Jumat Masa Natal, 6 Januari 2012

1Yoh 5: 5-13  +  Mzm 147  +  Mrk 1: 7-11
 
 
 
 
Lectio :
Inilah yang diberitakan Yohanes Pembaptis: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."
Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."
 
 
 
Meditatio :
'Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasutNya pun aku tidak layak'.
Pernyataan Yohanes benar-benar menampakkan kerendahan hatinya. Yohanes menyatakan sungguh bahwa Dia yang akan datang itu benar-benar berkuasa atas kehidupan, Dia agung dan mulia. 'Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus', tegasnya. Makna pembaptisan yang diberikan oleh Dia sungguh-sungguh  bernilai. Roh Kudus sendiri yang akan memperbaharui setiap orang yang hendak menerima baptisanNya.  Pembaptisan Yohanes adalah karya dan tindakan seorang manusia yang berseru-seru di padang gurun luruskanlah jalan bagi Tuhan, seorang yang 'memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan' (Mrk 1: 6), sedangkan baptisan Dia yang akan datang adalah baptisan Tuhan Allah sendiri, sebab Dia adalah Allah yang menjadi Manusia, dan Roh Kudus Allah sendiri yang menjadi urapan bagi mereka yang menerimanya.
'Engkaulah AnakKu yang Kukasihi, kepadaMulah Aku berkenan', tegas Suara dari surge tinggi, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Bapa Tuhan Allah, sang Empunya kehidupan. Dia yang datang itu bukan Orang sembarangan, Roh Allah hinggap di dalam Dia. Dia itu sungguh-sungguh Anak Allah (Yoh 1: 33-34). Inilah kesaksian Yohanes ketika Yesus dari Nazaret di tanah Galilea dan meminta diriNya dibaptis di sungai Yordan. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atasNya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: 'Engkaulah AnakKu yang Kukasihi, kepadaMulah Aku berkenan'. Dia Bapa di surge yang mengutusNya menyatakan keberkenananNya.
'Engkaulah AnakKu yang Kukasihi, kepadaMulah Aku berkenan'. Inilah  kesaksian yang diberikan Allah tentang AnakNya. Memang 'kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat', tegas Yohanes dalam bacaan pertama. 'Barangsiapa menerima kesaksian ini, yakni bahwa Yesus adalah  Anak Allah, ia memiliki hidup, hidup yang kekal'.  Penegasan ini sungguh-sungguh meyakinkan kita: hendaknya kita hanya percaya kepada Dia, Yesus Kristus, yang datang ke dunia sebagai Manusia, dan bukan kepada yang lain; bukan kepada para nabiNya, tetapi kepada Allah sendiri yang menjadi Manusia, sama seperti kita, yang baru saja kita rayakan kelahiranNya di palungan, Dialah Yesus Kristus. Natal adalah perayaan iman! Perayaan Natal menumbuhkembangkan iman.
 
 
 
 
Oratio :
 
Yesus Kristus, Engkaulah Allah yang menjadi Manusia. Teguhkanlah, ya Tuhan, iman kepercayaan kami, agar kami kedapatan setia kepadaMu.  Ya Yesus, hanya kepadaMulah,  aku percaya. Amin.
 
 
Contemplatio :
          'Engkaulah AnakKu yang Kukasihi, kepadaMulah Aku berkenan'.
 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening