Pesta St.Simon dan St.Yudas

28 Oktober 2011
Ef 2: 19-22  +  Mzm 19  +  Luk 6: 12-19
 
 
 
 
Lectio :
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.
Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
 
 
Meditatio :
'Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah'.
Penyataan Tuhan Allah melalui rasul Paulus sungguh-sungguh meneguhkan kita. Paulus, dalam suratnya kepada umat di Efesus, sebagaimana kita lihat dalam bacaan pertama tadi, menegaskan: kita diperhitungkan dan disahkan sebagai 'kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah'. Kita mendapatkan kepastian akan keberadaan kita; kita berada di mana, sekarang kita sudah mengetahuinya. Kita berada dalam sebuah komunitas 'yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru'. Rasul yang mana? Mereka adalah orang-orang pilihan Yesus sendiri, yakni: 'Simon Petrus dan Andreas, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot', sebagaimana kita dengarkan dalam Injil tadi. Kita dijadikan satu komunitas, satu keluarga atas dasar iman para Rasul, di mana Kristus sendiri sebagai Kepala.
Paulus menambahkan: 'di dalam Kristus tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan; di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh'. Inilah kemauan baik Allah kepada kita umatNya, orang-orang yang dikasihiNya. Keterpilihan kita oleh Kristus, bukan karena kebaikan kita, melainkan hanya semata-mata kasih Allah; bukan pula karena jasa-jasa baik para Rasul, kita ingat saja: Petrus, Yakobus dan Yohanes, terlebih Yudas Iskariot, tetapi sekali lagi hanya karena hati Yesus yang penuh cinta kasih, mereka terpanggil dan terpilih.
Injil tadi juga menceritakan, ketika 'Yesus bersama para Rasul turun dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan'.  Para Rasul tidak disebutkan peranan mereka masing-masing, pasti mereka tidak berdiam diri, tetapi kiranya tetap menjadi pemahaman kita bahwa semua orang datang dan datang hanya ingin berjumpa dengan Yesus, Mesias; sebab hanya dalam Dia, ada keselamatan
Demikian juga, santo Yudas Tadeus dan Simon Zelot yang kita rayakan pestanya hari ini. Mereka berdua adalah orang-orang nasionalis, orang-orang yang berkecimpung dalam dunia politik; kita pasti tahu kemana pikiran dan hati orang-orang  yang turun dalam dunia politik, ada kuasa ada harta. Demikian juga, kedua murid melihat Yesus sebagai seorang tokoh yang sungguh-sungguh diharapkan dan memang mampu tampil sebagai seorang Pemimpin, seorang Mesias bangsa. Namun sebaliknya, berkat pergaulan dengan Yesus, yang hari demi hari mereka lakukan, entah dalam pembicaraan, bekerja, berdoa dan makan bersama, mereka berubah dan mengenal Yesus benar-benar sebagai Mesias yang datang membawa kabar sukacita dan keselamatan.
 
 
Oratio :
 
Yesus, kami bersyukur kepadaMu, karena Engkau telah menyatukan kami sebagai GerejaMu yang satu, kudus, katolik dan apostolik. Buatlah kami, ya Yesus, semakin menghayati panggilan luhur itu, dan terlebih menjadi sarana keselamatan bagi dunia, sebagaimana diteladankan oleh para RasulMu.
Santo Simon dan YudasAmin.
 
 
Contemplatio :
          Pergilah dan wartakanlah Injil.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening