain. Kiranya juga, seharusnya, menjadi tanggungjawab kita, kalau memang sampai sekarang ini masih banyak juga orang-orang yang belum percaya kepadaNya, masih ada orang-orang yang menolak Dia, bahkan ada orang-orang yang melawan Dia, orang-orang yang percaya kepadaNya pun menjadi sasaran perlawanan mereka.

Kiranya adalah kekurangan kita yang belum sungguh-sungguh menampakan diri sebagai pengikutNya yang setia, yang belum menunjukkan diri sebagai saudara-saudariNya dalam mengejar keselamatan, sehingga sampai hari ini banyak orang yang belum memberi keputusan untuk mengikutiNya. Atau memang, segala karunia indah yang kita terima selama ini tidak kita bagikan kepada orang lain? Kiranya dua refleksi ini mampu menghantar kita untuk membuka lembaran tahun ini dengan penuh semangat dalam mewartakan Kerajaan Allah yang sudah datang dan ada di tengah-tengah kita.

 

Oratio :

 

Ya Tuhan Yesus, Engkau sungguh menakjubkan dan kuasaMu tak terperikan. Buatlah kami ya Yesus menjadi orang-orang yang sungguh-sungguh kagum kepadaMu, terperangai akan kata-kata dan kehendakMu, sehingga kami semakin terpaut kepadaMu dan mengandalkan Engkau dalam setiap langkah hidup kami. Amin.

 

Contemplatio :

Dia sungguh hebat.

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening