Senin Paskah VII, 21 Mei 2012

Kis 19: 1-8  + Mzm 68  +  Yoh 16: 29-33

 

 

 

 

Lectio

 

Kata murid-murid-Nya: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah."

Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

 

Meditatio:

'Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah'.

Para murid mengungkapkan sukacita dan kegembiraan, karena mereka semakin percaya kepada Yesus. Yesuslah  Anak Manusia yang diutus Bapa di surga. Dia adalah Seorang yang sungguh-sungguh berkuasa. Mereka percaya kepada Yesus; walau memang ada pembelaan diri mereka, yakni bahwa Yesus sekarang ini berkata-kata dengan terus terang dan tidak memakai kiasan; padahalnya bahasa kiasan secara sengaja digunakan Yesus untuk mempermudah para murid menangkap maksud dan kehendakNya.

Yesus tidak menanggapi pembelaan diri mereka, malahan sebaliknya Yesus menantang mereka. KataNya: 'percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri'. Yesus menyatakan buah-buah kepercayaan mereka akan segera mereka nikmati. Bukan sukacita insani yang akan mereka alami, melainkan dunia akan mencerai-beraikan mereka; karena berkat kepercayaan mereka, mereka tidak lagi berasal dari dunia (Yoh 17: 14), demikian juga karena Nama Yesus yang mereka kenakan (Yoh 15: 21).

Yesus menantang mereka, karena Dia tahu apa yang akan terjadi pada diri para muridNya. 'Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia'. Yesus meyakinkan mereka semua bahwa mereka pun akan mampu menghadapi semuanya itu, 'sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?' (1Yoh 5: 4-5). Iman akan menyelamatkan mereka.

Ada suatu pernyataan bagus yang diungkapan Tuhan sendiri melalui Yohanes, bahwasannya mereka pun, dan kita semua, akan mampu mengalahkan dunia, kalau kita berani bercaya kepada Yesus sang Empunya dunia. Di satu pihak Yesus telah mengatakan bahwa Dia telah mengalahkan dunia, tetapi di lain pihak juga dikatakan kita pun dapat mengalahkan dunia, jika kita percaya kepadaNya. Apakah Yesus tidak mengalahkan dunia seluruhnya? Apakah hanya sebagian dunia yang dikalahkan, sehingga kita sendiri masih harus mengalahkan dunia?

Memang maut telah dikalahkan oleh Yesus berkat kematian dan kebangkitanNya, tetapi tidak dapat disangkal dalam perjalanan sejarah hidup, setiap orang masih mau menyempatkan diri untuk menoleh kepada hal-hal yang bukan Allah, yang memang hanya memberi kesenangan sesaat, dan bahkan tak jarang mereka malahan berhenti dan menenggelamkan diri. Di sinilah kita masih diberi kesempatan untuk ambil bagian dalam memperbaiki diri, kita masih diperkenankan bertobat dan mengubah diri, yakni dengan mengalahkan dunia yang menguasai kita. Iman kepada Kristus berarti mengalihkan diri kepada bimbingan dan tuntunan Kristus, dan sebaliknya mematikan kuasa dunia yang ada dalam dirinya.

Inginkah kita mengalahkan dunia? Tak mampu pasti, bila kita sendirian. Hanya dalam dalam Yesus yang telah mengalahkan dunia, kita akan bertahan hidup. Sungguh baik dan benar, kalau kita percaya kepadaNya.

 

 

 

Oratio :

 

Tuhan Yesus, kami ingin hidup bahagia, kami ingin hidup penuh sukacita. Buatlah kami, ya Yesus, semakin hari semakin percaya kepadaMu, karena hanya dalam namaMu ada hidup, dalam namaMu ada kemenangan. Demikian juga banyak saudara kami yang belum mengenal Engkau, semoga di akhir hidupnya, mereka masih menyempatkan diri untuk menyebut dan memanggil namaMu itu.

Bantulah kami ya Yesus agar kami semakin setia pada pilihan hidup kami ini. Amin.

 

 

 

Contemplatio :

'Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia'.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening