Pesta Kelahiran Sant a Maria

8 September 2011
Rom  8: 28-30  +  Mzm 13  +  Mat 1: 18-23
 
 
 
 
Lectio :
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.
Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel, Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
 
 
 
Meditatio :
'…..Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus'.
Kalau kita lihat dalam silsilah tadi, Maria tidaklah masuk dalam urutan orang-orang yang memegang peran penting dalam marga generasi. Yusuflah yang memasukkan Yesus dalam terah Abraham dan Daud. Namun itulah realitas sejarah yang memang harus terjadi dan sulit disangkal dalam program peyelamatan. Maria, yang tidak masuk dalam hirarki sejarah Israel, ternyata harus menempel pada 'Yusuf sang suami, guna mengkondisikan diri untu melahirkan Yesus yang disebut Kristus'.
Maria menempel dalam hirarki sejarah manusia. Ini menunjukkan bahwa Maria memang hanya ada di sekitar hirarki sejarah, dia ikutserta dalam menyambung dan  melanjutkan sejarah manusia  masuk dalam sejarah keselamatan. Keberadaan Maria ikut serta memasukkan Yesus dalam sejarah manusia, demikian juga ada Maria memasukkan sejarah manusia dalam lingkup sejarah keselamatan. Maria ternyata memegang peran amat penting dan harus diperhitungkan dalam perjalanan hidup manusia. Maria tidak tertulis dalam sejarah manusia, tetapi pemegang peran penting dalam sejarah keselamatsan. 'Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu'; inilah saat terjadi perpaduan sejarah yang menentukan antara sejarah manusia dan sejarah keselamatan umat manusia, karena tepat pada saat itulah Yesus Putera Allah memasuki dunia sebagai manusia sama seperti ciptaanNya.
Berkat kehadiran Yesus secara nyata dalam dunia ini, Allah menjadikan kita semua ciptaanNya menjadi umat milikNya sendiri; semua beroleh keselamatan karena Yesus Kristus sang Putera kehidupan. Semua yang indah dan mulia ini terjadi karena Yesus Kristus. Paulus dalam suratnya kepada umat di Roma menuliskan: 'semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya'. Yesus adalah Putera sulung, karena hanya karena Dia semua orang beroleh keselamatan, dan hanya melalui Dia semua orang beroleh keselamatan yang disediakan semenjak semula oleh Bapa di surge (Yoh 14: 6).
Gereja merasa gembira dan bahagia dengan kelahiran Maria yang kita kenangkan pada hari ini. Kelahiran seseorang di tengah dunia membawa sukacita bagi keluarga, khususnya kelahiran Maria yang membuat dunia semakin bersemarak, karena dialah seseorang ikut berperan menyatukan sejarah manusia dalam program dan rencana Allah yang menyelamatkan. Maria tidak diperhitungkan, namanya pun tidak disebut dan memang tidak menentukan dalam sejarah manusia, tetapi dialah seorang perempuan yang ambil bagian dalam usaha yang mengembalikan dunia dan sejarahnya kepada sang Empunya kehidupan.
          Apa yang dapat kita buat? Seperti Maria, kita ambil bagian dalam proses kehidupan ini dalam semangat kasih Kristus, karena memang inilah modal kita kita. Kita telah disatukan dan ditebus oleh darah kebangkitan Kristus. Kita ambilbagian secara aktif dalam hidup menggeraja dan bermasyarakat; kalaupun kita termasuk orang-orang, yang tidak mempunyai nama dan tidak diperhitungkan, kiranya tidak mengurangi semangat kita untuk menikmati hidup yang indah ini. Kiranya kidung Maria menjadi pujian kita kepada sang Empunya kehidupan.
 
 
 
Oratio :
 
Tuhan Yesus, kami bergembira di hari ulangtahun Santa Perawan Maria. Kelahiran dan kehadirannya selalu menyemarakan suasana kehidupan ini. Maria juga membuat bangun orang-orang yang lemah dan papa, yang miskin dan tertindas, yang kecil dan tidak diperhitungkan untuk tampil di dunia. Maria membesarkan Seseorang yang tidak diperhitungkan di Kapernaum menjadi sang Mesias, Penyelamat umat manusia.
Ya Maria, doakanlah kami. Amin.
 
 
Contemplatio :
          'Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu'
 







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening