Kamis dalam Pekan Suci

21 April 2011
Yes 61: 1-9  +  Why 1: 5-8  +  Luk 4: 16-21
 
 
Lectio :
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
 
Meditatio :
'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'.
Kutipan yang dibaca benar-benar menyatakan siapakah Yesus itu. Dengan gamblang Dia menyatakan tugas perutusanNya. Ia tidak bekerja sendirian, Dia hanya melakukan kehendak Tuhan Bapa di surge. Dia bekerja dalam kasih dan perlindungan Tuhan sendiri,  'Roh Tuhan ada pada-Ku', tegasNya. Segala yang dilakukan Yesus dikerjakan dalam Nama Bapa sendiri, di dalam RohNya.
Dia datang  'untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin';  Dia menyampaikan kabar sukacita, Dia membuka pengharapan bagi setiap orang yang berpegang teguh kepadaNya. Yesus memberi jaminan kepada mereka yang menerima pewartaan, bahwasanya mereka akan mendapatkan anugerah yang luhur dan mulia;  'berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah' (Luk 6: 20).
Dia pun diutus 'untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan', yang tentunya bukan mereka para tawanan kejahatan atau yang terhukum karena korupsi, dan pemakaian obat-obat  terlarang, atau tawanan politik, melainkan mereka yang tertawan dan menjadi hamba-hamba dosa (Yoh 8: 34). Yesus datang ke tengah-tengah umatNya untuk menjadi tebusan bagi semua orang (1Tes  2: 6), dan kematianNya adalah kematian terhadap dosa (Rom 6: 10).
Sukacita dan damai itulah yang dibagikan oleh Yesus, Dia datang dan melimpahkan 'penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'. Dialah memang yang dinantikan banyak orang (Mat 11: 3-6)  dan kedatanganNya menyatakan kehadiran Kerajaan Allah (Luk 11: 20). Dia membuat  segala-galanya baik adanya.
'Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya'. Penyataan Yesus ini menegaskan bahwa segala yang ditugaskan kepadaNya, bukanlah besok atau kelak dilaksanakan, melainkan sekarang juga dan terpenuhi.
'Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa'.
Penegasan Yesus dalam Kitab Wahyu ini sungguh-sungguh menunjukkan bahwa Allah itu Roh, yang mengatasi ruang dan waktu. Karya penyelamatan Allah pun tidak dibatasi oleh ruang dan waktu; karena itu Dia mengundang semua orang dalam perjalanan waktu dan di mana pun mereka berada untuk ambil bagian dalam karya penyelamatan itu. Yesus pun malahan juga mengutus orang-orangNya untuk berani membagikan karya pewartaan itu, sebagaimana Dia pernah mengutus para muridNya pergi berdua-dua. Mereka yang diutusNya itu 'akan disebut imam TUHAN dan akan dinamai pelayan Allah kita' seperti dikatakan oleh nabi Yesaya tadi, dan menyatukan mereka sebagai persaudaraan imami, dan  'menjadikan suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya', tegas Kitab Wahyu juga.
Hari ini adalah kesempatan indah bagi para imam untuk memperbaharui janji imamatnya di hadapan Uskup yang mempersatukan mereka. Kiranya doa Yesus: 'Aku datang bukan untuk melaksanakan kehendaKu, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku', juga menjadi doa setiap imam yang hendak mengabdi Allah dalam perutusan kepada umatNya yang kudus.
 
Oratio :
Yesus, hari ini Engkau menyatakan tugas perutusan yang Engkau emban, membawa kabar keselamatan dan penghiburan bagi mereka yang tertindas. Semoga perutusanMu juga semakin menjadi tugas perutusan kami dalam berbagi kasih dengan sesame.
Yesus teguhkanlah semangat pengabdian kami kepadaMu.
 
Contemplatio :
            'Aku datang bukan untuk melaksanakan kehendaKu, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku'
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening