Senin dalam Pekan Biasa XXV, 24 September 2012


Ams 3: 27-34  +  Mzm 15  +  Luk 8: 16-18




Lectio:

Suatu hari bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya'.




Meditatio:

'Tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan'.

Semuanya akan terbuka dan dimengerti oleh semua orang. Demikianlah misteri Kerajaan Allah akan semakin hari semakin banyak dikenal oleh banyak orang. Allah sendiri menyatakannya kepada setiap orang yang mendengarkannya. Allah tidak merahasiakan kehendakNya, walau untuk sementara Dia harus berkata-kata terlebih dahulu dengan aneka perumpamaan. 'Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya'. Demikianlah Kerajaan Allah memang semakin hari semakin dinyatakan kepada seluruh umatNya, agar setiap orang beroleh keselamatan dan menikmati kehadiranNya. Allah menyatakan KerajaanNya sebagai wadah bagi setiap orang untuk menikmati kehadiranNya, dan bukannya hendak menampakkan diri sebagai raja, dan memang itu tidak diperlukanNya, karena memang semenjak dari semula Dia adalah Raja semesta alam, Dialah sang Empunya segala ciptaan.

'Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar', tegas Yesus. Kita diminta sungguh-sungguh untuk berani mendengarkan dan mendengarkan penyataan sabdaNya. Setiap orang harus berani menaruh perhatian sepenuhnya untuk mendengarkan Dia. Kita diminta mempunyai cara atau teknik untuk dapat mendengarkan dengan baik, sehingga kita dapat memahami dan mengerti maksud Allah kepada kita. Barangsiapa mau mendengarkan, dan menjadikan sabda dan kehendakNya sebagai bekal hidup akan mendapatkan kekuatan dan keberanian untuk memantapkan derap kaki ke masa depan yang lebih ceria, dan kita akan hidup berkelimpahan berkat kasih dan perlindunganNya. 'Barangsiapa mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya'. Seseorang yang sudah mempunyai banyak bekal hidup pun akan semakin berkelimpahan, karena Dia mengandalkan sang Empunya kehidupan ini.

Kita sendiri memang selalu diminta untuk menjadi pelita bagi sesama. Kita diminta, karena banyak orang sudah mengenal kita sebagai para muridNya. Kita nikmati kepercayaan mereka kepada kita ini sebagai kesempatan dan peluang bagi kita untuk menyatakan diri sebagai pelita bagi sesama. Kiranya kutipan Amsal yang kita dengar hari ini membuat kita menjadi pelita bagi sesama. 'Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya. Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada padamu. Janganlah iri hati kepada orang yang melakukan kelaliman, dan janganlah memilih satupun dari jalannya'. Ada banyak peluang untuk menjadi pelita bagi orang-orang yang ada di sekitar kita, dan mereka semua amat membutuhkannya.

 


Oratio:

Ya Yesus, Engkau menyatakan kehendakMu kepada kami dalam pelbagai cara agar kami semakin memahami bahwa Engkau sungguh-sungguh mengasihi kami. Ajarilah kami ya Yesus, untuk terus berani belajar mendengarkan sabdaMu dan menjadikan bekal dalam perjalanan hidup kami.

Yesus, semangatlah kami untuk menjadi pelita-pelita kehidupan bagi sesama kami. Amin.




Contemplatio:

'Tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan'.













Oremus Inter Nos, 
Marilah kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening