Rabu Biasa XIV

6 Juli 2011
Kej 42: 17-24  +  Mzm 33  +  Mat 10: 1-7
 
 
 
Lectio :
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'.
 
 
Meditatio :
Inilah nama kedua belas rasul itu: Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Beberapa dari mereka disebut beberapa kali dalam Injil, seperti Simon Petrus Yakobus dan Yohanes yang diajak ke atas bukit dan memandang dengan mata kepalanya sendiri Yesus yang berubah rupa (Mat 17), Filipus  yang mempertanyakan kepada Yesus bagaimana memandang Bapa (Yoh 14),  Bartolomeus atau Natanael yang dikenal secara khusus oleh Yesus karena kesejatian hidupnya (Yoh 1), Tomas yang terkenal karena keteguhan imanNya untuk melihat Yesus (Yoh 14 dan 20),  Matius pemungut cukai yang berani mengikuti Yesus dan malahan mengundangNya makan bersama-sama teman-temannya (Mat 9),  Andreas, yang disebutkan pernah menghantar Petrus mengenal Yesus (Yoh 1), dan Yudas Iskariot sang pengkhianat, seorang yang mungkin paling terkenal dari antara para murid lainnya. Yakobus anak Alfeus, Tadeus, dan Simon orang Zelot yang tidak pernah disebut-sebut secara khusus.
Yesus memanggil keduabelas muridNya secara istimewa dan mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing dari mereka. Mereka tetap dipilih dan dipilih,  yang menunjukkan kemurahan hatiNya yang tanpa memandang muka. Semua diundang dan diundang untuk mengikuti panggilan dan kehendakNya.  Mereka pun mendapatkan kuasa dan martabat yang sama, tidak dibeda-bedakan.Yesus memanggil mereka dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Kemurahan hati Tuhan Yesus kepada umatNya mengatasi segala, dan malahan sulit dimengerti oleh orang-orang yang percaya kepadaNya.
'Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'.
Itulah pesan Yesus kepada keduabelas muridNya. Sulit kita mengerti memang mengapa Yesus berkata seperti itu. Dia meminta dan memberitahukan bahwa Kerajaan Surga sudah dekat; semua orang diminta untuk bersiap-siap menyambut dan  menerimaNya. Inilah juga yang  memang  dirindu-rindukan banyak orang: kehadiran Kerajaan Surga. Orang-orang yang telah berdosa, yang menjauh dari Tuhan, dipanggilNya; mereka adalah domba-domba yang hilang dari umat Israel, umat yang disayangiNya, umat yang diselamatkanNya. Tuhan Allah tidak menghendaki umatNya binasa dan hilang. Malahan Yesus telah melakukannya terlebih dahulu dan memberikan teladan, ketika Dia memanggil Matius, Dia menyempatkan diri makan bersama para pemungut cukai dan orang-orang berdosa. 'Pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa' (Mat 9: 13).
Penegasan Yesus untuk 'tidak masuk ke dalam kota orang Samaria' hanya sekedar menunjukkan ketegaran hati mereka yang memang menolak keselamatan datang  dan dibawa oleh Seorang Nazareth, yang lahir di Betlehem. Keselamatan datang dan dapat kita nikmati hanya dalam nama Yesus Kristus, Seorang Tuhan yang merundukkan diri di bawah pimpinan keluarga Yusuf dan Maria.
Keduabelas suku Israel yang ditampilkan dalam bacaan pertama ditampakkan kembali dengan keterpilihan keduabelas murid Yesus. Aneka kharakter yang berbeda satu sama lain tetap menjadi pilihan Tuhan dalam karya penyelamatan.
 
 
 Oratio :
 
Ya Yesus,Engkau mengenal kami dengan nama kami masing-masing. Engkau tidak menertawakan kami, malahan mengajak kami untuk berbagi rasa dan berbagi kasih dengan sesame kami. Kami mohon, tambahkanlah iman kami agar kami setia dalam tugas perutusanMu.  Amin.
 
 
Contemplatio :
          Kerajaan Surga sudah dekat.
 
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening