Sabtu Pekan Biasa XXXII

12 November 2011
Keb 18: 14-16; 19: 16-19  +  Mzm 105  + 
Luk 18: 1-8
 
 
 
Lectio :
Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun. Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."
Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
 
 
 
Meditatio :
Hendaknya kita selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Harapan inilah yang disampaikan Yesus kepada kita semua, yang percaya kepadaNya. Kita diminta untuk berdoa dan berdoa kepadaNya. Keberanian berdoa tanpa kunjung henti tentunya akan menghasilkan banyak buah, sebagaimana dicontohkan dengan 'seorang janda yang berani datang kepada hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun. Hakim itu pun luluh dan membenarkan dia'. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, there is will there is way.
Kalau hakim yang lalim itu luluh karena permintaan janda miskin itu, 'tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya? dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka'. Itulah penegasan Yesus kepada orang-orang yang berani berdoa dan berdoa kepadaNya.  Maka 'mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya' (Mat 7: 7-8.11).
Berdoa kepada Tuhan mendatangkan berkat dan rahmat, maka berbahagialah orang yang dengan rajin dan tekun berkanjang dalam doa. Pemazmur, sebagaimana kita kutip dalam perayaan Ekaristi hari ini, memuji bahagia mereka yang menggunakan kesempatan untuk berani berkanjang dalam doa.'Bernyanyilah bagiNya, bermazmurlah bagiNya, percakapkanlah segala perbuatanNya yang ajaib! Bermegahlah di dalam namaNya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!  Carilah TUHAN dan kekuatanNya, carilah wajahNya selalu!'.
Allah memberi akal budi dan kehendak bebas, di mana Allah sendiri tidak berkeinginan untuk menariknya kembali. Allah pun mengenal segala kemungkinan yang bisa terjadi dalam diri umat yang dikasihiNya; dan Allah membiarkan semuanya itu berjalan, Dia tidak pernah bertindak dengan tangan besi agar seluruh ciptaanNya takut kepadaNya. Kiranya baik juga, kalau kita membangkitkan pertanyaan yang pernah diajukan Yesus kepada semua orang yang percaya kepadaNya: 'jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?'.
Ada baiknya kita sebagai orang-orang yang mau merasakan kebaikan dan kemurahan hatiNya berani mengangkat tangan dan berseru kepadaNya dengan suara keras: 'ada Tuhan. Ini saya!'. Selama ada iman, kita akan selalu melambungkan doa dan ucapan syukur.
 
 
 
Oratio :
 
Yesus Kristus, Engkau mengundang kami untuk berani berdoa dan berdoa kepadaMu. Sebab dengan berdoa,  berarti memberi perhatian kepadaMu, dan sebaliknya karena kami juga memang membutuhkan bantuan dan pertolonganMu. Yesus, buatlah kami orang-orang yang setia dalam doa.
Santo Yosafat doakanlah kami. Amin.
 
 
Contemplatio :
          'Jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?'.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening