Rabu Paskah VI

1 juni 2011
Kis 17:22 – 18:1  +  Mzm 148  +  Yoh 16: 12-15
 
 
 
Lectio :
Sabda Yesus : "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku."
 
 
Meditatio :
'Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya'.
Ada banyak hal yang memang belum dikatakan Yesus pada waktu itu kepada para muridNya, mungkin mengingat SDM yang dimiliki oleh para muridNya, juga tuntutan jaman, di mana Yesus tidak menjawab aneka persoalan praksis dan teknis. Penyataan-penyataan Yesus memang tidak menanggapi persoalan-persoalan praksis keseharian, namun tak dapat disangkal perlu adanya pemahaman yang kontekstual dalam jamannya. Maka dalam perkembangan jaman sementara Dia pergi menghadap Bapa, Yesus mengutus Roh KudusNya untuk mendampingi dan meneguhkan umatNya. 'Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang'.
Tugas perutusan Roh Kudus tidak jauh berbeda dengan diriNya; sebagaimana Yesus hanya melakukan kehendak Bapa di surge, demikian juga yang dikerjakan dan diwartakan oleh Roh Kudus. 'Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku'. Segala yang disampaikan oleh Roh Kudus adalah milik sang Putera. Sekali lagi, di sini Yesus menyatakan realitas Tritunggal yang Mahakudus, di sini pula pewartaan sampai akhir jaman dapat kita mengerti, bahwasannya Dia, Yesus, akan tetap hadir dan hadir mendampingi umatNya, yakni dalam kehadiran Roh KudusNya.
Peristiwa Paulus menghadapi orang-orang Atena, yang menyembah 'Allah yang tidak dikenal'  adalah sebuah pengalaman baru. Namun Paulus berani menghadapi mereka dan mewartakan Allah yang dikenalnya. Keberanian Paulus menghadapi semuanya itu, karena memang dia adalah seorang yang mengandalkan kekuatan Roh Kudus. Roh Kuduslah yang membimbing Paulus kepada kebenaran dan berkata-kata tentang kebenaran; dan atas bekal karuniaNya Paulus memperkenalkan Allah yang benar kepada orang-orang Atena, yang belum mengetahui Siapakah Dia Allah itu.
Sejauhmana kita menikmati kehadiran Roh Kudus dalam diri kita? Kita dapat mengatakan bahwa kita sudah mengalami dan tinggal dalam kehadiranNya, bila memang kita telah berani berbagi kasih dalam hidup keseharian, sebab memang itulah buah-buah Roh yang sejati, yang lebih memberi warna hidup daripada yang lain, dan dapat dinikmati oleh orang lain. Kasih itu menyatukan!
 
 
Oratio :
Yesus, penuhilah kami dengan Roh KudusMu agar kami merasakan kehadiranMu sendiri, sebab Engkau selalu memperhatikan dan membimbing setiap orang yang berani berserah kepadaMu. Amin.
 
Contemplatio :
Kuasailah kami dengan RohMu,  ya Yesus.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening