Senin dalam Pekan Biasa III, 28 Januari 2013

Ibr 9: 24-28  +  Mzm 98  +  Mrk 3: 22-30


 

 

 

Lectio :

Ketika melihat Yesus mengusir setan, ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: "Ia kerasukan Beelzebul," dan: "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan." Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: "Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis? Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan, dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya. Tetapi tidak seorang pun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal." Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.

 

 

Meditatio :

Ketika melihat Yesus mengusir setan, ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: 'Ia kerasukan Beelzebul' dan  'dengan penghulu setan Ia mengusir setan'. Yesus tidak langsung mengomentari mereka, melainkan Yesus memanggil mereka; Yesus sepertinya terlebih dahulu mendudukan mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: 'bagaimana iblis dapat mengusir iblis? Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan, dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya'. Tentunya iblis bukan barang bodoh. Dia akan menyerang dan menyerang, dia pasti membutuhkan kekuatan untuk menghadapi semua yang dilawannya. Dia pasti akan berusaha melumpuhkan lawannya. Tidak ada makhluk, yang melawan dan menyerang lawannya, hanya untuk menyerahkan diri, malahan sebaliknya dia berusaha menguasai lawannya. 'Tidak seorang pun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu'.  Seorang yang berkuasa dan kuat pasti dapat mengalahkan lawannya yang lebih lemah dan tak berdaya.

Dengan penyataanNya ini, Yesus menunjukkan bahwa Allah berkuasa atas segala kuasa kegelapan. Hanya Allah yang harus disembah dan dihormati. Sekaligus, Yesus menyatakan siapakah diriNya dalam perjalanan hidup umatNya.

Aku berkata kepadamu: 'sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan, tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal'. Bagaimana seseorang mendapatkan pengampunan, bila memang dia tidak menghendaki mendapatkan pengampunan, dia menolak Dia yang memberi pengampunan; malahan dia dengan nekad berkata bahwa Allah itu adalah roh jahat, sebagaimana dikatakan tadi, bahwa 'Ia kerasukan roh jahat'.

 

 

Collatio :

Kita semua tahu, bahwa 'Yesus adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya setiap orang yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama', sebagaimana dikatakan dalam surat kepada aumat Ibrani (Ibr 9). 'Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang'.

Pengetahuan yang semakin menggunung, sebagaimana dimiliki oleh Santo Tomas, seharusnya disadari sebagai anugerah pemberian Tuhan, dan membantu setiap orang untuk mendekatkan diri kepadaNya. Dia memberi, agar kita semakin menikmati dan merindukan hidup.

Kiranya apa yang sudah kita ketahui, sekaligus menjadi iman kepercayaan ini, hari demi hari semakin menjiwai kita; artinya kita, orang-orang yang percaya ini,  semakin hari semakin berani berserah diri hanya kepadaNya. Tidak menduakan Tuhan. Menduakan Tuhan Allah sang Empunya kehidupan tidak ubahnya menghojat Allah yang kudus. Kenapa? Karena kita meremehkan Dia, kita menyamakan Allah dengab kekuatan-kekuatan lainnya.

Bukannya Allah minta perhatian dari umatNya. Allah tidak merasa rugi, bila banyak orang berbalik daripadaNya. Allah meminta kita, orang-orang yang percaya kepadaNya, untuk setia dan setia. Tidak ada yang kuasa, selain Tuhan Allah sendiri (Yes 45). Keselamatan hanya datang dari seorang Manusia, Orang Nazaret (Yoh 4: 22). Dialah Yesus Kristus, Allah yang menjadi Manusia.

 

 

 

Oratio :

Yesus Kristus, Engkau datang untuk mewartakan kabar sukacita dan kesemalatan. Semuanya Engkau lakukan, karena Engkau menghendaki semua orang beroleh selamat. Ajarilah kami, ya Yesus, untuk semakin hari semakin percaya dan berserah diri kepadaMu. Ajarilah kami, ya Yesus, untuk mempunyai kerendahan hati yang mendalam.

Santo Tomas, doakanlah kami. Amin.

 


 

Contemplatio :

'Apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya'.

Kita diminta untuk percaya hanya kepada Dia sang Empunya kehidupan.

 

 

 











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening