Pesta Mikhael, Rafael dan Gabriel

29 September 2011
Why 12: 7-12  +  Mzm 138  +  Yoh 1: 47-51
 
 
 
 
Lectio :
Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!" Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!" Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
 
 
Meditatio :
'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia'.
Itulah peneguhan Yesus kepada Natanael yang bangga dan kagum akan pengetahuan Yesus tentang dirinya. 'Guru, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!', inilah kekaguman Natanael terhadap Yesus. Karena memang Yesus ternyata telah mengetahui dan mengenal dirinya, ketika dia berada 'di bawah pohon ara'. Allah memang selalu mendahului umatNya.
'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia', janji Yesus yang tentunya menambah semangat hidup Natanael. Janji Yesus memang selalu memberikan yang terbaik dan terindah, yang semuanya terjadi pada waktu yang tepat, pada saat yang tidak kita sangka-sangka, namun kita rindukan.
'Langit terbuka', karena semua orang akan diijinkan melihat suatu hal yang indah, yang memang selama ini tak pernah dan tak dapat terlihat oleh mata. Langit yang biru, bagaikan pintu gerbang yang tertutup rapat, tak ada cela sedikitpun untuk melihat sesuatu.  'Malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia', semua malaikat melayani Anak Manusia, karena memang Yesuslah Pewaris takhta Kerajaan Allah, Dialah sang Empunya kehidupan yang menjadi sama seperti ciptaan, yang paling dikasihiNya. Allah yang pernah menjadi Anak Manusia kini bertakhta di surga mulia, para malaikat ciptaanNya sujud menyembah dengan segala hormat dan pujian. Semuanya ini dikerjakan oleh Bapa berkat darah Anak Domba. Bacaan pertama menegaskan tadi: 'sekarang telah tiba  keselamatan dan kuasa  dan pemerintahan Allah kita,  dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya,  karena telah dilemparkan ke bawah  pendakwa saudara-saudara kita,  yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.  Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba'.
Hari ini adalah pesta Malaikat Rafael, Mikhael dan Gabriel, ketiga malaikat besar yang sering muncul dalam Kitab Suci, baik dalam Perjanjian Lama ataupun Perjanjian Baru. Kalau Gereja hari ini merayakan mereka, karena mereka itu bagaikan tangan kanan Allah sendiri yang hadir dan menampakkan diri dalam kepemimpinan umat yang dikasihiNya. Para malaikat adalah salah satu wujud nyata kehadiran Allah yang mendampingi dan melindungi umatNya. Perayaan para malaikat, yang memang disebut secara khusus, malaikat Rafael, Gabriel dan Mikhael, yang mewakili kumpulan para malaikat, tidak lain dan tidak bukan, adalah perayaan akan kasih Allah kepada umatNya. Kehadiran para malaikat menegaskan bahwa Allah mencintai umatNya, Dia menjaga dan melindungi umat yang dikasihiNya.
Tidak perlu kita meperdebatkan wujud nyata dari para malaikat, sebab memang mereka hanya wujud tampak lahiriah dalam diri umatNya; kiranya yang lebih penting adalah kasih Allah yang ditampakkan dalam kehadiran Allah itulah yang harus kita renungkan dan kita rindukan dalam hidup kita.
 
 
Oratio :
 
Yesus, Engkau menyatakan kahadiranMu secara nyata dalam wujud para malaikat, mereka selalu mendampingi dan melindungi kami, mereka mewartakan kabar sukacitaMu. Semoga dengan pesta hari ini, kami semua Engkau sadarkan akan peran kasihMu dalam diri setiap orang.
Ya para Malaikat yang kudus, hantarlah kami selalu untuk setia sampai menuju rumah Bapa surgawi. Amin.
 
 
 
Contemplatio :
       Guru, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening