Rabu Paskah VI, 16 Mei 2012

Kis 17: 15-34  +  Mzm 148  +  Yoh 16: 12-15

 

 

 

 

Lectio

 

Bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya, tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku'.

 

Meditatio:

 

          Siapakah Roh kebenaran itu, yang kemarin disebut Yesus sebagai sang Penghibur? Dia yang akan menyampaikan perihal tentang dosa, kebenaran dan penghakiman. Roh kebenaran, Roh Penghibur itu adalah Roh Kudus, Roh Kristus sendiri, yang memang tidak lagi mengikatkan diri dengan ruang dan waktu, sebagaimana dilakukan Yesus dalam perjalanan hidupNya di Galilea. Yesus tidak akan mengikatkan diri lagi dalam ruang dan waktu, yang memang  mengikat  diriNya untuk bergerak ke mana Dia kehendaki. Kehadiran dalam RohNya, akan semakin memampukan banyak orang menerima kehadiranNya.

Tidak dapat disangkal memang, kehadiran Allah dalam sejarah itu terikat ruang dan waktu, walau itu memang disengaja oleh Allah. Namun dengan kebangkitanNya dari alam maut, dunia yang ditakuti oleh semua orang, Yesus melepaskan diri dari keterikatanNya dari hukum alam,  dan malahan sebaliknya Dia menyatakan diri sebagai Yang mengatasi alam. Kini Dia hadir dalam RohNya. 'Dia', sebagaimana dikatakan dalam bacaan pertama tadi, 'yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang'. Dengan kebangkitanNya, Yesus malahan menghilangkan batasan-batasan yang dibuat manusia. Dia hadir di mana saja Dia kehendaki.

Roh kebenaran itu akan berkata-kata tentang segala yang didengarNya. Yang didengarNya tentunya adalah Dia yang mengutusNya. 'Dia akan memberitahkan kepadaMu segala yang diterimaNya daripadaKu', tegas Yesus. Sekali lagi Roh Kebenaran itu adalah Roh Kristus sendiri. Dia tidak akan bertentangan, atau bahkan melawan Dia yang mengutusNya, karena memang Dia ada dalam dalam RohNya.

Sang Kebenaran yang akan datang itu akan mengarahkan seluruh umat manusia kepada Dia yang mengutusNya. 'Dia akan memuliakan Aku'; dan mereka yang membiarkan diri dikuasai oleh Roh Kebenaran ini akan selalu ikutserta dalam memuliakan Dia, sang Empunya kehidupan, yang memang menyelamatkan umat manusia; dan memang inilah tanda orang-orang, yang membiarkan diri dikuasai oleh RohNya, yakni memuliakan dan mengagungkan Kristus Yesus, yang menyelamatkan umat manusia.

Sukacita dan damai menjadi tanda kehadiran orang-orang yang membiarkan diri dikuasai oleh Roh Kristus. Mereka akan akan selalu memuliakan Allah, karena memang hidup mereka hanya terarah kepada sang Empunya kehidupan. Sukacita dan damai adalah buah-buah nyata dari hati yang hanya terarah kepada Allah, sebagaimana dikatakan oleh Yesus sendiri bahwa sukacita kita akan penuh.

 

 

Oratio :

 

Ya Tuhan Yesus, Engkau mendampingi kami dengan Roh KudusMu, Roh yang mengarahkan kami kepada kebenaran. Ajarilah kami, ya Yesus, agar kami ini semakin hari semakin berani membuka diri dan menikmati bimbinganMu.

Yesus, hiduplah selalu dalam diri kami. Amin.

 

 

Contemplatio :

          'Dia akan memberitahkan kepadaMu segala yang diterimaNya daripadaKu'.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening