Jumat dalam Pekan Biasa XXXIV, 29 November 2013

Dan 7: 2-14  +  Mzm  +  Luk 21: 29-33

 

 

Lectio :

Pada waktu  berbicara tentang akhir jaman, Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu."

 

 

Meditatio :

'Jika kamu melihat hal-hal itu terjadi', yakni aneka peperangan dan pemberontakan, kehancuran dan bencana, 'ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat'.  Mendung tidak berarti hujan, tetapi datangnya hujan memang selalu ditandai dengan adanya mendung; demikian tak ubahnya, 'apabila kamu melihat pohon-pohon sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat'. Segala-galanya ada tanda-tandanya. Apakah Yesus menakut-nakuti para muridNya? Bagi orang yang tidak percaya kepadaNya, ketika mendengarkan semuanya ini tentunya mereka akan mengambil sikap. Bagi mereka yang tidak mau mendengarkan sabdaNya selama itu, penyataan itu akan membuat gelisah. Bagi mereka yang percaya kepadaNya, semuanya ini akan membuat setiap orang selalu waspada, sebab memang ada harapan dalam diri mereka, yakni melihat Anak Manusia datang di atas awan-awan dalam kemuliaanNya.

Bagaimana dengan kita? Kiranya kita pertajam pandangan tentang kehidupan ini, yang tentunya semuanya bisa terjadi, bila kita berkolaborasi dengan sang Empunya kehidupan itu sendiri. Bukankah kita adalah orang-orang yang percaya kepadaNya, bahkan kita telah diangkat menjadi anak-anak Bapa di surga? Bukankah Dia juga selalu menjaga dan menyertai kita dengan RohNya yang kudus? Bukankah kita selalu mendengarkan sabda dan kehendakNya? Bukankan kepada Yesus Kristus, Anak Manusia 'telah diberikan kepadaNya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai Raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadaNya. KekuasaanNya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah',  (7: 14) sebagaimana dikatakan dalam kitab Daniel?

'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu'. Kiranya penegasan Yesus ini semakin membuatkan berani bersandar hanya kepadaNya. Kita tidak hanya menjadi orang-orang pendengar sabda yang menipu diri, melainkan pelaksana-pelaksana sabdaNya. SabdaNya kekal abadi.

Di akhir tahun Liturgi ini kita harus berani menjawabnya.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, kami ingin dapat semakin mendalami sabdaMu, agar menjadi pedoman hidup dalam sikap dan tindakan nyata kami sehari-hari, sebagaimana diteladankan oleh beato Dionesius dan Redemptus.   Amin



 

Contemplatio :

'Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu'.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening