Sabtu dalam Pekan Paskah IV, 27 April 2013

Kis 13: 44-52   +  Mzm 98  +  Yoh 14: 7-14

 

 

 

 

Lectio :

Pada suatu kali Yesus berseru, kata-Nya: "sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."

Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami."

Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

 

 

Meditatio :

'Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami', pinta Filipus kepada Yesus ketika Dia menyatakan: 'sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia'. Pertanyaan Filipus memang penuh kejujuran, tetapi sekaligus menunjukkan betapa lemot-nya hati para murid dalam mengenal Anak Manusia, sang Guru mereka. Mereka sering mendengar Yesus, tetapi sepertinya mereka tidak mendengarkanNya.

Yesus memahami kelemahan mereka, tetapi dengan tegas Yesus menegur juga: 'Filipus, Filipus, telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?'. Pertemuan keseharian mereka dengan Yesus tampaknya sungguh-sungguh tidak mengubah mereka secara total. Penyataan Yesus 'aku dan Bapa adalah satu', sama sekali tidak menyadarkan mereka akan peran dan tugas perutusan Yesus.  Untuk itulah, sekali lagi Yesus menegaskan, 'apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri'.

Benarlah penyataan Yesus, bahwa banyak orang memang cenderung mempercayai nama daripada kualitas karya seseorang, orang mudah percaya kepada jabatan daripada pekerjaan seseorang, apalagi hal itu berkaitan dalam posisi struktural. Orang mudah melihat dan percaya kepada bungkus, dan bukannya isi sesuatu. Mereka sepertinya mengharapkan Yesus menyebutkan siapakah diriNya, daripada pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan, sebagaimana yang ditanyakan beberapa hari lalu oleh orang-orang Yahudi, yang merasa bimbang dan ragu-ragu, karena sikap Yesus yang selama itu tidak mau menyatakan diriNya.

Yesus tidak mau mengikuti keinginan mereka, sebaliknya malahan Yesus memberikan tawaran indah, pertama, 'barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu'. Segala pekerjaan yang dilakukan Yesus dapat dilakukan juga, bahkan lebih besar dari sebelumnya, oleh orang-orang yang percaya kepadaNya. Para murid, kita semua, dapat melakukan yang lebih hebat daripada yang dilakukan Yesus, bila memang kita semua percaya kepadaNya. Bila engkau mempunyai iman sebesar biji sesawi, engkau dapat memindahkan gunung ini, dan itu pun akan terjadi (Mat 7: 20; 21: 21), sebab tidak ada mustahil bagi  orang percaya (Mrk 9: 23).

Kedua,  'Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya'. Permohonan yang dipanjatkan dalam namaNya, akan mendapatkan pengabulan, karena memang disampaikan dalam nama dan kehendakNya sendiri. Kepercayaan memberikan yang indah dan mulia kepada setiap setiap orang. bapa segera pengabulkan permohonan itu, karena Bapa dan Putera adalah satu.

 

 

Collatio :

Sekali lagi, ucapan ini: 'memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain', sebagaimana diceritakan dalam Kisah para Rasul, jangalah diucapkan kepada kita. Kita perdalam iman kepercayaan kita. Sebab berkat iman kepercayaan kita kepada Kristus, segalanya akan terasa indah dan menyenangkan.

 


Oratio :

Yesus, buatlah kami semakin mengenal Engkau. Mengenal Engkau dalam setiap peristiwa hidup kami, karena Engkaulah sang Empunya kehidupan yang menjadi manusia. Yesus perbaharuilah selalu iman kami. Amin.

 

 

 Contemplatio:

'Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu'.

 

 

 

 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening