Senin Paskah V

23 Mei 2011
Kis 14: 5-18  +  Mzm 115  +  Yoh 14: 21-26
 
 
 
Lectio :
Aku berkata kepadamu: "Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu."
 
Meditatio :
 'Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku'.
Penyataan ini berkenaan dengan relasi antara Yesus dan mereka, orang-orang yang mengasihiNya. Sebab memang hanya orang-orang yang mengasihiNya mau mendengarkan Dia dan melaksanakan kehendakNya. Sebab bagaimana mungkin saya akan melakukan kemauan dan perintah orang yang saya lawan dan tidak saya kehendaki? 'Barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya'. Kiranya sabdaNya ini memberi peneguhan dan penghiburan bagi kita untuk semakin berani melaksanakan kehendakNya, sebab sungguh berbahagialah orang-orang yang  hidup dalam limpahan kasihNya dan mendapatkan perhatian daripadaNya. Yesus meneguhkan kita, karena kasih dan cinta kita kepadaNya jauh dari sempurna.
Dikasihi dan diperhatikan oleh Allah itu sungguh-sungguh menyenangkan!
'Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?'.
Pertanyaan Yudas, yang bukan Iskariot ini, sepertinya tidak mendapatkan jawaban. Namun penyataan-balik dari Yesus ini malahan sungguh-sungguh menegaskan kepada para muridNya, kepada kita semua, bahwa Dia akan datang dan menyatakan diriNya, kalau kita mau menaruh harapan kepadaNya, mengasihi Dia dan melaksanakan kehendakNya. 'Aku berkata kepadamu: jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia'. Yesus menyampaikan syarat, karena memang hanya orang-orang yang mengasihi Dia dapat menerima kehadiranNya.  'Barangsiapa tidak mengasihi Aku', dia itulah dunia, dan 'ia tidak menuruti firman-Ku'. Yesus bukannya hendak menyatakan diri, hanya kepada komunitas-komunitas tertentu, Dia hendak menghampiri seluruh umat yang dikasihiNya, hanya saja banyak juga orang-orang yang lebih menyukai kegelapan daripada terang (Yoh 3: 19). Kehendak Allah untuk menyatakan diri diarahkan kepada seluruh ciptaan dan dunia seisinya.
Kasih Allah inilah yang diingatkan oleh Barnabas dan Paulus sebagaimana diceritakan dalam bacaan pertama tadi bahwasannya Allah selalu berusaha mendekatkan diri dan memberi perhatian kepada umatNya. Seru mereka: 'hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing, namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan'. Segala yang baik dan indah itu berasal dari kasih Allah; mereka orang-orang Listra, diajak untuk mengenangkan kebaikan Allah dan berbalik kepadaNya.
Penyataan 'Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia' dapat kita mengerti kalau kita ingat akan sabda Yesus, yang kita renungkan kemarin bahwa Yesus ada dalam Bapa dan Bapa ada dalam Dia. Maka benarlah, Bapa dan Yesus akan menyatakan diriNya, karena 'firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku'.  Segala sesuatu yang disampaikan Yesus, apa yang dilakukanNya adalah kehendak Bapa. (Penyataan Yesus beberapa hari ini menegaskan bahwa Dia ada dalam Bapa dan Bapa ada dalam Dia; 'Aku dan Bapa adalah Satu').
'Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu'.
Kehadiran dan kasih Yesus tidaklah berhenti ketika Dia ditinggikan dan terangkat ke surge, sebab Roh Kudus akan menyertai dan mendampingi umatNya.
Kasih dan kerinduan kita kepadaNya  mengkondisikan kehadiranNya dalam diri kita; juga hanya kasih  yang mampu mendekatkan seorang akan yang lain.
 
Oratio :
Yesus Kristus, buatlah kami semakin hari semakin mengasihi Engkau, yang semuanya bukan untuk keagungan dan kemuliaanMu, yang memang kemuliaanMu sama sekali tidak bertambah karena jasa-jasa kami; sebaliknya kasih dan perhatian kami kepadaMu akan mendatangkan hujan rahmat dalam diri kami.
Hadirlah dalam diri kami, ya Yesus, amin.
 
Contemplatio :
            Aku dan Bapa  akan datang kepadamu dan diam bersama-sama dengan kamu.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening