Hari keempat Novena Roh Kudus, 13 Mei 2013


Kis 19: 1-8   +  Mzm 68  +  Yoh 16: 29-33

 

 

 

Lectio :

Pada suatu kali berkatalah murid-murid-Nya: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah."

Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

 

 

Meditatio :

'Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah'.

Ucapan para murid ini terlontar sepertinya setelah mereka mendapatkan pencerahan. Penyataan-penyataan Yesus yang sebelum cukup sulit dimengerti, sebagaimana kita renungkan beberapa hari ini, malahan dengan mudah sepertinya dinikmati mereka. Mereka tidak bertanya-tanya lagi, walau Yesus berbicara, tanpa menggunakan bahasan kiasan; dan lebih dari itu dan amat mengagumkan, bahwasannya mereka percaya bahwa Kristus Yesus, Anak Manusia dari Nazaret ini, berasal dari Allah.

'Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri', sahut Yesus. Bukan pujian dan ucapan terima kasih yang disampaikan Yesus kepada mereka, menyambung penyataanNya tadi, malahan sebaliknya Yesus menegaskan kenyataan hidup sesungguhnya yang akan mereka alami. Mereka mengatakan percaya kepada Anak Manusia, tetapi tidak seberapa lama lagi, mereka akan menghilang satu per satu, karena peristiwa sengsara yang akan dialami oleh sang Guru. Dalam kisah sengsara, yang kita dengarkan selama pekan suci, diceritakan bahwa semua murid lari meninggalkan sang Guru. Yesus dibiarkan sendirian memanggul salibNya; walau Yesus tetap menegaskan: 'tetapi Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku',  sebab Aku dan Bapa adalah satu. Aku ada dalam Bapa, dan Bapa ada dalam Aku.

'Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku'. Seseorang merasakan damai dan sukacita, karena memang dia merasakan kehadiran Tuhan dalam dirinya, walau dia harus menghadapi aneka tantangan; dan itulah yang disampaikan Yesus sekarang ini. Semuanya disampaikan Yesus, agar mereka mengetahui dan menyadarinya. Semuanya akan mampu para murid hadapi, bila memang mereka tetap berpaut padaNya. Untuk itulah, Yesus menegaskan: 'dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia'.

 

 

Collatio:

'Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia'.

Penyataan Yesus ini mengingatkan kita akan penyataan Yesus beberapa hari lalu, yakni 'jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu' (Yoh 15: 18). Tantangan demi tantangan akan dialami oleh setiap orang yang mau mengikuti Anak Manusia, malah Yesus secara sadar menegaskan bahwa memang jalan itulah yang harus dilalui oleh setiap orang. 'Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya'  (Mat 16: 24).

Maka di hari-hari novena Roh Kudus, Gereja, kita semua, diingatkan agar berani mengnadalkan Roh Kristus sendiri, sang Empunya kehidupan. Dia akan selalu membantu dan menolong setiap orang yang memang membutuhkan pendampinganNya. Gereja perdana tumbuh dan berkembang sampai sekarang ini, karena memang kehadiran Allah sendiri dalam RohNya. Kehadiran dan pendampingan Roh Kudus, bukannya meniadakan adanya tantangan kehidupan insani, sebaliknya Gereja didampingiNya agar selalu setiap dalam perjalanan hidup menuju persatuan dengan Dia sang Empunya kehidupan. 'Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat' (Yoh 17: 15).

 

 

Oratio :

Yesus Kristus, bantulah kami dengan RohMu, agar kami kedapatan setia sampai akhir hidup, bahkan dalam kesibukan kami sehari-hari kami pun siap sedia mewartakan kematian dan kebangkitanMu.

Ya Roh Kudus, teguhkanlah harapan kami. Amin.

 

 

 Contemplatio:

'Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia'.

 

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening