Sabtu Masa Biasa V


12 Februari 2011
Kej 3: 9-24  +  Mzm 90  +  Mrk 8: 1-10
 
 
 
Lectio :
 
Yesus memperganda roti untuk orang-orang yang sekitar empat ribu jumlahnya. Yesus memperganda roti, karena Dia tidak tega membiarkan  orang-orang yang sudah mengikutiNya tiga hari lamanya, pulang dalam keadaan lapar tanpa tenaga. Yesus memperganda roti setelah para muridNya merasa tak berdaya menanggapi permintaanNya untuk menyediakan roti.
Yesus mampu membuat segalanya baik adanya, semua orang bisa makan sampai kenyang.
 
Meditatio :
 
'Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini', kata Yesus kepada para muridNya, 'sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan, dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh'.
Bertanggungjawab sungguh Yesus terhadap orang-orang yang mengikutiNya, karena memang selama tiga hari mereka terus mengikuti Dia ke mana Dia berjalan dan mengajar. Kita dapat membayangkannya memang, dan ingat situasinya tidak seperti sekarang ini dengan pelbagai akomodasi yang memungkinkan untuk diperoleh.
'Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?'. Suatu jawaban jujur dari para murid yang melihat jumlah orang sebanyak itu. Tampaknya, 'ada kira-kira empat ribu orang'. Mana mungkin bisa teratasi oleh mereka para murid. Hanya mengandalkan kemampuan mereka, segalanya tidak bisa terjadi
Tanya Yesus kepada mereka: 'berapa roti ada padamu?', jawab mereka: 'tujuh'. Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah; dan Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak. Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan; dan makanlah mereka sampai kenyang. Ia sungguh-sungguh membuat segala-galanya baik adanya. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.
Untuk mendapatkan kebaikanNya, para murid diajak untuk berpikir dan memikirkan. Kita kenakan prinsip yang kita renungkan kemarin: 'orang bijak akan memilih yang membuat segala-galanya baik, bukan hanya untuk saya, untuk kamu dan dia, tetapi untuk semua, omnia omnibus'. Bacaan pertama mengingatkan orang-orang, yang hanya berpikir sesaat dan mendapatkan jalan pintas, akan mendapatkan teguran dari Allah sendiri dan akan kehilangan rahmat indah, yang telah diberikan kepada umatNya. Adam dan Hawa harus meninggalkan keindahan rahmat kasihNya, mereka terusir dari taman Eden. Secara berani Kitab Kejadian merenungkan segala peristiwa yang meletihkan sekarang ini sebagai resiko terhadap perlawanan kasih Allah.
Firman Allah kepada perempuan itu: 'susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu', dan kepada manusia laki-laki itu, kataNya: 'karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu'.
Manusia yang diciptakan sesuai dengan gambarNya dibuat menjadi tak berdaya, namun bukan karena kemauan Tuhan, sampai-sampai 'TUHAN Allah sendiri harus membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka'.
Hari ini kita tetap diajak menjadi orang-orang yang bijak oleh Tuhan Yesus
 
Oratio :
 
Yesus tambahkanlah iman kepercayaan kami kepadaMu, agar kami teguh dalam mengabdi Engkau. Semoga kami tekun dan setia kepadaMu, di tengah-tengah tawaran dunia yang menyenangkan diri. Yesus, bantulah kami yang lemah ini, amin.
 
Contemplatio :
 
Dia membuat segala-galanya baik adanya.
 
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening