Jumat dalam Pekan Biasa XXV

22 September 2011
Hag 2: 1-10  +  Mzm 43  +  Luk 9: 19-22
 
 
 
 
Lectio :
Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit." Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah." Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
 
 
Meditatio :
'Kata orang banyak, siapakah Aku ini?'.
Atas pertanyaan ini, para murid menjawab: 'Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit'. Para murid menyampaikan rumor yang beredar saat itu, yakni aneka komentar banyak orang tentang Yesus. Mereka semua mengkaitkan peran dan penampilan Yesus dengan tokoh-tokoh Perjanjian Lama. Yesus adalah salah seorang tokoh Perjanjian Allah, yang bangkit dan hidup. Mereka semua tidak bisa memastikan siapakah Yesus itu!
'Menurut kamu, siapakah Aku ini?', tanya Yesus yang secara sengaja diarahkan kepada mereka. Yesus ingin mendengar langsung jawaban mereka, yang memang setiap harinya mereka berkumpul, berbincang-bincang dan bertatapmuka dengan diriNya.
'Mesias dari Allah', sahut Petrus. Yesus membenarkannya, walau tanpa kata-kata pembenaran, malahan Dia melarang keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Yesus tidak membutuhkan pujian dan peneguhan dari mereka semua, Yesus tidak mau diagung-agungkan oleh mereka; Yesus Dia tidak mau menjadi kebanggaan banyak orang, bahwa memang Dia adalah Mesias dari Allah; malahan Dia menegaskan: 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga'. Yesus menunjukkan tugas perutusan yang diembanNya, Dia menyatakan kebenaran. Yesus menunjukkan pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikanNya. Dia datang bukan atas kemauanNya sendiri, melainkan melakukan kehendak Bapa yang mengutusNya.
Kenapa Yesus memberitahukan semuanya ini? Bukankah Dia sendiri yang akan mengalami semuanya itu? Atau memang ada maksud tertentu? Atau malahan Yesus mengingatkan kita semua bahwa kita kelak juga akan mengalami hal yang sama, karena kita adalah para muridNya, dan bukankah Yesus penah mengingat bahwa 'setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku' (Luk 9: 23)?
Bapa di surge mengutus AnakNya sendiri untuk 'menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh', yang memang semuanya itu harus dilewatiNya 'agar Dia dibangkitkan pada hari ketiga'. Bapa tidak menjanjikan segala yang indah dan menakjubkan itu bagaikan durian yang jatuh dari atas; kasih karunia Allah tak jarang harus dinikmati setiap orang dengan terlebih dahulu harus berani berjuang dan berjuang. Anak Manusia menggenapi dan menyempurnakan segala-galanya. Zerubabel dan Yosua bin Yozadak pun harus berani berjuang untuk mendapatkan segala yang indah, sebagaimana dikatakan sendiri oleh Allah melalui nabi Hagai, seperti yang kita dengar dalam bacaan pertama tadi: 'sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut! Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam'.
 
 
 
Oratio :
 
Yesus Kristus, banyak orang semakin mengenal Engkau, karena memang penampilanMu yang mengagumkan dan penuh wibawa. NamunEngkau tidak menggunakan kesempatan itu untuk memegahkan diri, malahan Engkau menegaskan tugas perutusanMu di dunia, dan bahkan mengajak setiap orang untuk mengikuti Engkau
Yesus tabahkanlah dan kuatkan kami dalam memanggul salib kehidupan ini. Amin.
 
 
Contemplatio :
          'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga'
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening