Hari Ketujuh Novena Roh Kudus, 16 Mei 2013


 
Kis 23: 6-11   +  Mzm 16  +  Yoh 17: 20-26
 
 
 
Lectio :
Dalam doaNya Yesus berseru: 'Ya Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka."
 
 
Meditatio :
Ya Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka', seru Yesus dalam doaNya. Dia tidak hanya mendoakan para murid, melainkan juga mendoakan semua orang yang percaya kepadaNya. Yesus hanya mendoakan orang-orang yang percaya kepadaNya. Yesus mendoakan mereka semua, agar  'mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita';  dan kedua 'supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku'.
Yesus tidak hanya mendoakan mereka, melainkan Yesus juga 'telah memberikan kepada mereka kemuliaan', sebagaimana kemuliaan yang diterimaNya dari Bapa di surga. Semuanya mempunyai tujuan yang satu dan sama dengan doa-doaNya, yakni agar mereka sempurna menjadi satu. Satu yang dimaksudkan Tuhan Yesus tidak lain dan tidak bukan adalah kesatuan hati dan jiwa. Setiap orang boleh berbeda dalam aneka pendapat dan gagasan, berbeda dalam rasa dan warna, berbeda komunitas dan bendera, tetapi hendaknya mempunyai kesatuan jiwa dan hati. Kiranya gagasan bhinneka tunggal ika sedikit banyak memberi gambaran kesatuan hati dan jiwa. Kita boleh berbeda satu sama lain, tetapi kepentingan bersama harus diutamakan dengan tetap memperhatikan hak asasi masing-masing individu.
'Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku dan memandang kemuliaan-Ku, dan supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka', seru Yesus. Dia menghendaki segala yang baik dan indah bagi semua orang yang percaya kepadaNya. Bagaimana praktisnya menikmati semua itu? Bagaimana ada selalu bersama dengan Dia? Apakah selalu berkumpul bersama-sama dengan Dia? Bagaimana menikmati kasihNya? Kasih seperti yang diberikan kepada sahabat-sahabatNya? Bagaimana memandang kemuliaanNya itu, dan kemuliaan yang bagaimana? Apakah seperti yang diberikan di atas gunung? Atau yang ditampakkan ketika Dia bergantung di kayu salib?
 
 
Collatio :
Pemahaman kesatuan hati dan jiwa inilah yang dipakai Paulus sepertinya dalam pembelaan dirinya, sebagaimana diceritakan dalam Kisah para Rasul di mana Paulus menorehkan tema kebangkitan (bab 23). Kaum Farisi dan Saduki saling bertengkar sendiri, karena perbedaan paham antar mereka. Semuanya ini seharusnya tidak terjadi bila mereka memang mempunyai kesatuan hati. Kesatuan hati bila memang dinikmati oleh orang-orang Farisi dan Saduki sebetulnya akan mempermudah Paulus dalam mewartakan kebenaran Ilahi, yakni bahwa Kristus Putera Manusia telah mati dan bangkit demi keselamatan umat manusia. Kesatuan hati akan mengkondisikan semua orang untuk menerima kabar sukacita dan kegembiraan.
 
 

Oratio :
Ya Yesus, Engkau mendoakan kami semua, karena Engkau menghendaki kami menikmati sukacita, dan terlebih Engkau menghendaki di mana Engkau berada kami pun bersama Engkau. Berkatilah kami dan kuasailah kami dengan RohMu, agar kami setia tinggal dalam kasihMu. Amin.
 
 
 Contemplatio:
'Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku'.
 
 
 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening