Sabtu Paskah VII, 26 Mei 2012

Kis 28: 16-20  + Mzm 11  +  Yoh 21: 20-25

 

 

 

 

Lectio

 

Suatu hari ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?" Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?" Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku." Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."

Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar. Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

 

Meditatio:

'Justru karena pengharapan Israellah aku diikat dengan belenggu ini'.

Sebuah pengakuan yang jujur dari Paulus tentang tindakan yang dialami terhadap dirinya sekarang ini. Paulus menyadari sungguh apa yang terjadi dengan dirinya; ia ingin menikmati sungguh kasih karunia yang diberikan Kristus kepada dirinya. Dia sadar bahwa menikmati kasih Kristus tidaklah berarti dimanjakan oleh Kristus; dia hidup apa adanya. Hanya Kristuslah yang hidup dalam diri Paulus (Gal 2: 20), dia hanya mengarahkan seluruh hidupnya hanya kepada Kristus, dan tidak memikirkan yang lain, malahan 'apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus' (Fil 3: 7-8). Nikmatnya mengikuti Kristus tidaklah sama dengan kenyamanan hidup.

Sikap Paulus ini berbeda sungguh dan berlawanan dengan sikap Petrus sebagaimana dikatakan Injil hari ini. Petrus, yang merasa mendapat perhatian istimewa dari Yesus, karena sampai tiga kali ditanyai Yesus 'apakah engkau mengasihi Aku', sebagaimana kita renungkan kemarin, sepertinya merasa gerah dan gelisah ketika melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus  mengikuti mereka. Entah kenapa alasannya. Yesus yang tahu baik siapakah Petrus muridNya ini, langsung menanggapinya: 'jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu, tetapi engkau: ikutlah Aku'. Petrus diingatkan oleh Yesus agar tidak terlalu gelisah dan memikirkan  urusan orang lain. Setiap orang mempunyai panggilan hidup yang satu berbeda dengan yang lain. Setiap orang mempunyai tugas perutusannya sendiri-sendiri. Bukankah Yesus juga kemarin telah menyatakan kepadanya  'bagaimana dia akan mati dan memuliakan Allah?' (Yoh 21: 19). Apakah dia pura-pura lupa?

Seperti dikatakan Yesus kepada Petrus: 'tetapi engkau: ikutlah Aku', demikian juga Injil hari ini mengajak kita agar kita semakin berani mengikuti Dia sang kehidupan. Pada akhir masa Paskah ini, kita diingatkan kembali agar kita semakin setia mengikuti Yesus; apa yang terjadi pada diriku, aku harus tetap setia kepadaNya, sehingga pada akhirnya aku pun bisa berkata seperti Paulus: 'sungguh pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya'.

 

 

 

Oratio :

 

Yesus, Engkau menghendaki agar kami tinggal dalam kasihMu. Engkau menghendaki dan menghendaki, karena memang Engkau ingin agar kami beroleh selamat. Bantulah kami ya Yesus agar kami semakin hari semakin setia dalam mengikuti Engkau; dan semoga kesetiaan ini menjadi nafas hidup kami sehari-hari.  Amin.

 

 

Contemplatio :

'Pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya'.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening