Senin Paskah II

2 Mei 2011
Kis 4: 23-31  +  Mzm 2  +  Yoh 3: 1-8
 
 
 
Lectio :
Ada seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
 
Meditatio :
'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah'.
Penegasan Yesus ini mendapatkan reaksi langsung dari Nikodemus,  yang malam itu datang menjumpaiNya: 'bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?'. Reaksi Nikodemus benar, karena penyataan Yesus memakai istilah profane dan ragawi, padahal bukan hal itu yang dimaksudkan.
'Aku berkata kepadamu', tegas Yesus, 'sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah'. Yesus berbicara tentang pembaptisan. Kucuran air adalah tanda lahiriah, yang dapat dilihat dan dirasakan oleh manusia, atas limpahan Roh Kudus. Pembaptisan adalah penyatuan diri sesorang dalam kuasa Roh Allah yang kudus. 'Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali'.  Setiap orang menyandang kodratinya sebagai ciptaan yang ragawi, dia dilahirkan dari dan dalam daging, akan tetapi dengan dilahirkan kembali dalam curahan Roh Kudus, maka dia menjadi milik Roh Allah dan dikuasai oleh Allah; dia tidak lagi berasal dari dunia, dari bawah, dan kembali ke bawah, melainkan dari atas, dan tidak mati dalam dosa, melainkan kembali kepada Allah (Yoh 8: 21.23-24), karena memang dia telah menjadi milik Allah, dia telah dilahirkan kembali dari air dan Roh, dan oleh karenanya dia dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Orang-orang yang dilahirkan kembali adalah mereka yang disebut anak-anak Allah, dan yang berseru Abba ya Bapa kepada Allah di surge.
'Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh'. Kenapa terjadi semacam ini? Karena orang yang dilahirkan kembali dalam air dan Roh berarti dia hidup dalam bimbingan dan kuasa Roh Kudus, dan tidak dikuasai lagi oleh kecenderungan ragawi. Kita amat terbatas mengenal kemauan yang dikehendaki Roh Kudus Allah!
Tantangan dan rintangan sesame manusia tidaklah membuat takut para murid pada saat itu untuk mewartakan dan mewartakan kabar sukacita. Hanya pada bimbingan dan karya Allah mereka menyandarkan diri dan berani bertindak segala, mereka bertindak ke mana Roh membawa mereka, sebagaimana diceritakan dalam Kisah Para Rasul hari ini. Mereka berseru: 'sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus'. Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.
 
Oratio :
Ya Kristus, teguhkanlah iman kepercayaan kami kepadaMu, agar kami menjadi pewarta-pewarta InjilMu, agar kami dapat menikmati rahmat penebusanMu yang kami terima melalui sakramen baptis.
Yesus, buatlah kami menjadi orang-orang yang dikuasai dan dibina oleh Roh Kudus. amin.
 
Contemplatio :
            Roh Tuhan ada padaku, dan aku dikuasaiNya.
 
 
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening