Rabu Pekan Biasa XIV, 11 Juli 2012

Hos 10: 1-8  +  Mzm 105  +  Mat 10: 1-7

 

 

 

Lectio

 

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat".

 

Meditatio:

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Yesus tidak bekerja sendirian dalam karya penyelamatan manusia; bukannya Dia tidak mampu melaksanakan sendirian, melainkan semua orang dilibatkan dalam karya penyelamatan, karena memang keterlibatan mereka itulah keikutsertaan seseorang menikmati keselamatan. Ketidakmauan dan keengganan seseorang dalam undangan ini berarti penolakan untuk hadir dalam keselamatanNya. Panggilan terhadap para muridNya adalah undangan kepada kita semua untuk ambil bagian dalam karya keselamatanNya

Yesus pasti tahu benar siapakah Simon dan Andreas, dua bersaudara yang berbeda perangainya; begitu pula Yakobus dan Yohanes kedua Boanerges ini; Filipus dan Bartolomeus, dua orang yang sungguh percaya kepada Kristus, Tomas dan Matius, dua orang yang amat bangga terhadap sang Gurunya, Yakobus Alfeus dan Tadeus, yang tidak banyak bersuara, Simon orang Zelot, seorang nasionalis dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Yesus mengenal baik mereka semua, tetapi Yesus tetap memandang mereka baik adanya, dan tidak memakai pengetahuan yang dimilikiNya. Yesus melihat segala-galanya baik adanya, demikian kita seharusnya.

'Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'.

Sebaai seorang Yahudi, orang Nazaret, kuat juga nasionalisme Yesus. 'Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria'  adalah pernyataan Yesus, bukan karena Dia antipati terhadap orang-orang Samaria, melainkan penyataanNya sungguh-sungguh mengingatkan bahwa orang-orang Samaria, sebagaimana kita renungkan kemarin dalam bacaan pertama: 'Aku menolak anak lembumu, hai Samaria; murka-Ku menyala terhadap mereka! Sampai berapa lama tidak dapat disucikan' (Hos 8: 5), telah terang-terangan melawan Tuhan Allah yang berbelaskasih. 'Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel'. Kasih Tuhan tidak berubah. Itulah yang dikerjakan Yesus dengan memberi perhatian utama kepada umat yang memang menjadi milik Allah. Israel tetap menjadi pilihan Allah, walau mereka sempat menjatuhkan diri dalam dosa, karena itu pesanNya kepada para murid:  'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'.

Siapakah Israel sekarang ini? Israel adalah komunitas orang-orang yang percaya kepada Tuhan Allah, yakni mereka semua yang mengharapkan keselamatan. Ini berarti bahwa Israel adalah representasi dari seluruh bangsa yang  memang sekarang ini banyak merindukan kasih dan perhatian Tuhan Allah, sang Empunya kehidupan. Ajakan Yesus agar kita pergi kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel berarti kita harus berani keluar melangkah dari komunitas dan tidak membatasi diri hanya pada komunitas di mana kita berada. Selama ini kita berada di komunitas mana? Dunia kita adalah dunia nyata, dan bukanlah sebatas komunitas.

Bacaan pertama hari ini juga mengingatkan betapa besar dosa-doa orang-orang yang dicintaiNya. Keterlibatan para rasul, kita semua dalam karya keselamatan berarti mengembalikan semua milik Tuhan, kembali menjadi umatNya. Sebab memang Tuhan Allah hanya menghendaki satu hal, yakni keselamatan seluruh umat manusia. 'Maka menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan'.

 

Oratio :

 

Tuhan Yesus, Engkau telah memilih dan memasukkan kami dalam GerejaMu, bukan karena kebaikan dan jasa kami, melainkan hanya semata-mata belaskasih dan cintaMu.  Ajarilah kami juga berani membagikannya kepada sesama kami, sebab Engkau mengundang kami dalam karya penyelamatanMu. Amin.

 

 

 

Contemplatio :

'Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening