Selasa dalam Pekan Biasa XXVI, 2 Oktober 2012


Kel 23: 20-23  +  Mzm 91  +  Mat 18: 1-5.10




Lectio:

Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga".




Meditatio:

'Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga'.

Penyataan Yesus ini menegaskan bahwa setiap orang selalu Dia lindungi dan Dia jaga, termasuk mereka anak-anak kecil. Yesus sebagai sang Empunya kehidupan tidak meremehkan mereka, anak-anak kecil, yang memang belum bisa menggunakan akal budi dan kehendakNya. Segala yang diciptakanNya luhur dan mulia adanya. Dia tidak menciptakan manusia, yang harus produktif dan mandiri. Kemegahan ciptaanNya tidak dihitung dari potensi dan anugerah yang mereka terima, tetapi keberadaan sebagai umat yang dikasihiNya selalu menjadi perhatianNya.

KasihNya itulah, yang diungkapkan dengan menjaga semua manusia ciptaanNya dengan kehadiran para malaikat, yang ada di samping mereka, terlebih mereka yang tidak berdaya dan lemah ini. Allah selalu melindungi umatNya. Sekali lagi keberadaan dan kehadiran setiap umatNya menjadi perhatian Dia, sang Empunya kehidupan ini.  'Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama-Ku ada di dalam dia. Tetapi jika engkau sungguh-sungguh mendengarkan perkataannya, dan melakukan segala yang Kufirmankan, maka Aku akan memusuhi musuhmu, dan melawan lawanmu'.

Karena itu, 'barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku', sebab Aku ada dalam diri mereka. Menganggap rendah seorang anak kecil tak ubahnya meremehkan Dia sang Pemilik kehidupan, meremehkan sang Pencipta kehidupan. Namun demikian, kehadiran para malaikat sama sekali tidak mematikan daya nalar dan kehendak bebas umatNya. Manusia dapat memilih bagian terbaik bagi hidupnya. Allah hanya meminta, seperti dikatakan dalam bacaan pertama tadi, supaya kita sungguh-sungguh mendengarkan perkataannya, dan melakukan segala yang Kufirmankan, sebab nama-Ku ada di dalam dia'. Kehadiran para malaikat adalah kehadiran Allah sendiri, karena mereka adalah kehadiran yang bisa ditangkap mata atas perhatian Allah kepada umatNya.




Oratio:

Ya Yesus, hari ini kami boleh mengenangkan para malaikat pelindung , yang memang Engkau utus untuk mendampingi kami. Semoga kami semakin hari semakin peka mendengarkan suaraMu, yang Engkau sampaikan dalam hati dan sanubari kami berkat pernyataan para malaikatMu.

Para malaikat yang suci dan mulia, kuduskankah kami. Amin.




Contemplatio:

'Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga'.











Oremus Inter Nos, 
Marilah kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening