Selasa Adven III

13 Desember 2011
Zef 3: 1-2.9-13  +  Mzm 34  +  Mat 21: 28-32
 
 
 
Lectio :
Suatu hari Yesus mengajar para muridNya, kataNya: "apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir."
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
 
 
 
Meditatio :
'Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?'.
Sebuah perumpamaan yang disampaikan Yesus kepada para muridNya, yang memang menuntut jawaban. 'Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur', pinta seorang ayah kepada kedua anaknya. Yang sulung menjawab: baik, bapa, tetapi ia tidak pergi; sebaliknya anak yang kedua menjawab: aku tidak mau, tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. Anak kedua adalah orang yang dibenarkan, karena melakukan kehendak ayahnya.
Demikian juga, tegas Yesus kepada mereka: 'pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah'. Memang mereka adalah orang-orang yang semenjak awal menolak untuk hidup baik. Mereka disebut orang-orang berdosa, tetapi kenyataannya mereka adalah orang-orang yang dibenarkan Allah, bukan karena perbuatan dan tindakan mereka, melainkan karena mereka percaya kepada 'Yohanes yang datang untuk menunjukkan jalan kebenaran'. Mereka dibenarkan dan diselamatkan karena kepercayaan mereka kepada jalan kebenaran yang disampaikan Yohanes. Sebaliknya kamu: 'meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya'. Orang-orang diselamatkan bukan karena perbuatan baik mereka, melainkan karena kepercayaan mereka kepada Tuhan; dan pertobatan semakin menghantar mereka kepada pengenalan akan keselamatan itu.
Orang-orang yang kembali kepada Tuhan, yakni mereka yang bertobat kepadaNya memang akan beroleh rahmat dan berkat. Bukannya mereka harus menanggung hukuman karena perbuatan jahat yang telah mereka lakukan, malahan sebaliknya mereka mendapatkan pelbagai hal yang indah dan mengagumkan. Hal itulah yang diungkapkan dalam bacaan pertama tadi: 'pada hari itu engkau tidak akan mendapat malu karena segala perbuatan durhaka yang kaulakukan terhadap Aku, sebab pada waktu itu Aku akan menyingkirkan dari padamu orang-orangmu yang ria congkak, dan engkau tidak akan lagi meninggikan dirimu di gunungKu yang kudus. Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN, yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya'. Pertobatan mendatangkan berkat dan karunia.
Demikian juga di masa Adven ini, kita pun diajak untuk semakin berani bertobat, agar segala dosa dan kesalahan kita tidak diperhitungkanNya, sehingga kita dapat menyambut Dia yang akan datang dalam kemuliaan.
 
 
 
Oratio :
 
Yesus Kristus, buatlah kami menghayati kata-kata yang kami ucapkan, terlebih-lebih kata-kata iman kepercayaan dan kesanggupan kami kepadaMu, kata-kata sembah bakti dan pujian kami kepadaMu, sebab mudah kali kami mengatakan kata-kata yang indah, tetapi berat dan lamban untuk melaksanakannya. Yesus teguhkanlah iman kami kepadaMu. 
Santa Lusia doakanlah kami agar semangat dan gelora kemartiran semakin tertanam dalam jiwa kami. Amin.
 
 
Contemplatio :
          'Pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah'.
 
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening