Jumat Masa Biasa XI

17 Juni 2011
2Kor 11: 18-30  +  Mzm 34  +  Mat  6: 19-23
 
 
 
Lectio :
Kata Yesus kepada para muridNya: 'janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu'.
 
 
Meditatio :
'Di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada'.
Benar memang penegasan Yesus ini. Di mana harta kita simpan, ke arah itulah memang pikiran dan hati kita. Bila kita simpan uang dalam bentuk saham, kita akan rajin melihat indeks saham dan siap bertindak memang, bila indeks tidak menguntungkan. Bila harta kita tersimpan dalam pekerjaan harian kita, maka pikiran dan perhatian kita hanya terarah pada pekerjaan-pekerjaan kita; tak ada waktu untuk keluarga, tak ada waktu untuk makan, yang ada hanya pekerjaan dan pekerjaan. Saya siap lembur!  Kalau harta kita tersimpan  di bangku sekolah, maka hari demi hari, pikiran dan hati kita hanya terarah pada bahan-bahan pelajaran, tak ada waktu lagi untuk bermain, tak ada waktu untuk berdoa, kita hanya belajar dan belajar, ditambah lagi dengan aneka kursus ketrampilan yang menyenangkan orangtua.
'Di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada'. 'Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi', tambah Yesus. 'di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya'. Apakah kita tidak boleh memiliki harta benda? Saya bekerja untuk mendapatkan nafkah. Saya harus berani menabung dan menabung demi masa depan, apakah tidak boleh?
Boleh saja!  Adakah titipan kilat yang mengirim harta benda kita ke surge?
Pesan Yesus tadi hanya mengingatkan kita, agar tidak terbuai dan tenggelam dalam kesibukan keseharian kita; sebaliknya Yesus malahan mengajak kita, agar kita juga berani memberi perhatian pada perkara-perkara surgawi, 'carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah'  (Kol 3: 1), hendaknya kita berani mendengarkan perintah-perintah Yesus yang telah didengarNya dari Bapa (Yoh 15: 15), sang Pencipta alam semesta. Bukankah kita ini hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah (Mat 4: 4), dan bukankah kita ini telah mati dan hidup tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah (Kol 3: 3)? Inilah yang kita nikmati dan mari kita manfaatkan!
Ada baiknya kita berani sekali-kali membuat kalkulasi dan rekapitulasi waktu. Berapa jam kita bekerja atau belajar, berapa jam kita bersendaugurau atau bermain-main, berapa jam kita berdoa atau mendengarkan sabda Tuhan, berapa jam kita tidur atau beristirahat, berapa jam waktu yang kita buang dengan sia-sia? Apakah kita orang-orang yang disiplin waktu? Apakah secara sengaja kita ulur-ulur waktu, karena memang bukankah kita ini orang-orang yang dibutuhkan, atau sengaja memang menyiksa mereka yang menunggu kita?
'Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu'.
Mata memang salah satu organ tubuh yang amat fungsional dalam berkomunikasi dengan dengan dunia luar. Dengan mata kita dapat melihat, memandang, mengamati dan memperhatikan. Kita dapat melihat keindahan dan kejelekan dunia. Namun dengan bantuan nalar dan jiwa (Mrk 7: 20-23), mata dapat memaknai sesuatu indah atau jelek, jahat atau baik, berguna atau tidak, bernilai atau tidak.  Jadi 'jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu'. Ada perhiasan emas yang indah, cahayanya berkilau, bentuknya memikau, harganya tentunya jutaan rupiah mengingat besar dan  beratnya perhiasan ini. Inilah pandangan mata yang baik. Lebih baik lagi, bila aku miliki, sekaranglah saat yang tepat untuk mengambilnya. Inilah pandangan mata yang jahat. 'Mata adalah pelita tubuh'¸karena memang dengan mata kita mampu melihat terang, dan mata yang sama mampu membangkitkan semangat, gelora dan nafsu secara serentak.
Mempunyai tabungan atau harta benda adalah suatu sukacita; memberikan jaminan akan masa depan; semakin besar tabungan seseorang, tak jarang semakin berat pula kakinya untuk melangkah. Baiklah, kita simpan juga harta benda kita di surge, agar tidak termakan ngengat. Itulah pinta Yesus.
          Kiranya Paulus adalah seorang yang setia menyimpan harta benda di surge, sehingga dengan berani dia menganjurkan agar kita mencari perkara yang di atas.
          Namun baiklah kita dengarkan sharing Paulus dalam bacaan pertama tadi, sebagai orang yang hidup hanya untuk Kristus. Apakah aku pelayan Kristus? Tanya Paulus. 'Ya, malahan aku lebih lagi!' tegasnya, 'aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian'.
          Sepertinya, berbeda tempat penyimpanan berbeda laba dan bunganya.
          'Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah dan berbangga atas kelemahanku', tegas Paulus.
 
 
 Oratio :
 
Yesus Kristus, Tuhan kami, ajarilah kami untuk berani selalu memperhatikan kehendakMu yang Engkau nyatakan melalui Kitab Suci dan aneka kegiatan rohani. Semoga kami dengan setia mencari dan mencari Engkau, sehingga pekerjaan kami sehari-hari pun dapat terbantu dan terasa ringan. Amin.
 
Contemplatio :
Simpanlah hartamu dalam surge tinggi.
 
 
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening