Rabu Pekan Biasa XV, 18 Juli 2012

Yes 10: 13-16  +  Mzm 94  +  Mat 11: 25-27

 

 

 

Lectio

 

Suatu hari  berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya".

 

 

Meditatio:

'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu'.

Penyataan Yesus ini apakah juga bisa diartikan bahwa Allah juga membeda-bedakan orang? Bukankah dengan tegas Tuhan membedakan antara orang bijak dan pandai dengan mereka orang-orang kecil? Apakah Tuhan Allah bersikap pilih kasih  terhadap umatNya?

Seharusnya orang bijak dan pandai semakin mampu mendekatkan dri kepada Tuhan. Kecaman Yesus terhadap Khorazim, Betzaidah dan Kapernaum, yang kita renungkan kemarin, hendaknya mengingatkan kita juga. Namun semuanya tidaklah mereka lakukan. Mereka telah diberi dan diberi oleh Tuhan Allah, tetapi mereka tidak mendengakran sabda dan kehendakNya, melainkan berhenti pada kebijaksanaan dan kepandaian yang mereka miliki. Mereka tidak mau mendengakan sabda dan kehendak Tuhan, sebagaimana dilakukan orang-orang kecil. Orang-orang kecil  yang berkenan kepada Bapa, karena mereka mau mendegarkan suara Bapa, karena mereka mau menerima keselamatan.

Bila dipikir-pikir, buat apa memang kita mengagung-agungkan diri dengan segala yang kita miliki? Segalanya bisa kita miliki, tetapi tidak membuat kita akan sama dengan Allah. Kiranya bacaan pertama menambah permenungan kita: 'adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya? seolah-olah gada menggerakkan orang yang mengangkatnya, dan seolah-olah tongkat mengangkat orangnya yang bukan kayu! Sebab itu Tuhan, TUHAN semesta alam, akan membuat orang-orangnya yang tegap menjadi kurus kering, dan segala kekayaannya akan dibakar habis, dengan api yang menyala-nyala'.

'Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku', tegas Yesus. Semua yang telah diserahkan itu, tidak lain dan tidak bukan, ialah mereka orang-orang kecil, yang merindukan keselamatan dari Tuhan, karena memang hanya melalui Dialah orang sampai kepada Bapa (Yoh 14: 6), dan bukankah Dia ada di dalam Bapa dan Bapa di dalam Dia (Yoh 14: 10). Maka tepatlah juga sabdaNya hari ini bahwa: 'tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak';  dan bersyukurlah orang-orang kecil, yang pada akhirnya akan diijinkan menikmati keselamatan, yakni mengenal Bapa, karena  'Anak berkenan menyatakannya'.

 

Oratio :

 

Yesus, jadikanlah kami orang-orang yang berani merendahkan diri di hadapanMu, karena memang ami amat mengharapkan keselamatan daripadaMu; dan hanya dengan bersikap seperti inilah kami akan berkenan kepadaMu.  Amin.

 

 

Contemplatio :

'Tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa, selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya'.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Pentakosta

Senin Pekan Prapaskah I, 19 Februari 2018

Selasa XXX, 26 Oktober 2010