Kamis dalam Pekan Biasa XXV

22 September 2011
Hag 1: 1-8  +  Mzm 149  +  Luk 9: 7-9
 
 
 
 
Lectio :
Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan ia pun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.
 
 
Meditatio :
Herodes gelisah!
Herodes, raja wilayah, merasa cemas dan gelisah dengan kehadiran Yesus. Memang dia belum pernah melihat dan berjumpa dengan Yesus dari muka ke muka, dia hanya mendengar dan mendengar tentang Yesus, Orang Nazaret itu. Sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Mereka semuanya juga masih meraba-raba siapakah Yesus ini. Dia memang orang hebat; mampu mengadakan mukjizat-mukjizat penyembuhan dan pengusiran setan; Dia tidak seperti orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang menduduki kursi Musa, Yesus adalah seorang Guru yang mengajar dengan penuh wibawa dan kuasa.
'Yohanes telah kupenggal kepalanya', tegas Herodes. Dia sepertinya mengenal sungguh Yohanes, karena tindakannya yang kejam, membunuh seorang nabi, yakni Yohanes. Dosa dan kesalahannya membuat Herodes merasa gelisah dan cemas menghadapi kehadiran Yesus dalam hidupnya. 'Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?'; kalau Yohanes saja membuat diriku geram dan sekarang menjadi tak berdaya, apalagi Orang Nazaret ini. Herodes berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus, bukan karena kerinduan hati, melainkan karena kegelisahan hidupnya. Dan kita dapat memprediksi, bila Yohanes saja menjadi sasaran empuk bagi dirinya untuk meluapkan emosinya, untuk melanggengkan kekuasaannya apalagi tentunya Orang Nazaret ini.
Bagaimana dengan kita? Adakah di antara kita yang merasakan kecemasan dan kegelisahan di waktu merasakan kehadiran Yesus di tengah-tengah hidup kita? Mungkin saja bisa terjadi bagi orang-orang yang memang tidak ada perhatian kepadaNya, kepada sang Empunya kehidupan. Tentunya tidak ada di antara kita! Nama Yesus malahan menjadi doa yang menenangkan jiwa, bila kita mengulang-ulang menyebut namaNya. Doa Yesus mengarahkan hati, jiwa dan pikiran kita hanya kepada Allah sang Penyelamat.
Namun tidak dapat disangkal, kalau seandainya pengenalan kita akan Yesus itu belum sempurna; banyak di antara kita mengenal Yesus hanya karena kata orang, kita belum mampu merasakan kehadiranNya, yang semuanya diakibatkan karena ketidakmauan dan keengganan kita untuk mengenalNya secara lebih akrab. Kita hanya dapat mengenal Yesus dengan lebih baik, kalau kita berani mendisiplinkan diri untuk membaca Kitab Suci; sabda dan kehendak Tuhan menjadi perhatian hidup kita. September adalah bulan Kitab Suci, kita semua diajak untuk semakin rajin membaca Kitab Suci. Kita dapat mengenal kehadiranNya dalam peristiwa hidup sehari-hari dan dalam ciptaanNya, kalau memang kita pun sudah pernah mendengarkan sabdaNya, sebagaimana tersurat dalam Kitab Suci. Kepekaan kita mendengarkan dan merasakaan kehadiranNya dalam hidup sesama, kalau memang dia telah mendasari hidupnya dengan rajin membaca Kitab Suci.
 
 
Oratio :
 
Yesus Kristus, pengenalan kami akan Dikau tak jarang terputus-putus, karena memang keengganan kami dalam membaca Kitab Suci. Kami malahan merasa tahu tentang Kitab Suci. Buatlah hati kami menjadi peka, ya Yesus, akan kehadiranMu, dalam diri sesame kami dan dalam ciptaan dengan terlebih dahulu membiasakan diri mendengarkan sapaanMu, sebagaimana termaktub dalam Kitab SuciMu. Amin.
 
 
Contemplatio :
          Bacalah dan renungkanlah ini siang dan malam.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening