Sabtu Adven II

10 Desember 2011
Sir 48: 1-11  +  Mzm 80 +  Mat 17: 10-13
 
 
 
Lectio :
Kata murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?" Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka."
Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.
 
 
 
Meditatio :
'Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka'.
Penegasan Yesus kepada para muridNya tentang Yohanes Pembaptis yang memang disebut sebagai Elia baru. Dia sudah datang dan ada di tengah-tengah mereka, tetapi mereka tolak dan mereka lawan. Karena apa? Karena tidak sesuai dengan pikiran dan kemauan mereka. Kehebatan dan keagungan seorang Utusan Tuhan ingin mereka tentukan. Mereka lupa akan Elia yang sesungguhnya. 'Nabi Elia bagaikan api, yang perkataannya laksana obor membakar. Atas firman Tuhan langit dikunci olehnya, dan api diturunkannya sampai tiga kali. Betapa mulialah engkau, hai Elia, dengan segala mujizatmu, dan siapa boleh bermegah-megah bahwa sama dengan dikau? Berbahagialah orang yang telah melihat dikau, dan yang meninggal dengan kasih mereka, sebab kamipun pasti akan hidup pula'
'Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka', tegas Yesus. Mereka semua mengharapkan keselamatan. Mereka semua mengharapkan kedatangan seorang Mesias. Namun mereka membuat konsep Mesias seturut pikiran dan kemauan mereka sendiri. Mudah kali kita membatasi gerak langkah seseorang sebagaimana kemauan kita sendiri. Namun baiklah, janganlah kita membatasi ruang gerak Tuhan Yesus sang Empunya kehidupan ini. Tuhan Yesus lebih pandai dari kita umatNya!
Kita pun adalah orang-orang yang menantikan Mesias yang akan membawa mahkota keselamatan. Masihkah kita juga bertindak seperti orang-orang Israel dahulu? Kita hanya diminta untuk berani berjaga-jaga dan menyambutNya dengan penuh kerinduan.
 
 
 
Oratio :
 
Ya Tuhan Yesus, semoga kami semakin bersemangat dalam menantikan kedatanganMu, sebagaimana diteladankan Elia dalam mempersiapkan jalan bagiMu.  Amin.
 
 
Contemplatio :
          'Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka'.
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening