Jumat dalam Pekan Biasa XXIV, 20 September 2013

1Tim 6: 2-12  +  Mzm 49  +  Luk 8: 1-3






Lectio :

Suatu hari Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

 

 

Meditatio :

Suatu hari Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Mengapa Maria, Yohana, Suzana dan beberapa perempuan lain mengikuti Yesus dalam pewartaan Injil Kerajaan Allah? Mengapa pengalaman mereka ini disuratkan dalam Injil, bukankah mereka hanya beberapa hari dalam hitungan tangan saja mengikuti Yesus? Bukankah mereka tidak mengikuti seterusnya? Tak dapat disangkal, mereka mengikuti Yesus malahan dengan memberikan segala kekayaan yang mereka miliki.


 

Collatio:

Sulit sekali masuk surga bagi orang kaya (Mat 19). Namun kiranya tidak demikian dengan beberapa perempuan yang mengikuti Yesus sebagaimana diceritakan Injil hari ini. Kekayaan tidak menghalang-halangi mereka untuk mengikuti Kristus Tuhan. Mereka dapat menggunakan mamon yang tidak jujur itu, sebagaimana yang kita renungkan hari Minggu nanti, sehingga mereka siap untuk menerima harta yang sesungguhnya yang dipercayakan kepada mereka (Luk 16: 11).

Kecenderungan insani memang yang sering menghalang-halangi seseorang dalam mengabdi Tuhan, dan bukannya harta benda yang dimiliki seseorang, yang memang sejauh dia mampu mengatur segala yang dimiliki, dan bukannya dia diatur dan dikendali oleh segala perbendaharaan yang dimilikinya. Untuk itulah Paulus mengingatkan dalam suratnya yang pertama kepada Timotius (bab 6): 'akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal'.

 


Oratio :    

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur kepadaMu untuk semua kemampuan yang Kau anugerahkan kepada kami untuk melayani, biarlah RohMu yang terus memupuk hati kami agar dapat melayani dengan tulus hati.  Amin


 

Contemplatio :

"Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka".

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening