Rabu Paskah VII

8 Juni 2011
Kis 20: 28-38  +  Mzm 68  +  Yoh 17: 11-19
 
 
 
Lectio :
Suatu saat  Yesus menengadah ke langit dan berkata: "Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.
Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran".

 
Meditatio :
'Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku'.
Itulah seru  Yesus menengadah ke langit dan berdoa kepada Bapa, bagi para muridNya, bagi kita semua.  'Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci'.
Selama Yesus di dunia, memang mereka semua dalam penjagaan Yesus. Berpuasa pun tidak perlu mereka lakukan, karena hidup mereka dalam kendali Yesus (Mat 9: 15). Yesus sendiri yang menjaga dan meperhatikan mereka; dan semuanya ini dilakukan sebagaimana kehendak Bapa di surge, karena itu Yesus menegaskan bahwa Dia 'memelihara mereka dalam nama-Mu',  agar 'tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa'. Semuanya dikerjakan Yesus sebagaimana dinubuatkan para Nabi dan dengan demikian 'genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci'.
Yesus meminta Bapa sendiri memelihara mereka dalam kuasa RohNya, sebagaimana pernah dijanjikanNya sendiri bahwa Dia akan mengutus Roh Kudus, Roh yang ke luar dari Bapa. Dia meminta Bapa mengutus Roh KudusNya, sebab Dia telah menyelesaikan tugas perutusanNya di atas kayu salib. Kini Dia harus menghadap Bapa. Semuanya ini diminta Yesus demi kebahagiaan para muridNya, dan juga 'supaya mereka menjadi satu'.   'Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka'.
'Ya Bapa, semoga Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat'.
Yesus meminta seperti itu, karena memang para muridNya, kita semua, tetap berada di dunia. 'Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia'. Yesus tahu dan sadar betul bahwasannya akan terjadi perlawanan dunia terhadap para muridNya, bahkan mereka akan berdukacita. Perlawanan dunia karena para muridNya lebih mentaati kehendak dan kemauan Yesus, sang Guru, daripada keinginan dunia.
Dan sepertinya Yesus sengaja tidak mengambil mereka dari dunia, sebaliknya Yesus mengutus mereka ambil bagian dalam karya penyelamatan. 'Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran'. Yesus secara sengaja tidak mengambil para muridNya dari tengah dunia, malahan Dia mengutus  dan memperlengkapi mereka dengan firmanNya. 'Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran'. Sebab dalam firmanNya, kemauan dan kehendak Tuhan Bapa di surge dapat didengarkan orang-orang yang mnerima pewartaan mereka; dan dalam sabdaNya misteri keselamatan itu disampaikan dan diwartakan.
Pemeliharaan, perlindungan dan pengudusan Tuhan sekali lagi tidak bisa diartikan lepas bebasnya seseorang dari pelbagai tantangan kehidupan, sebab dunia pun tidak pernah berhenti melawan dan melawan. Karena itu, kepada para penilik jemaat pengganti para murid secara khusus, yakni mereka yang memang banyak berperan dalam Gereja perdana, dan tentunya kepada kita semua juga, Paulus mengatakan dalam Kisah para Rasul tadi: 'jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri. Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka'.
          Tantangan sekarang pun tak kurang hebatNya. Kiranya ajakan Gereja untuk semakin memohon karunia Roh Nasehat akan memampukan setiap orang untuk berani mendengarkan kemauan dan kehendak Tuhan, berpaut kepada sabda Tuhan Bapa sendiri.
 
 
 
Oratio :
Yesus, kuasailah kami dengan RohMu yang kudus, agar kami yang lemah dalam kemauan namun kuat dalam kenginan daging ini, semakin berani mengutamakan kehendakMu, terlebih bila kami dihimpit oleh aneka tantangan kehidupan, baik dalam keluarga atau lingkungan hidup kami sehari-hari.
Yesus, jadikanlah kami saksi-saksi cinta kasihMu. Amin.
 
Contemplatio :
Yesus, Engkaulah kepercayaanku.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening