Rabu Pekan Biasa XXIX

19 Oktober 2011
Rom 6: 12-18  +  Mzm 124 +  Luk 12: 39-48
 
 
 
 
Lectio :
Suatu hari berkatalah Yesus: "Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."
 
 
Meditatio :
'Hendaklah kamu siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan'.
Siap sedia menyambut kehadiran Kerajaan Allah adalah tugas setiap orang yang percaya kepada Kristus. Kesiapsiagaan seseorang untuk menyambutNya berarti adanya kerinduan hatinya untuk menikmatiNya; dan kedatanganNya di waktu yang tidak disangka-sangka, secara sengaja dimaksudkan agar setiap orang tetap merindukan dan merindukanNya. Merindukan akan kehadiranNya adalah syarat mutlak dan langkah awal bagi setiap orang untuk menikmati Kerajaan Allah; tanpa adanya kerinduan hati untuk menikmatiNya, kehadiranNya memang tidak akan dapat dirasakan oleh siapapun. Inilah kiranya intense pertama dan utama dari pesan Yesus sendiri  agar kita 'selalu siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak disangka-sangka'.
Orang yang siap sedia berjaga-jaga atas kedatanganNya akan mendapatkan upah yang begitu mulia. Kerajaan Allah adalah milik Kristus Tuhan, Dialah Empunya sang kehidupan. Orang itu akan menjadi pemilik Kerajaan Allah, dia akan dipercayai oleh Tuhan, sebagaimana dalam perumpamaan Injil hari ini, menjadi 'pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya, menjadi pengawas segala miliknya', bila memang dia didapati oleh tuannya sedang melakukan tugasnya, ketika tuannya itu datang, yakni dia sedang berjaga-jaga sampai tuannya datang. Inilah berkat bagi orang-orang yang selalu berjaga-jaga, orang-orang yang selalu merindukan kedatangan Kerajaan Surga!
Sebaliknya, ketidakmujuran, kutuk dan bahkan kebinasaan akan dialami oleh orang-orang yang tidak setia akan kedatanganNya, yakni mereka yang 'jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk'. Kesetiaan akan janji Allah mendatangkan keselamatan, tetapi tidaklah demikian bagi mereka yang mencari kepuasan diri dan bertindak jahat terhadap sesame. Mereka memang  tidak merindukan Kerajaan Allah. Kebinasaanlah yang diperoleh mereka.
Penyataan Yesus amatlah tegas! Kita harus memilihnya salah satu.
Kita yang hidup di jaman sekarang ini, tidaklah seperti mereka yang hidup sejaman dengan Yesus. Kita sudah mengenal keseluruhan dari rangkaian program keselamatan yang telah dikerjakan oleh Yesus, bahkan kita telah menerima rahmat penebusan karena kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Kita pasti tahu mana yang harus kita pilih, apa yang harus kita lakukan. Kita tahu dengan pasti arti lampu merah, hijau dan kuning dari traffic light yang kita temui di setiap pertigaan atau perempatan jalan.
          Yesus mengingatkan: 'seorang hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan'. Mereka yang tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, tetap mendapatkan hukuman, karena memang setiap orang telah mendapat karunia yang indah, yakni suara hati, akal budi dan kehendak bebas, mempunyai kemampuan untuk melihat, merasakan dan memilih apa yang baik dan indah, yang berguna bagi kemapanan hidupnya. Ketidakmauan seseorang memilih yang terbaik bagi hidupnya mendatangkan resiko.
          Ingat, 'setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'.
          Paulus pun dalam bacaan pertama mengingatkan kita, katanya: 'hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana,  janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. Bukankah kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran'.
 
 
Oratio :
 
Ya Yesus, bantulah kami menjadi hamba-hamba yang baik lagi setia, hamba-hamba yang siap sedia kan kedatanganMu. Semoga kami semua kedapatan setia sampai akhir hidup kami untuk selalu merindukan kehadiranMu yang menyelamatkan. Amin.
 
 
Contemplatio :
          'Hendaklah kamu siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan'.
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening