Jumat Paskah V, 11 Mei 2012

Kis 15: 22-31 + Mzm 57 + Yoh 15: 12-17




Lectio :

Yesus kepada para muridNya: 'inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."





Meditatio :

'Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu', pinta Yesus kepada para muridNya. Kasih yang dilimpahkan olehNya akan sungguh dapat dinikmati, bilamana kita juga berani membagikannya kepada orang lain. Kita akan merasakan kemampuan kita untuk bermain gitar kalau memang kita mau membagikannya kepada orang lain. Dia harus berani berkurban agar orang lain hidup; biarlah dia semakin bertambah besar dan aku sendiri semakin berkurang.

Inilah yang memang langsung dipraktekkan para Rasul dalam karya pewartaan dalam Gereja perdana, sebagaimana dikatakan dalam bacaan pertama tadi: 'dengan bulat hati kami telah memutuskan untuk memilih dan mengutus beberapa orang kepada kamu bersama-sama dengan Barnabas dan Paulus yang kami kasihi, yaitu dua orang yang telah mempertaruhkan nyawanya karena nama Tuhan kita Yesus Kristus'.

'Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku', tegas Yesus. Apa yang didengar dari Bapa itulah yang disampaikan kepada kita para muridNya. Yesus tidak merahasiakan segala kemauan Bapa kepada kita. Yang didengar dari Bapa itu agar kita hidup dalam kasih, sebagaimana kasih Bapa kepada Putera, demikianlah hendaklah kita tinggal dalam kasihNya.

'Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu; Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap'. Semua ini disampaikan Yesus, karena memang inilah kemauan Bapa di surga, kemauan Yesus sang Empunya kehidupan. Yesus tidak hanya menghendaki agar kita selamat, tetapi agar kita juga membagikannya kepada orang lain. Inilah menghasilkan banyak buah yang dimaksudkan Yesus; buah-buah itu bisa dinikmati oleh banyak orang.

'Inilah perintah-Ku kepadamu: kasihilah seorang akan yang lain', tegas Yesus sekali lagi. Saling mengasihi memang menjadi prasyarat dalam hidup bersama, yang memang diawali di tempat di mana kita berada. Kasih yang sempurna itu berasal dari tempat di mana kita berada, dan barulah mengalir ke luar ke mana Roh Allah memimpin. Adalah kebohongan luar biasa, bila kita dapat bergaul dengan banyak orang, tetapi dengan teman dan saudara satu rumah atau satu komunitas, kita tidak bertegur sapa, mendiamkan satu sama lain. Relasi mati suri. Kasih persaudaraan dimulai dari keluarga dan komunitas di mana kita berada. Kiranya hidup berkomunitas yang sekarang ini banyak digandrungi pelbagai kelompok, hendaknya menjadi bukti nyata dan wujud dari kasih terhadap sesame, hendaknya kita saling mengasihi satu sama lain.




Oratio :

Ya Tuhan Yesus, ajarilah kami hidup dengan penuh kasih, sebab tak jarang kami sulit menerima keberadaan orang lain, karena beda pendapat dan kharakter, ataupun kemauan. Bantulah kami ya Yesus untuk menerima orang lain apa adanya, malahan berani mengagumi segala yang dapat dikerjakan orang lain, yang memang ebih baik darpada kami.


Yesus, kuasailah kami dengan kasihMu. Amin.





Contemplatio :


'Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku'.







Oremus inter nos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening