Jumat Paskah IV, 4 Mei 2012

Kis 13: 26-33  +  Mzm 2  +  Yoh 14: 1-6

 

 

 

 

Lectio

 

Suatu hari Yesus berkatalah Yesus kepada para muridNya: 'janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."

Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

 

Meditatio:

 

'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup'.

 

Penyataan Yesus ini pernah diungkapkan kepada banyak orang (Yoh 5: 24). Tidak semua orang memang langsung mengerti; sebaliknya ada keraguan, ada kegelisahan dan kebimbangan, minimal tentang Yesus sendiri (Yoh 10: 22-30). Itulah yang kita renungkan  di hari Selasa kali lalu. Hari ini Yesus menegaskan kembali kepada para muridNya, kepada kita semua, kataNya: 'janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku', sebab memang Bapa ada dalam Aku dan Aku ada dalam Bapa. Bapa dan Aku adalah satu.

'Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal'. Inilah hidup kekal, yang dilukiskan dengan tinggal bersama dalam rumah Bapa. 'Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu'. Yesus tidak membohongi kita. 'Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada'. Yesus Tuhanlah yang memang menghendaki agar semua orang beroleh selamat dan tidak ada satu pun yang binasa. Yesus menghendaki agar di tempat di mana Dia berada, kita pun berada bersamaNya. Dia pergi menyiapkan tempat, karena memang peristiwa itu tidaklah terjadi sekarang ini, esok di kemudian hari kita akan berkumpul bersama.

'Ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ', tegas Yesus. Bukan berarti pada waktu itu mereka sudah tahu benar jalan yang dimaksudkan Yesus. Memang banyak murid bergaul dengan Yesus masih sebatas pengalaman inderawi mereka. Apakah memang seharusnya mereka para murid sudah tahu, sehingga Tomas tidak bertanya 'Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?'. Para murid pada waktu itu, sama seperti kita,  lebih mengutamakan pengalaman inderawi; wajarlah kalau memang mereka belum mengetahuinya.

'Akulah jalan, kebenaran dan hidup', tegas Yesus, 'tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Inilah alasan mengapa setiap orang diminta percaya kepadaNya. Yesus menyatakan diriNya bukan untuk mencari popularitas. Dia menyatakan diriNya hanya demi keselamatan umat manusia. Tuhan Yesus menyatakan diriNya sebagai jalan, kebenaran dan hidup, karena memang hanya Dia Tuhan yang mampu menyelamatkan. Menolak Allah yang menyelamatkan berarti menolak tempat, yang ada di rumah Bapa di surge. Namun hendaknya harus dimengerti: menikmati kehadiran Allah berarti harus terlebih dahulu menerima Allah sang Empunya kehidupan dan keselamatan.

Bagaimana dengan banyak orang yang tidak mampu melihat Yesus sebagai sang Penyelamat dunia? No problem, kata orang sono. Yesus datang tidak untuk menyelamatkan komunitas-komuntas tertentu. Yesus datang ke dunia hendak menyelamatkan seluruh umat manusia, tanpa terkecuali. Allah menyelamatkan seluruh umat yang diciptakan sesuai dengan citraNya. Kiranya yang patut kita syukuri, dan hendaknya menjadi keuntungan bagi kita dan setiap orang yang mampu melihat kehadiran Allah secara nyata dalam diri Anak Manusia.

Berita itulah yang disampaikan para murid dalam mewartakan keselamatan dalam bacaan pertama; kata mereka: 'saudara-saudaraku, baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita. Dan kami sekarang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah memperanakkan Engkau pada hari ini'.

Bersyukurlah mereka yang percaya kepadaNya, karena mereka akan beroleh rahmat dan berkat.

 

Oratio :

 

Ya Yesus, Engkaulah Jalan, Kebenaran dan Hidup,  tanpa Engkau tidak ada orang yang dapat sampai kepada Bapa. Ini semua kami yakini, karena memang Engkaulah Allah yang datang ke dunia hendak menyelamatkan kami manusia. Engkau mencintai kami, maka Engkau datang ke tengah-tengah kami. Maka bantulah kami ya Yesus, agar kami semakin mampu menikmati karya cinta kasihMu ini dalam hidup kami sehari-hari. Amin.

 

 

 

Contemplatio :

          'Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup'

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening