Sabtu dalam Pekan Paskah III, 20 April 2013


 
Kis 9: 31-42  +  Mzm 116  +  Yoh 6: 60-69
 
 
 
Lectio :
Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?" Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."
Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?" Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."
 

Meditatio :
'Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?'.
Inilah komentar banyak orang terhadap penyataan Yesus bahwa memang setiap orang harus berani makan daging dan minum darah-Nya. Sebab memang daging-Nya benar-benar makanan dan darah-Nya benar-benar minuman. Bagaimana mungkin semuanya ini harus kita lakukan?
'Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya', sahut Yesus yang mengetahui segala hal, yang ada dalam benak mereka. Yesus tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut. Yesus yang memang baru menyampaikan wacana kepada para murid-Nya bahwa Dia akan memberikan tubuh dan darah-Nya, sudah mendapatkan perlawanan hebat. Benarlah memang apa yang dikatakan Yesus pada hari Kamis kemarin bahwa 'tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya', yang memang tidak dimaksudkan bahwa Dia akan menarik beberapa orang saja, melainkan semua orang diundang dan dipersilahkan menikmati kehadiran sang Anak Manusia, yang kepada-Nya Bapa berkenan. Seseorang tidak sampai kepada sang Anak Manusia, bukannya karena Allah Bapa tidak menariknya, melainkan ada orang-orang yang menolak-Nya, ada 'yang tidak percaya dan ada yang akan menyerahkan Dia'.
'Apakah kamu tidak mau pergi juga?', tanya Yesus kepada keduabelas, karena mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. Yesus sama sekali tidak takut dan gentar kehilangan para pengikut. Dengan pertanyaan ini, Yesus malahan menantang para murid-Nya untuk berani mendengarkan dan melaksanakan segala hal yang dikehendaki Allah, tetapi sulit dimengerti secara rasional. Pertanyaan Yesus hendak menantang para murid-Nya, bahwasanya apa yang sebenarnya mereka cari dengan mengikuti-Nya.
'Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah', tegas Petrus, yang mengungkapkan pengakuan iman mereka para murid yang setia kepada-Nya. Petrus mengungkapkan bahwa segala yang disampaikan sang Guru adalah kehendak Allah, dan kehendak Allah inilah yang menyelamatkan seluruh ciptaan-Nya. Kemana kami harus melarikan diri, bila memang kami telah menemukan Engkau sebagai yang kudus dari Allah, Engkaulah Allah yang menjadi Manusia.
 
 
 
 Oratio :
Yesus Kristus, mampukan kami untuk selalu setia pada-Mu karena Engkau adalah Sabda Hidup dan kekal. Tidak ada yang bisa membuat kami berpaling dari-Mu. Amin
 



 Contemplatio:
'Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal. Kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.' 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening